Pages - Menu

Pages - Menu

Minggu, 07 Mei 2023

Essay 3. Review Jurnal. ADE SETIAWAN. 22310410066

 

Peran orang tua dalam menghilangkan rasa canggung anak usia dini

 (studi kasus di desa karangbong rt. 06 rw. 02 Gedangan-Sidoarjo)

Tugas 3

Psikologi Sosial

ADE SETIAWAN

22310410066

Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta, MA

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

 

Topik

Peran orang tua dalam menghilangkan rasa canggung anak usia dini

Sumber

https://journal.uny.ac.id/index.php/jpa/article/download/31618/13684

Permaslahan

Ketika anak mengalami hambatan dalam perkembangannya, maka orang tua harus mensupport anak agar perkembangannya tidak mengalami kendala. Anak yang mempunyai rasa canggung, biasanya karena anak mengalami ketakutan terhadap orang-orang baru dan anak kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Maka dari itu, peran orang tua sangat penting dalam menghilangkan rasa canggung pada anak. Karena dengan adanya dorongan, motivasi, dan keterlibatan orang tua dalam tumbuh kembang anak, akan menjadikan anak berani untuk tampil dan berkenalan dengan orang baru disekitarnya.

Tujuan

-Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran serta strategi orang tua dalam menghilangkan rasa canggung anak usia dini di Desa Karangbong rt. 06 rw. 02 Gedangan-Sidoarjo.

 

Isi

Dalam Pendidikan Anak Usia Dini terdapat enam aspek perkembangan yaitu nilai agama dan moral, kognitif, fisik motorik, bahasa, sosial emosional dan seni. Salah satu aspek perkembangan yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah sosial emosional anak. Anak usia dini pada umumnya berada pada tahapan suka bermain, suka bereksplorasi, dan mempunyai banyak teman. Seiring bertambahnya usia anak, maka anak akan bertemu dengan orangorang baru dan mulai menjalin sosialisasi. Sesuai dengan tahapan perkembangan anak usia dini pada aspek sosialnya diharapkan anak dapat akrab dengan teman dan orang-orang yang ada disekitarnya, anak juga diharapkan untuk bias mengungkapkan ide, gagasan, dan pikirannya saat sedang bersosialisasi dengan teman sebayanya. Namun berdasarkan hasil observasi di lapangan, masih banyak anak usia dini yang masih didominasi oleh sikp-sikap tidak percaya diri, seperti canggung dalam bertemu orang baru. Perilaku yang ditemui saat observasi anak-anak ketika berada di lingkungan rumah adalah masih terdapat 2 anak yang mempunyai rasa canggung. Ia tidak suka bermain dengan teman orang baru. Mereka cenderung sangat pemalu bahkan tidak mau berbicara dengan orang yang jarang ditemuinya. Hal ini mengakibatkan sosial emosional anak tehambat karena mereka tidak mempunyai kepercayaan pada dirinya sendiri. Definisi canggung adalah kurang mahir atau kurang terampil dalam menggunakan sesuatu (karena belum biasa mengerjakannya). Canggung merupakan sesuatu fenomena yang biasa dalam kehidupan. Canggung secara teori merupakan suatu keadaan dimana seorang anak tidak biasa dalam melakukan kegiatan tertentu. Akibatnya si anak akan merasa kebingungan. Rasa canggung adalah reaksi takut terhadap manusia, bukan pada obyek atau situasi. Rasa canggung biasanya disebabkan oleh keraguan-raguan tentang penilaian orang lain terhadap prilaku atau dirinya. Oleh karena itu, rasa canggung merupakan keadaan khawatir yang menyangkut kesadaran-diri (selfconscious distress).

Metode

-Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang digunakan untuk mengetahui atau menggambarkan kenyataan dari kejadian yang diteliti sehingga memudahkan mendapatkan data yang objektif

-Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling yakni dipilih dengan pertimbangan dan tujuan tertentu]

- Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara,bservasi , dan dokumentasi

Hasil

Hasil dari wawancara dua orang tua yang memiliki anak dengan rasa canggung di lapangan ialah dampak anak memiliki rasa canggung adalah dia akan sulit berinteraksi dan bergaul dengan lingkungan disekitarnya.

Diskusi

-Banyak sekali efek negative yang dihasilkan akibat kecanggungan seorang anak

-orangtua adalah hal yang paling utama dalam menentukan tingkat kecanggungan sang anak

Berikut adalah cara untuk membuat anak agar tidak canggung yaitu

1.     Hindarkan anak untuk terlalu memperhatikan dirinya. Maksudnya fokuskan anak pada apa yang akan dia lakukan. Berilah semangat untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya. Ajak anak untuk bersantai agar perasaan canggung dan gugupnya hilang, sehingga anak akan merasa lebih tenang.

2.     Ajak anak bersosialisasi dengan teman sebayanya yang baru. Selain itu ajak si anak dan temannya untuk berkenalan dan bercerita satu sama lain. Jika anak tidak mau melakukannya dan hanya diam, berilah anak gurauan yang membuatnya tidak tegang saat berkenalan, sehingga anak tidak akan mengalami kecanggungan.

3.     3. Mencari sumber letak dimana anak merasa canggung. Hal ini akan membantu anak menghilangkan rasa canggung dan gugup yang ada pada dirinya.

4.     4. Kembangkan terus kelebihan dan keistimewaan anak pada teman barunya, agar anak tidak merasa canggung dan anak akan mempunyai kepercayaan diri yang tinggi.

5.     5. Ajak anak untuk bersosialisasi terus-menerus dengan teman-temannya, dan dorong anak-anak untuk akrab satu sama lain.

6.     6. Membiasakan anak melakukan kegiatan yang membuatnya canggung, karena biasanya anak mempunyai rasa canggung karena belum pernah atau hanya sekali saja melakukan kegiatan tersebut

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar