Nama : Sillvi Yunia Anggraeni
Nim : 22310410019
Prodi : Psikologi A
Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta, MA
Peran
Dosen Dalam Mengembangkan Karakter Mandiri Pada Mahasiswa
|
Topik |
Peran
Dosen Program Studi PPKn dalam Mengembangkan Karakter Mandiri pada Mahasiswa. |
|
Sumber |
Peran
Dosen Dalam Mengembangkan Karakter Mandiri Pada Mahasiswa. | SOSIAL HORIZON:
Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 5, No. 1, Juni (2018) ISSN 2407-5299 | Dada
Suhaida dan Idham Azwar, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial IKIP
PGRI Pontianak. |
|
Permasalahan |
-
Bagaimana dosen menyadari tugasnya dan meningkatkan kemampuannya dalam
mengembangkan karakter mandiri pada mahasiswa. -
Bagaimana peran dosen dalam memberikan kontribusi untuk mengembangkan
karakter mandiri mahasiswa. |
|
Tujuan
Penelitian |
Tujuan
dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dosen menyadari tugasnya dan
meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan karakter. |
|
Isi |
-
Pada masa sekarang ini para mahasiswa kurang sekali memiliki karakter mandiri
dalam mengikuti proses perkuliahan. masih banyak mahasiswa terlihat tidak
sungguh-sungguh saat mengikuti proses belajar mengajar, hal tersebut dapat
terlihat dari aktivitas mahasiswa ketika sedang mengikuti perkuliahan, yang
sebagian besar mahasiswa lebih pasif ketika dosen memberikan materi maupun
tugas laporan dalam bentuk makalah yang akan didiskusikan. Ada juga mahasiswa
yang jarang hadir saat jam perkuliahan. - Mencermati
kasus ketidak mandirian mahasiswa di lingkungan Program Studi PPKn dalam mengikuti
perkuliahan dapat disebabkan oleh kebiasaan malas untuk mengembangkan
Caracter disposition dan ingin serba mudah. Dapat diartikan, mahasiswa yang
bersangkutan hanya ingin memproleh hasil yang bagus tetapi tidak mau belajar
serta mengembangkan dirinya. Apabila hal-hal seperti ini terus saja dibiarkan
akan dapat menciptakan budaya malas, manja, dan tidak mau bekerja keras untuk
mengembangkan karakter mandiri mahasiswa. -
Melihat karakter ketidak mandirian mahasiswa tersebut, peneliti sangat
menyadari bahwa upaya pendidikan mengembangkan beberapa karakter salah
satunya karakter mandiri mahasiswa di Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial pada
dasarnya tidak semata-mata dibebankan kepada dosen PPKn saja, akan tetapi
kepada seluruh dosen. Para seluruh dosen tidak hanya saja dosen PPKn perlu
menyadari peran penting dalam menjalankan tugas dan fungsi pokok dosen di
lingkungan perguruan tinggi dengan didukung oleh setiap elemen perguruan
tinggi. Artinya, seorang dosen adalah seorang pendidik, kata pendidik menjadi
kunci di perguruang tinggi karena seorang dosen tidak hanya memberikan ilmu
pengetahuan maupun keterampilan, tetapi lebih dari pada itu seorang dosen
juga wajib memberikan teladan dan motivasi untuk mahasiswanya. -
Sebagai pendidik dosen memiliki tugas pokok yang dikenal dengan Tri Dharma
Perguruan Tinggi, yakni kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada
masyarakat. Salah satu tugas dari Tri Dharma yaitu bahwa, pendidikan
mengisyaratkan kepada dosen agar tidak saja mengajarkan materi, selain
daripada itu dosen juga harus berupaya mengembangkan nilai-nilai luhur agar
terbentuk karakter yang mandiri kepada para mahasiswa, karena karakter yang
mandiri merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan
mahasiswa di masa depan. -
Jelas kiranya dari pembahasan di atas diketahui bahwa pendidikan karakter
mandiri merupakan faktor yang penting juga dan tidak bisa dipisahkan dari
kehidupan seseorang, baik dalam keluarga, masyarakat maupun bangsa. Seorang
dosen yang memiliki karakter luhur seperti yang disebutkan di atas dapat
dijadikan sebagai landasan untuk melakukan dan mengoptimalkan perannya dalam
melakukan proses pembelajaran dalam mengembangkan karakter mandiri pada
mahasiswanya. |
|
Metode |
-
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Alasan metode dan pendekatan penelitian ini dipilih
karena, masalah yang ingin diketahui menyangkut masalah yang sedang
berkembang dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan. Diharapkan dengan metode diskriptif dan pendekatan
kualitatif atas fenomena di lapangan dapat diinterprestasikan makna dan
isinya lebih mendalam. -
Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif atau naturalistik.
