Selasa, 19 September 2023

ESSAY (Tugas) PSIKOLOGI LINGKUNGAN Oleh Ester T. H. Rumbewas

NAMA : ESTER THERECIA HERMIN RUMBEWAS

NIM : 22310410103

KELAS : REGULER A1

DOSEN PENGAMPU : DR.,DRA. ARUNDATI SHINTA MA

 


 

 

TOPIK

Polusi Udara dan Dampaknya terhadap Makhluk Hidup.

SUMBER

Dahlan Endes N. 1989. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Manusia dan Beberapa Komponen Sumberdaya Alam. Vol, II (2), Januari 1989 : 39 – 44.

RINGKASAN

Sumber pencemar udara yang penting adalah: industri, kendaraan bermotor, aktifitas rumah tangga, kebakaran hutan serta pembakaran biomasa limbah pertanian. Dari kesemuanya itu, kegiatan transportasi memegang peranan yang paling besar sebagai sumber pencemar udara.

Pengaruh pencemaran udara terhadap manusia, selain berupa kematian dapat pula berupa penyakit antara lain:

 1. Kanker kulit (melanoma) Berkurangnya lapisan ozon di atmosfer, akan mengakibatkan meningkatnya radiasi ultra violet, yang akan merangsang penyakit kanker kulit (Eckholm, 1983). 

2. Kanker paru-paru Senyawa benzopyren, asbes dan nitroso amin merupakan agen karsinogen yang sangat ganas (Holum, 1977). 

3. Kebotakan (alopecia), anemia dan gastro-enteritis Ketiga penyakit ini disebabkan oleh residu timbal yang masuk ke dalam tubuh. 

4. Angina pektoris dan arterosklerosis-perifier Gas CO dapat memperburuk dan merangsang munculnya gejala penyakit ini (Goldsmith dan Frieberg, 1977). 

5. Bronkhitis dan emfisema Gas SO₂ dan benzopyren dapat memperlemah gerakan rambut getar pada saluran tenggorokan. Selain itu pula gas ini dapat merangsang sekresi lendir pada saluran pangkal pada paru-paru (Owen, 1980).

6. Asfiksia (mati lemas) Gas CO sangat reaktif terhadap Hb dalam darah dengan afinitas 240 kali lebih besar, jika dibandingkan afinitasnya terhadap oksigen. CO dengan Hb akan membentuk senyawa COHb yang sangat stabil dalam darah. Karena Hb darah tidak lagi dapat berfungsi menyerap dan membawa oksigen, maka tubuh akan menderita kekurang- an oksigen (Eckholm, 1983 & Andrew, 1972). 

Pencemaran udara juga ternyata dapat mempengaruhi beberapa komponen sumber- daya alam yang penting bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia, seperti tanaman pertanian, vegetasi hutan, perikanan, ternak, satwaliar serta dapat mengganggu pula iklim, tanah dan air.

Ringkasan (lanjutan)

Bahan pencemar udara dapat pula berupa jelaga (soot) dan debu halus yang dapat menghalangi radiasi matahari. Oleh karena sinar infra merah dapat diabsorpsi oleh partikel-partikel itu maka efek pemanasan akibat radiasi matahari menjadi menurun (Owen, 1980). Akibat yang dapat ditimbulkan karena gejala ini adalah menurunnya suhu udara serta produksi tanaman pertanian dan kehutanan, karena menurunnya inten- sitas cahaya matahari, yang akan menurunkan produk fotosintesis tanaman.

Satwa liar yang paling peka terhadap perubahan kualitas udara adalah lebah. Pro- duksi madu menjadi menurun secara drastis, jika daerah tersebut menjadi tercemar (Hesket, 1974). Gas NO₂ dapat mengganggu kehidupan tikus, anjing, monyet dan babi, walaupun dengan konsentrasi yang sangat rendah yaitu hanya sebesar 0.25 ppm (Cofin dan Stokinger, 1977). Binatang percobaan tersebut dapat menurun daya tahan tubuhnya terhadap serangan infeksi Klebsiella pneumoniae. Selain itu pula bentuk penyakit lain dapat berupa : methaemoglobinemia, infiltrasi lymphocyte ke dalam paru-paru dan inflamasi sel efitel bronkhus.

PERMASALAHAN

Pencemaran udara dapat mempengaruhi kesejahteraan manusia, baik secara lang- sung ataupun secara tidak langsung. Pengaruh pencemaran udara secara langsung dapat berupa penyakit dan kematian, sedangkan pengaruhnya secara tidak langsung adalah terganggunya berbagai sumberdaya alam yang penting untuk kehidupan dan kesejahtera- an manusia.

SOLUSI

• Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dengan naik sepeda atau jalan kaki.

•  Melakukan pengelolahan limbah dengan benar.

• Tanami pohon dan tumbuhan hijau di lingkungan.

• Menggunakan bahan- bahan yang ramah lingkungan.

• Rutin melakukan upaya pembersihan sumber air.

 

0 komentar:

Posting Komentar