Nama: Asmi Wati
NIM:22310410123
Prodi: Psikologi
Kelas: A1
Dosen pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta MA
Plogging
“Merawat Lingkungan Sambil Menjaga Kesehatan"
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu-isu lingkungan dan kesehatan, plogging adalah aktivitas yang semakin populer. Plogging adalah kombinasi dari kata "jogging" dan "plocka upp" (bahasa Swedia yang berarti "mengambil sampah"). Kegiatan ini tidak hanya membantu kita menjaga kesehatan fisik, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan yang semakin penting. Esai ini akan menguraikan perjalanan plogging saya dalam dua hari dengan lokasi yang sama dalam hari yang berbeda.
Hari Pertama: Jogging Plogging di Tambak Boyo
Ketika matahari mulai sejuk di sore hari, saya memutuskan untuk menghabiskan waktu di alam terbuka. Namun, kali ini, aktivitas biasa saya, jogging, akan memiliki twist khusus. Saya memutuskan untuk melakukan "jogging plogging" di Tambak Boyo, sebuah lingkungan di dekat tempat tinggal saya yang seringkali terdapat sampah plastik. Rencana saya adalah menggabungkan manfaat kesehatan dari jogging dengan kegiatan membersihkan lingkungan sekitar.
Saat saya tiba di Tambak Boyo, saya langsung merasa terhubung dengan alam. Air di embung tenang dan udara segar menyapa saya. Saya mulai berjalan cepat dan sesekali berlari sejenak. Sambil berlari, saya mulai melihat sampah-sampah yang tersebar di sepanjang jalan dan di sekitar tempat-tempat sampah yang seringkali diabaikan.
Saya sudah mengitari sebagian besar Tambak Boyo dan berhasil mengumpulkan sejumlah sampah yang cukup besar dalam kantong sampah saya. Di antara sampah-sampah tersebut, ada plastik, kaleng, botol, dan berbagai macam benda kecil lainnya. Saya merasa puas dengan hasil kerja keras saya.
Setelah hampir dua jam berlari dan plogging, saya kembali ke rumah dengan rasa puas dan tubuh yang terasa segar. Selain merasa lebih sehat, saya juga merasa telah memberikan kontribusi positif pada lingkungan di sekitar Tambak Boyo. Saya merencanakan untuk kembali ke sini di waktu mendatang untuk menjaga kebersihan tempat ini dan mengajak teman-teman untuk ikut serta.
Hari Kedua: Kembali ke Tambak Boyo dengan partisipan Jogging Plogging Peduli Lingkungan
Hari kedua saya kembali ke Tmbak Boyo dengan ditemani bebrapa partisipan Jogging Plogging yang peduli lingkungan yang saya ajak berpartisipasi.
Dilokasi hari sudah ramai tepat sore hari Kembali matahari mulai dalam keadaan sejuk, suasana hari agak sunyi, seperti biasa saya mulai lari pelan-pelan sembari mengambil sampah yang terlihat sepnajang saya berjalan dan tentu dibantu partisipan yang lain.
Di tengah berkeliling Tambak Boyo, saya dengan tekun mengumpulkan sampah di sepanjang rute perjalanan saya. Dalam kantong sampah yang saya bawa, berbagai jenis sampah seperti plastik, kaleng, botol, dan barang-barang kecil lainnya telah terkumpul. Kepuasan memenuhi hati saya karena hasil saya dan teman-teman partisipan yang memberikan manfaat atas kebersihan lingkungan Tambak Boyo..
Saat matahari mulai tenggelam, lampu-lampu di Jalan Malioboro mulai menyala, menciptakan atmosfer yang magis. Setelah hampir 2 jam lebih berlari dan plogging, saya dan tema-teman partisipan memutuskan untuk mengakhgiri kegiatan kami dengan menikmati kuliner makan malam di sekitaran Tambak Boyo, makan malam ini adalah penutup yang sempurna untuk petualangan dua hari Jogging Plogging Peduli Lingkungan. Kami bergegas ke rumah ,masing-masing. Saya merasa hari ini begitu lebih segar dan hari yang begitu produktif karena beraktivitas sehat dan berdampak positif terhadap lingkuangan sekitar Tambak Boyo. Saya tetap berencana untuk kembali lagi di waktu mendatang untuk menjaga kebersihan tempat ini dan mengajak partisipan lebih banyak lagi untuk ikut serta dalam hidup sehat dan peduli lingkungan termasuk untuk lingkungan sekitar yang lain.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar