PENGARUH PEMBELAJARAN
DARING TERHADAP STRES AKADEMIK MAHASISWA SELAMA PANDEMI COVID-19
Tugas 3
Psikologi Sosial
Thoriq
Safrizal
22310410084
Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundari Shinta, MA
Fakultas
Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
|
Topik |
Pembelajaran daring perlu
didukung dengan sarana dan prasarana, kesiapan dan keterampilan dosen
sehingga stres akademik pada mahasiswa dapat dihindari. |
|
Sumber |
Funsu Andiarna, Estri Kusumawati.
Pengaruh
Pembelajaran Daring terhadap Stres Akademik Mahasiswa Selama Pandemi Covid-19.
Jurnal
Psikologi, Volume 16 Nomor 2, Desember 2020 |
|
Permasalahan |
Proses pembelajaran daring yang menimbulkan
beberapa kendala yang dihadapi oleh mahasiswa yaitu signal internet yang
jelek, tugas yang banyak, kurang fokus dalam mengikuti proses perkuliahan,
serta kesulitan tidur sehingga hal tersebut menyebabkan stress akademik pada
mahasiswa |
|
Tujuan penelitian |
Mengetahui pengaruh pembelajaran
daring terhadap stres akademik mahasiswa selama pandemi covid-19. Jenis
penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.
Penelitian ini dilaksanakan pada April 2020 dengan responden mahasiswa strata
satu di pulau jawa dengan jumlah 285 reponden |
|
Isi |
Pembelajaran daring menuntut
seorang mahasiswa untuk lebih aktif belajar mandiri selama mengikuti kelas
online. Banyak tugas yang diterima oleh mahasiswa dan terdapat banyak
keterbatasan dalam proses pembelajaran daring. Rasa ketidakpuasan mahasiswa
selama proses pembelajaran daring membuat mahasiswa merasa berat dan sulit
memahami materi perkuliahan. Banyak mahasiswa yang merasa jika pembelajaran
tatap muka bisa membuat mahasiswa lebih mudah memahami penjelasan dosen. Hal
seperti ini yang membuat mahasiswa muncul rasa ketakutan akan kemajuan
akademiknya. Rasa gagal dalam mencapai target yang diharapkan. Tekanan harus
mampu belajar mandiri, konsentrasi tinggi dalam memperhatikan penjelasan
dosen selama perkuliahan yang sering terkendala signal sehingga tidak
terdengar jelas suara dosen, lelah dengan tugas yang menumpuk sebagai
evaluasi selama proses pembelajaran, tekanan dari orang tua, dan pembengkakan
biaya kuota internet membuat mahasiswa stres dengan kehidupan akademiknya.
Mahasiswa timbul rasa khawatir dengan nilai hasil akademik, sehingga terjadi
stres akademik. Penelitian sebelumnya oleh
Firman dan Rahayu menyebutkan pula bahwa perkuliahan daring menimbulkan
kesulitan bagi banyak mahasiswa khususnya dalam memahami materi kuliah.
Mahasiswa tidak bisa memahami secara keseluruhan materi kuliah, serta
beranggapan bahwa dengan membaca materi dan mengerjakan tugas saja tidak
cukup |
|
Metode |
Penelitian ini merupakan jenis
penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. |
|
Hasil |
Hasil uji analisis statistik
regresi logistik, diperoleh nilai p sebesar 0.023 dimana nilai p < 0,05
yang artinya bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran daring
terhadap stres akademik mahasiswa selama pandemi covid-19. Pandemi covid-19
menjadikan pembelajaran daring sebagai pilihan untuk mendukung pemerintah
dalam menerapkan physical distance untuk mencegah terjadinya kerumunan dalam
rangka mencegah penyebaran virus covid-19. Stres akademik berkaitan dengan
kegagalan dalam akademik. Pada awal pandemi covid-19 masuk ke negara
Indonesia, dimana anjuran pemerintah mengharuskan seluruh pembelajaran
dilaksa nakan secara daring untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Berdasarkan tabel 2, Jenis
kelamin merupakan salah satu faktor pencetus stres akademik (Hafifah et al.,
2017). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Maryama yaitu
menyebutkan bahwa variabel jenis kelamin memberikan sumbangan sebesar 1,9%
terhadap stres akademik (Maryama, 2015). Perkuliahan dengan sistem
pembelajaran daring akibat pandemi covid-19 merupakan anjuran dari pemerintah
melalui surat edaran Kemendikbud Direktorat Pendidikan Tinggi Nomor 1 Tahun
2020 tentang pencegahan penyebaran virus Covid-19 di perguruan tinggi yang
berisi bahwa seluruh perguruan tinggi untuk menyelenggarakan proses
pembelajaran jarak jauh dan menyarankan kepada mahasiswa untuk belajar dari
rumah masing-masing (stay at home). |
|
Dikusi |
Pada saat sedang
menghadapi pandemi Covid-19. Semua aktifitas dibatasi untuk mencegah
penyebaran virus Corona, termasuk aktifitas pendidikan. Di Indonesia,
sudah kurang lebih tiga bulan, semua aktifitas pendidikan, mulai dari tingkat
dasar dan menengah hingga tingkat perguruan tinggi dilakukan secara berani,
tanpa tatap muka antara pengajar dan peserta didik. Akan tetapi
saat ini, ketika kegiatan pendidikan dilakukan secara berani, dimana yang
terjadi lebih banyak hanyalah proses pembelajaran, atau transfer pengetahuan
saja, tak ada yang bisa menjamin siswa atau mahasiswa mendapatkan pendidikan
karakter dari kedua orang tua mereka sesuai dengan nilai-nilai yang selama
ini pengajaran oleh institusi pendidikan. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar