PENTINGNYA
MENJAGA KEHANGATAN KELUARGA DENGAN MELUANGKAN WAKTU BERSAMA
Essay
Psikologi Sosial Ujian Tengah Semester
Dosen
Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta, MA.
AISYAH
ZULAINA
22310410067
Psikologi
SJ
Fakultas
Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Link Partisipasi Lomba
:
https://www.instagram.com/p/CsJfiA8vcyYX/?igshid=MzRIODBiNWFIZA==
Keluarga
merupakan tempat dimana individu tumbuh, berkembang dan belajar mengenai
nilai-nilai yang dapat membentuk kepribadiannya kelak. Keluarga adalah unit
terkecil dalam masyarakat, sekumpulan orang yang tinggal dalam satu rumah yang
terikat oleh ikatan pernikahan, darah ataupun adopsi. Keluarga juga memilki
fungsi yakni fungsi tersendiri dalam pembentukan kepribadian seorang individu.
Fungsi tersebut diantaranya yaitu fungsi kasih sayang, fungsi ekonomi, fungsi
sosialisasi dan pendidikan, fungsi perlindungan dan fungsi rekreasi.
Meluang
waktu bersama atau Quality Time
berarti memberikan perhatian penuh dan melakukan kegiatan bersama dimana
melalui kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa kebersamaan (Chapman, 1997). Dengan
meluangkan waktu bersama keluarga bisa memberikan kita manfaat yang lebih dari
sekedar istirahat sejenak,diantaranya seperti terciptanya keharmonisan antar
satu sama lain dalam keluarga, rasa hangat dalam keluarga dan berdampak besar
pada mental dan fisik. Banyak loh, yang dapat kita lakukan walau hanya sekedar
waktu singkat yang kita miliki untuk meluangkan waktu untuk keluarga, seperti
sarapan bersama, berlibur, berkebun, mendaki atau dengan menonton film bersama.
Sederhana, namun dalam kegiatan tersebut terjadi interaksi dalam keluarga yang
dapat membentuk tumbuh kembang kepribadian.
Dengan
quality time, dalam keluarga bukan hanya ayah, ibu atau anak saja yang akan
mendapatkan dampaknya, melainkan berdampak pada kesemuanya. Begitu pula,
apabila kurangnya quality time bukan hanya anak yang berdampak tetapi orang tua
juga akan merasakannya. Dampak pada anak berupa suatu kenakalan. Dalam artikel www.kompasiana.com,
di setiap harinya ada saja kasus yang muncul yang disebabkan oleh kenakalan
anak dan remaja, seperti geng motor, pesta miras dan narkoba, pelecehan
seksual, melakukan tindak asusila, tawuran, menonton film porno, membaca dan
melihat gambar porno, tidak menghormati orang yang lebih tua, dan banyak lagi.
Hal itu terjadi karena kurangnya waktu berkualitas bersama orang tua.dengan
kurangnya quality time. Orang tua akan merasakan dampak seperti dimana suatu
hari nanti mereka akan menyadari bahwa hubungan mereka dengan anak telah jauh
atau renggang, sedangkan waktu tidak mampu membalikan hal sebelumnya.
Barangkali ketika orang tua menyadari hal tersebut, langsung meminta waktu
bersama anak-anak, namun karena sudah terbiasa tanpa quality time tidak mudah
memaksimalkan waktu tersebut. Begitu pentingnya kita dalam menjaga hubungan
keluarga untuk keharmonisan, bukan.
Kasus
yang sering terjadi kurangnya quality time adalah karena orangtua yang sibuk
bekerja. Orang tua yang sibuk bekerja akan tidak sepenuhnya memberikan
perhatian kepada anak. Anak akan merasa kurang perhatian sehingga mencari
perhatian diluar. Jangan jadikan padatnya pekerjaan membuat quality time
berkurang. Dalam hal ini orang tua yang bekerja seharusnya mampu memetakan
waktu kesibukan kerja dengan waktu untuk anak. Karena kehadiran orang tua
sangat penting bagi tumbuh kembang anak dan sebagai pandangan anak pada fase
dewasa muda tentang keluarga. Beberapa tips yang dilansir dari www.cleanipedia.com,
supaya quality time jadi lebih efektif yaitu luangkan waktu yang berkualitas
untuk berkumpul bersama orang tua dan anak, bercerita dan mendengarkan hal yang
dilakukan satu sama lain. Selain waktu yang berkualitas ciptakanlah komunikasi
yang berkualitas agar ketika sedang bersama tidak ada yang merasa sendirian. Perlu
di ingat bahwa quality time bersama keluarga bukan hanya sekedar kumpul bareng
ya. Menjauhkan diri sendiri dari berbagai gangguan quality time, misalnya
bermain gadget dan tumpukan pekerjaan. Mengajak seluruh anggota keluarga
merencanakan kegiatan seru. Menahan ego untuk membicarakan hal yang negative.
Bagi
saya kurangnya qtime akan menyebabkan disfungsi keluarga, sehingga muncul
perilaku-perilaku yang tidak sesuai. Kesibukan apapun tidak boleh membuat kita
lupa membuat atau ikut melakukan quality time untuk keluarga supaya mendapat
banyak manaat dari rutinitas tersebut.
Daftar
Pustaka :
Andira,
Ucid. 2015. Efek Dari Kurangnya Quality Time Orang Tua Dan Anak. 25 Juni 2015.
Diakses dari https://www.kompasiana.com/thelalasukma_kompasiana.com/550e8df4813311872cbc6523/efek-dari-kurangnya-quality-time-orang-tua-dan-anak,
pada 12 Mei 2023 pukul 04.47 WIB.
Mahadika,
M. 2019. BAB II. Diakses dari http://repository.radenfatah.ac.id/5227/3/3.
BAB II.pdf, pada 11 Mei 2023 pukul 19.39 WIB.
Yonada, Despasya. 2022. Mengapa Quality
Time Bersama Keluarga Sangat Penting ?. 8 Februari 2015. Diakses dari https://www.cleanipedia.com/id/keluarga/mengapa-quality-time-bersama-keluarga-sangat-penting.html,
pada
13 Mei 2023 pukul 11.19 WIB.








0 komentar:
Posting Komentar