Selasa, 26 Desember 2023

Essay 6 psikologi lingkungan Yoni R. Tamim (22310410092)

Nama : Yoni R. Tamim 

Nim : 22310410092 

Prodi : psikologi 

Dosen pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta MA


Daftar menjadi nasbah bank sampah 




Tingginya angka produksi sampah di Indonesia semakin mengalami peningkatan setiap tahunnya seiring dengan pola konsumensarisme masyarakat yang semakin melambung tinggi. Salah satu inovasi yang di angkat pada topik pembahasan kali ini adalah bank sampah. Ilmu Kesehatan Lingkungan menyatakan sampah (refuse) adalah benda yang sudah tidak memiliki nilai jual baik dari segi keindahan, harga dan kelayakan sehingga tidak memungkinkan untuk dipakai atau harus dibuang agar tidak mengganggu kelangsungan hidup.

Bank Sampah adalah sebuah lembaga yang bergerak di bidang bisnis pengelolaan sampah dan didirikan sebagai wadah untuk membina, melatih dan mendampingi warga untuk mengembangkan potensi di bidang ekonomi yakni dengan proses pemasaran hasil kegiatan pengelolaan sampah. Dengan tujuan untuk meminimalisir penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir dan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Solusi Bank Sampah sebagai salah satu inovasi yang mampu membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Kesehatan masyarakat juga mendapat dampak positif dari kegiatan bank sampah, dengan istilah sekali mendayung menyeberangi dua pulau sekaligus masyarakat mendapatkan keuntungan dari segi ekonomi dan kesehatan. Lingkungan sekitar menjadi bersih dan sehat sehingga terhindar dari gangguan penyakit baik musiman maupun penularan. 

Dengan memanfaatkan program Bank Sampah secara efektif dan efisien, secara langsung masyarakat akan merasakan dampak positif secara berkala dan meningkatnya kesejahteraan di bidang ekonomi dan kesehatan. Sesuai dengan perkembangan zaman, manusia dituntut untuk mengolah dan meningkatkan potensi sumber daya manusia nya.

Program pengelolaan sampah mandiri melalui 
Bank Sampah, telah menjadi salah satu alternatif solusi bagi pemerintah dan masyarakat. Solusi untuk mengurangi peningkatan volume sampah yang 
semakin tidak terkendali. Sosialisasi pengelolaan sampah mandiri melalui Bank Sampah, sampai saat ini masih gencar dilakukan oleh pemerintah kota maupun kabupaten. Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan, dalam proses 
pengelolaannya, bank sampah memiliki mekanisme relasi dan jaringan sosial yang bernilai ekonomis.

Dalam rangka pengembangan bank sampah ke depan, diperlukan adanya teknologi persampahan yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan harga dan memotivasi nasabah dengan memberikan harga yang lebih tinggi terhadap sampahnya. Selain itu, diperlukan pula dukungan dan peran dari pemerintah daerah. Terutama dalam bentuk sosialisasi, pemberian dana hibah atau pinjaman modal, dan pelibatan pihak swasta, melalui Corporate Social Responsibility (CSR), untuk membantu pengembangan Bank Sampah.

0 komentar:

Posting Komentar