Jumat, 05 Mei 2023

ESSAY 1. MERINGKAS KORAN. Rifky Bachtiar Lisandra

 

Essay 1

MERINGKAS ARTIKEL DAN OPINI SAYA TENTANG PELAKU PENEMBAKAN KANTOR MUI TEWAS, POLISI GANDENG PSIKOLOGI FORENSIK UNTUK UNGKAP MOTIFNYA

PELAKU PENEMBAKAN KANTOR MUI TEWAS, POLISI GANDENG PSIKOLOGI FORENSIK UNTUK UNGKAP MOTIFNYA

PSIKOLOGI SOSIAL

RIFKY BACHTIAR LISANDRA

22310410011

DOSEN PENGAMPU: Dr. Dra. ARUNDATI SHINTA, MA

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA



Topik

Koran Jawa Pos. Rabu, 3 Mei 2023.

Sumber

Pelaku Penembakan Kantor MUI Tewas, Polisi Gandeng Psikologi Forensik untuk Ungkap Motifnya.

Ringkasan

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan akan menggunakan melakukan otopsi psikologi dengan metode restrospektive terhadap jasad Mustopa.

 

Dalam proses tersebut, ia mengatakan akan menggandeng Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) untuk melakukan profiling secara lengkap terhadap pelaku.

 

Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut bahwa motif sementara dari Mustopa, 60, melakukan penembakan di Kantor MUI Pusat adalah lantaran membutuhkan pengakuan atau legitimasi sebagai wakil nabi.

 

‘‘Memang dari alat bukti yang ada tulisan-tulisan yang pertama motif sementara bahwa yang bersangkutan ini ingin mendapat pengakuan sebagai wakil nabi,‘‘ ujar Hengki kepada wartawan, Selasa (2/5). Penarikan kesimpulan motif penembakan sementara itu diambil, kata Hengki, berdasarkan adanya surat-surat yang ditinggalkan pelaku. ‘‘Dan itu adalah saya sebagai wakil Tuhan,‘‘ kata Hengki menirukan isi surat tersebut.

Permasalahan

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan akan menggunakan melakukan otopsi psikologi dengan metode restrospektive terhadap jasad Mustopa pelaku penembakan Kantor MUI yang tewas, agar membuat kasus ini semakin terang benderang.

Opini saya

·         Adanya inisiator dari Dirreskrimum Polda Metro Jaya dalam penanganan otopsi jasad Mustopa pelaku penembakan Kantor Mui yang tewas, dengan menggunakan otopsi psikologi dengan metode restrospektive, dapat membantu mempercepat otopsi jasad pelaku tersebut dan patut diberikan apresiasi.

 

·         Dalam membangun sudut pandang yang lebih baik, perlu kiranya peran pemberitaan atau publikasi dalam setiap kegiatan positif yang digelar sehingga kegiatan positif tersebut dapat tersampaikan ke telinga masyarakat.

 

·         Agar dalam kejadian tersebut bisa dijadikan pembelajaran untuk kedepannya kepada masyarakat bahwa selalu berhati-hati terhadapt situasi sekitar, dan tidak terpengaruh oleh radikalisme.

 

LAMPIRAN



 

 

0 komentar:

Posting Komentar