Pages - Menu

Pages - Menu

Sabtu, 13 Mei 2023

Essay 3 Review Jurnal Psikologi Sosial Oleh Sillvi Yunia Anggraeni 22310410019

Nama : Sillvi Yunia Anggraeni

Nim : 22310410019

Prodi : Psikologi A

Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta, MA

Peran Dosen Dalam Mengembangkan Karakter Mandiri Pada Mahasiswa


Topik

Peran Dosen Program Studi PPKn dalam Mengembangkan Karakter Mandiri pada Mahasiswa.

Sumber

Peran Dosen Dalam Mengembangkan Karakter Mandiri Pada Mahasiswa. | SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 5, No. 1, Juni (2018) ISSN 2407-5299 | Dada Suhaida dan Idham Azwar, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial IKIP PGRI Pontianak.

Permasalahan

- Bagaimana dosen menyadari tugasnya dan meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan karakter mandiri pada mahasiswa.

- Bagaimana peran dosen dalam memberikan kontribusi untuk mengembangkan karakter mandiri mahasiswa.

Tujuan Penelitian

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dosen menyadari tugasnya dan meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan karakter.

Isi

- Pada masa sekarang ini para mahasiswa kurang sekali memiliki karakter mandiri dalam mengikuti proses perkuliahan. masih banyak mahasiswa terlihat tidak sungguh-sungguh saat mengikuti proses belajar mengajar, hal tersebut dapat terlihat dari aktivitas mahasiswa ketika sedang mengikuti perkuliahan, yang sebagian besar mahasiswa lebih pasif ketika dosen memberikan materi maupun tugas laporan dalam bentuk makalah yang akan didiskusikan. Ada juga mahasiswa yang jarang hadir saat jam perkuliahan.

- Mencermati kasus ketidak mandirian mahasiswa di lingkungan Program Studi PPKn dalam mengikuti perkuliahan dapat disebabkan oleh kebiasaan malas untuk mengembangkan Caracter disposition dan ingin serba mudah. Dapat diartikan, mahasiswa yang bersangkutan hanya ingin memproleh hasil yang bagus tetapi tidak mau belajar serta mengembangkan dirinya. Apabila hal-hal seperti ini terus saja dibiarkan akan dapat menciptakan budaya malas, manja, dan tidak mau bekerja keras untuk mengembangkan karakter mandiri mahasiswa.

- Melihat karakter ketidak mandirian mahasiswa tersebut, peneliti sangat menyadari bahwa upaya pendidikan mengembangkan beberapa karakter salah satunya karakter mandiri mahasiswa di Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial pada dasarnya tidak semata-mata dibebankan kepada dosen PPKn saja, akan tetapi kepada seluruh dosen. Para seluruh dosen tidak hanya saja dosen PPKn perlu menyadari peran penting dalam menjalankan tugas dan fungsi pokok dosen di lingkungan perguruan tinggi dengan didukung oleh setiap elemen perguruan tinggi. Artinya, seorang dosen adalah seorang pendidik, kata pendidik menjadi kunci di perguruang tinggi karena seorang dosen tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan maupun keterampilan, tetapi lebih dari pada itu seorang dosen juga wajib memberikan teladan dan motivasi untuk mahasiswanya.

- Sebagai pendidik dosen memiliki tugas pokok yang dikenal dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat. Salah satu tugas dari Tri Dharma yaitu bahwa, pendidikan mengisyaratkan kepada dosen agar tidak saja mengajarkan materi, selain daripada itu dosen juga harus berupaya mengembangkan nilai-nilai luhur agar terbentuk karakter yang mandiri kepada para mahasiswa, karena karakter yang mandiri merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan mahasiswa di masa depan.

- Jelas kiranya dari pembahasan di atas diketahui bahwa pendidikan karakter mandiri merupakan faktor yang penting juga dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan seseorang, baik dalam keluarga, masyarakat maupun bangsa. Seorang dosen yang memiliki karakter luhur seperti yang disebutkan di atas dapat dijadikan sebagai landasan untuk melakukan dan mengoptimalkan perannya dalam melakukan proses pembelajaran dalam mengembangkan karakter mandiri pada mahasiswanya.

Metode

- Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Alasan metode dan pendekatan penelitian ini dipilih karena, masalah yang ingin diketahui menyangkut masalah yang sedang berkembang dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Diharapkan dengan metode diskriptif dan pendekatan kualitatif atas fenomena di lapangan dapat diinterprestasikan makna dan isinya lebih mendalam.

- Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif atau naturalistik. Penelitian kualitatif betolok dari filsafat kontruktivisme yang berasumsi bahwa, kenyataan itu berdemensi jamak. Interaktif dan suatu pertukaran pengalaman sosial yang diinterprestasikan oleh individu-individu. Penelitian kualitatif ditunjukkan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut pandang prespektif pastisipan. Partisipan adalah orang-orang yang diajak berwawancara, diobservasi, diminta memberikan data, pendapat, pemikiran, serta persepsinya (Sukmadinata, 2006:94).

- Dengan demikian dapat diartikan bahwa, penelitian kualitatif adalah proses penelitian tentang pemahaman berdasarkan tradisi metodologi penelitian tertentu dengan cara menyelediki masalah sosial atau manusia. Peneliti membuat gambaran kompleks dan holistik, menganalisis kata-kata melaporkan pandanganpandangan para pasrtisipan secara rinci dan melakykan penelitian dalam situasi alamiah. Jadi dapat dirumuskan karakteristik utama yang menjadi perhatian dalam penelitian kualittaif ini adalah, kepedulian tarhadap “makna”.

- Teknik dan alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, teknik observasi langsung dengan cara mengumpulkan data yang dilakukan melalui pengamatan dan pencatatan gejala-gejala yang tampak pada objek penelitian yang menjadi pelaksaannya langsung di tempat dimana suatu kejadian, keadaan atau situasi sedang terjadi (Nawawi, 2007: 94). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi, teknik observasi dan teknik dokumentasi.

Hasil

- Dosen Menyadari Tugasnya dan Meningkatkan Kemampuannya Dalam Mengembangkan Karakter Siswa. Pengembangan karakter mandiri kepada mahasiswa adalah suatu yang mesti dilakukan secara tepat dan bertanggungjawab oleh dosen yang ada di lingkungan prodi PPKn. Berdasarkan dari temuan di lapangan bahwa, seringkali mahasiswa pada masa kini masih sering melakukan pelanggaran etika, istilah yang biasa disebut dengan moral, ahlak, watak, tabiat, dan karakter.

- Berdasarkan hasil observasi dan wawacara, beberapa dosen di lingkungan Prodi PPKn menyatakan bahwa, dosen merasa sudah berusaha seoptimal mungkin dalam memberikan pemahaman kepada beberapa mahasiswa yang masih kurang mandiri dalam melaksanakan proses perkuliahan. bahkan dosen juga tidak segansegan menegur mahasiswa yang kedapatan melakukan pelangaran yang dilakukan selama proses perkuliahan berlangsung, dosen juga tidak segan memarahi maupun memberikan hukuman apabila pelangaran yang dilakukan mahasiswa tidak dapat ditoleren lagi.

- Dari beberapa temuan di lapangan tersebut, dapat disimpulkan sementara bahawa, dosen yang ada di lingkungan Prodi PPKn sudah menyadari tugasnya sebagai tenaga pengajar (dosen) dan memahami fungsi pokok sebagai pendidik yang baik dan seharusnya, dari data observasi dosen di lingkungan Prodi PPKn sudah telihat cakap dalam menyampaikan ilmu pengetahuan dan mampu memberikan pemahaman kepada mahasiswa, bahwa pentingnya untuk meningkatkan kemandirian diri dalam menjalani proses perkuliahan.

- berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa dosen dan beberapa mahasiswa di lingkungan Prodi PPKn ditemukan juga fakta bahwa, dosen di lingkungan Prodi PPKn juga sering memberikan siraman rohani berupa memberikan nasehat yang tegas kepada mahasiswa yang dibimbingnya, agar perbuatan-perbuatan tercela seperti mencopy pasta tugas, menyotek, melalaikan tugas yang diberikan dosen dalam proses perkuliahan tidak dilakukan. Meskipun demikian beberapa sumber dosen mengungapkan bahwa, kadang kala masih ada mahasiswa yang tidak mengindahkan, tidak mendengarkan bimbingan maupun nasehat dari dosen sehingga mereka mengalami kemunduran dari prestasi akademik.

Diskusi

- Dosen juga dapat mengadakan diskusi atau refleksi tentang nilai-nilai serta keterampilan yang dibutuhkan mahasiswa pada masa depan hal ini akan membuat mahasiswa menyadari nilai penting dari karakter Mandiri dan dapat memotivasi mereka untuk terus mengembangkan karakter Mandiri tersebut.

- Peran dosen dalam memberikan kontribusi dalam mengembangkan karakter mandiri mahasiswa cukup besar pada proses pengembangan karakter mandiri mahasiswa di lingkungan Prodi PPKn.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar