Jumat, 05 Mei 2023

ESSAY I : MERINGKAS ARTIKEL DARI KORAN TENTANG "TEMUI FIFA,ERICK THOHIR LAKUKAN NEGO SANKSI"

 

MERINGKAS  ARTIKEL  DARI KORAN TENTANG  "TEMUI FIFA,ERICK THOHIR LAKUKAN NEGO SANKSI"

Essay I Psikologi Sosial

Dosen Pengampu Dr. Dra. Arundati Shinta, MA

Chornelia Minar Tampubolon

(22310410078)

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

Topik

Erick Thohir Menuju Eropa untuk Bernegosiasi dengan FIFA tentang Kemungkinan Sanksi Indonesia atas Pembatalan Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20.


Sumber

Jakarta(Merapi),Koran Merapi Rabu 5 April 2023.Hal  12

Ringkasan

Erick Thohir, ketua PSSI, akan melakukan negosiasi dengan FIFA terkait kemungkinan sanksi untuk Indonesia setelah kehilangan hak menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. FIFA mencabut hak tersebut setelah adanya campur tangan pemerintah yang menolak kehadiran Israel di Indonesia. Thohir berharap dapat mempresentasikan "Peta Biru Garuda Mendunia" ke FIFA untuk menunjukkan komitmen Indonesia pada pengembangan sepak bola dan menghindari sanksi lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa campur tangan politik dalam bidang olahraga dapat mempengaruhi karir atlet dan industri olahraga di Indonesia.


Permasalahan

Permasalahan utama dalam berita tersebut adalah campur tangan politik dalam bidang olahraga, yang menyebabkan Indonesia kehilangan hak menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Adanya keputusan pemerintah Indonesia untuk menolak kehadiran Israel menyebabkan FIFA mencabut hak tersebut dan mengancam sanksi lebih lanjut. Hal ini menunjukkan bahwa politik dan isu sensitif dapat mempengaruhi perkembangan karir atlet dan industri olahraga di Indonesia serta memengaruhi citra Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, perlu diupayakan untuk memastikan bahwa bidang olahraga dapat berjalan secara independen dan objektif, tanpa pengaruh politik.


Opini Saya

saya melihat bahwa masalah politik dan intervensi pemerintah dalam urusan olahraga dapat mempengaruhi perkembangan industri olahraga dan karir atlet di Indonesia. Pada akhirnya, semakin sedikit campur tangan politik dalam bidang olahraga, semakin baik bagi pengembangan atlet dan industri olahraga di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa olahraga di Indonesia dapat berjalan secara independen dan objektif, tanpa pengaruh politik.


 





0 komentar:

Posting Komentar