POLUSI UDARA
Psikologi Lingkungan Tugas Essay Pengganti Materi
Pertemuan 2
Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta MA
Nama
: Rizal Efendi
NIM
: 22310410045
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Polusi
Udara
Pencemaran lingkungan masih tetap menjadi PR bagi rakyat
dan pemerintah di Indonesia. Salah satu pencemaran yang masih belum teratasi
sampai saat ini ialah polusi udara. Polusi udara ialah kontaminasi udara oleh
zat apapun yang berbahaya bagi manusia, hewan dan tumbuhan serta juga dapat
menggangunggu estetika dan kenyamanan. Polusi udara ini sering ditemukan di
kota-kota besar yang padat penduduknya.
Kota-kota dengan tingkat polusi udara tinggi antara lain
Tangerang Selatan, DKI Jakarta, Bekasi, Tangerang, Semarang dan lain
sebagainya. Kota-kota tersebut memanglah memiliki tingkat penduuk yang padat
dan juga aktivitas industry yang tinggi. Dengan semakin padatnya penduduk dan
banyak didirikan lahan industry menjadikan pengurangan lahan hijau yang ada
dikota tersebut. Padahal pohon-pohon sangatlah berpengaruh dalam mengurangi
polusi udara.
Penyebab polusi udara ini berasal dari berbagai macam
seperti asap kendaraan, asap pabrik, pembakaran hasil fosil dan masih banyak
lainnya. Kota-kota besar dengan tingkat penduduk yang padat pasti meningkatkan
aktivitas yang dilakukan juga semakin meningkat. Peningkatan aktivtas ini dapat
kita lihat dengan adanya jumlah kendaraan yang semakin banyak. Asap dari
kendaraan ini mengandung karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2) dan
nitrofen dioksida (NO2) yang apabila kita hirup secara terus menerus akan membahayakn
bagi Kesehatan kita.
Asap pabrik juga menjadi faktor yang paling berpengaruh
dalam mencemari udara. Kota-kota dengan tingkat industri yang besar sering
membuang asap pabrik secara langsung ke lingkungan yang semakin memperparah
polusi udara ini. Asap pabrik ini mengandung karbon dioksida (CO2), karbon
monoksida (CO), sulfur oksida (SO), dan particular polutan lainnya. Pembakaran
hasil fosil menghasilkan gas rumah kaca yang akan merangkap pamas matahari
sehingga membuat bumi mengalami pemanasan global yang membahayankan bagi
kehidupan dibumi. Kandungan yang muncul dari kegiatan ini berupa karbon
dioksida (CO2), nitrogen oksida(No2), metana (CH4), karbon monoksida (CO) dan
sulfur dioksida (SO2).
Dampak dari polusi udara ini tidaklah hanya berdampak bagi
Kesehatan, namun berdampak bagi social, Pendidikan dan lingkngan. Dampak untuk
Kesehatan antara lain ialah kanker paru-paru, serangan asma, bronchitis kronis,
radang paru-paru, penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya. Secara social,
akibat polusi udara ini masyarakat tidak dapat menghirup udara yang sehat dan
dapat mengganggu pandangan sehingga aktivitas masyarakat juga terhambat. Dalam
Pendidikan polusi juga dat mengganggu kegiatan belajar siswa sehingga
menghambat kemampuan para peserta didik. Bagi lingkung jelas sangat
berpengaruh, karena lingkungan yang tidak sehat akan membuat hidup kita tidak
sehat.
Untuk pencegahan terjadinya pencemaran polusi secara terus
menerus memanglah sangat sulit, akan tetapi kita dapat mengurangi polusi udara
ini dengan berbagai cara seperti control emisi kendaraan, peraturan industri,
pengelolaan limbah, perencanaan kota, rumah hijau dan solusi lainnya. Kita
sebagai masyarakat harusnya sadar betul jika kita hidup ditengah pencemaran
udara yang begitu parah ini tidak hanya membahayakan diri kita sendiri tetapi
juga membahayakan keluarga yang kita sayangi. Aktivitas yang dapat menambah
polusi udara meningkat, kita harus menekan dan menguranginya supaya masalah ini
tidak berlarut-larut sampai berpuluh-puluh tahun.






0 komentar:
Posting Komentar