Penelitian kualitatif betolok dari filsafat kontruktivisme yang berasumsi
bahwa, kenyataan itu berdemensi jamak. Interaktif dan suatu pertukaran
pengalaman sosial yang diinterprestasikan oleh individu-individu. Penelitian
kualitatif ditunjukkan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut
pandang prespektif pastisipan. Partisipan adalah orang-orang yang diajak
berwawancara, diobservasi, diminta memberikan data, pendapat, pemikiran,
serta persepsinya (Sukmadinata, 2006:94). - Dengan
demikian dapat diartikan bahwa, penelitian kualitatif adalah proses
penelitian tentang pemahaman berdasarkan tradisi metodologi penelitian
tertentu dengan cara menyelediki masalah sosial atau manusia. Peneliti
membuat gambaran kompleks dan holistik, menganalisis kata-kata melaporkan
pandanganpandangan para pasrtisipan secara rinci dan melakykan penelitian
dalam situasi alamiah. Jadi dapat dirumuskan karakteristik utama yang menjadi
perhatian dalam penelitian kualittaif ini adalah, kepedulian tarhadap
“makna”. -
Teknik dan alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah,
teknik observasi langsung dengan cara mengumpulkan data yang dilakukan
melalui pengamatan dan pencatatan gejala-gejala yang tampak pada objek
penelitian yang menjadi pelaksaannya langsung di tempat dimana suatu
kejadian, keadaan atau situasi sedang terjadi (Nawawi, 2007: 94). Teknik yang
digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi, teknik observasi dan teknik
dokumentasi. |
|
Hasil |
-
Dosen Menyadari Tugasnya dan Meningkatkan Kemampuannya Dalam Mengembangkan
Karakter Siswa. Pengembangan karakter mandiri kepada mahasiswa adalah suatu
yang mesti dilakukan secara tepat dan bertanggungjawab oleh dosen yang ada di
lingkungan prodi PPKn. Berdasarkan dari temuan di lapangan bahwa, seringkali
mahasiswa pada masa kini masih sering melakukan pelanggaran etika, istilah
yang biasa disebut dengan moral, ahlak, watak, tabiat, dan karakter. -
Berdasarkan hasil observasi dan wawacara, beberapa dosen di lingkungan Prodi
PPKn menyatakan bahwa, dosen merasa sudah berusaha seoptimal mungkin dalam
memberikan pemahaman kepada beberapa mahasiswa yang masih kurang mandiri
dalam melaksanakan proses perkuliahan. bahkan dosen juga tidak segansegan
menegur mahasiswa yang kedapatan melakukan pelangaran yang dilakukan selama
proses perkuliahan berlangsung, dosen juga tidak segan memarahi maupun
memberikan hukuman apabila pelangaran yang dilakukan mahasiswa tidak dapat
ditoleren lagi. -
Dari beberapa temuan di lapangan tersebut, dapat disimpulkan sementara
bahawa, dosen yang ada di lingkungan Prodi PPKn sudah menyadari tugasnya
sebagai tenaga pengajar (dosen) dan memahami fungsi pokok sebagai pendidik
yang baik dan seharusnya, dari data observasi dosen di lingkungan Prodi PPKn
sudah telihat cakap dalam menyampaikan ilmu pengetahuan dan mampu memberikan
pemahaman kepada mahasiswa, bahwa pentingnya untuk meningkatkan kemandirian
diri dalam menjalani proses perkuliahan. -
berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa dosen dan beberapa mahasiswa di
lingkungan Prodi PPKn ditemukan juga fakta bahwa, dosen di lingkungan Prodi
PPKn juga sering memberikan siraman rohani berupa memberikan nasehat yang
tegas kepada mahasiswa yang dibimbingnya, agar perbuatan-perbuatan tercela
seperti mencopy pasta tugas, menyotek, melalaikan tugas yang diberikan dosen
dalam proses perkuliahan tidak dilakukan. Meskipun demikian beberapa sumber
dosen mengungapkan bahwa, kadang kala masih ada mahasiswa yang tidak
mengindahkan, tidak mendengarkan bimbingan maupun nasehat dari dosen sehingga
mereka mengalami kemunduran dari prestasi akademik. |
|
Diskusi |
- Dosen juga
dapat mengadakan diskusi atau refleksi tentang nilai-nilai serta keterampilan
yang dibutuhkan mahasiswa pada masa depan hal ini akan membuat mahasiswa
menyadari nilai penting dari karakter Mandiri dan dapat memotivasi mereka
untuk terus mengembangkan karakter Mandiri tersebut. - Peran dosen
dalam memberikan kontribusi dalam mengembangkan karakter mandiri mahasiswa
cukup besar pada proses pengembangan karakter mandiri mahasiswa di lingkungan
Prodi PPKn. |







0 komentar:
Posting Komentar