ESSAY 3 PSIKOLOGI INOVASI
BERPERILAKU INOVATIF
Dosen pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A.
Oleh : Zainal Derwotubun (22310410061)
Sabtu 21 Desember 2024
Kegiatan
|
Mengubah Limbah kaca menjadi Pot Tanaman Air Hias
|
Pendahuluan | Sampah kaca merupakan salah satu jenis limbah yang paling sulit ditangani dalam sistem pengelolaan sampah perkotaan. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2023), Indonesia menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah per tahun, dengan 2% di antaranya adalah sampah kaca. Meskipun persentasenya terlihat kecil, dampak lingkungan dari sampah kaca sangat signifikan mengingat sifatnya yang tidak dapat terurai secara alami dan berpotensi mencemari tanah serta membahayakan makhluk hidup. Di tengah krisis sampah yang melanda Indonesia, inovasi dalam pengelolaan limbah menjadi semakin penting untuk keberlanjutan lingkungan. Salah satu masalah yang memerlukan perhatian khusus adalah penanganan sampah kaca, yang membutuhkan waktu jutaan tahun untuk terurai secara alami. Transformasi sampah kaca menjadi pot bunga merupakan solusi kreatif yang saya lakukan dalam kegiatan ini. Hal ini tidak hanya dalam mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan estetika dari barang yang seringkali dianggap tidak berguna.
|
Tujuan Kegiatan | Pemanfaatan kembali sampah kaca menjadi pot bunga merupakan contoh nyata bagaimana limbah dapat diubah menjadi produk bernilai tambah. Proses ini tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi juga menciptakan peluang ekonomi kreatif.
|
Isi Kegiatan |
1. Pengumpulan dan Pemilahan Limbah Kaca Kegiatan ini saya mulai dengan mengumpulkan limbah kaca dari tempat pembuangan sampah seperti kaca cermin bekas atau kaca jendela yang sudah tidak terpakai. Kemudian memisahkan kaca berdasarkan warna dan bentuk yang ingin dibuat dengan desain tertentu.
2. Penghalusan dan pembersihan limbah Kaca Gunakan kertas ampelas dan air sabun untuk menghaluskan ujung-ujung tajam pecahan kaca. Dan membersihkan pecahan kaca dengan air dan sabun untuk menghilangkan debu atau sisa kotoran.
3. Penyusunan dan Penempelan kaca yang sudah di bersihkan, dibentuk jadi pot sesuai ukuran yang diinginkan. Susun pecahan kaca, mulai dari dasar hingga ke atas, sesuai desain yang diinginkan. Rekatkan pecahan kaca dengan lem kaca. Pastikan setiap pecahan menempel kuat.
4. Penyelesaian dan Dekorasi Setelah lem dan dasar pot benar-benar kering, bersihkan pot dari lem. Tambahkan lapisan pelapis kaca atau cat akrilik untuk dekorasi, isi air dan tambahkan tanaman air hias yang telah disipkan
|
Hasil Kesimpulan Kegiatan
|
Kegiatan membuat pot dari limbah sampah kaca merupakan upaya kreatif dan ramah lingkungan untuk mengurangi limbah kaca yang sulit terurai. Dengan memanfaatkan pecahan kaca bekas, proses ini tidak hanya membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan tetapi juga menghasilkan produk bernilai estetika dan fungsional. Langkah-langkahnya meliputi pengumpulan limbah kaca, penghancuran, penghalusan, penyusunan, hingga dekorasi pot, yang memberikan peluang untuk berekspresi secara kreatif. Melalui kegiatan ini, kita dapat mengubah sampah menjadi barang bernilai guna, sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.
|
Link Penjualan |
https://vt.tiktok.com/ZS66sfWbK/
|
Daftar Pustaka
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2023. Jakarta: KLHK.
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Indonesia. (2022). Analisis Dampak Daur Ulang Sampah terhadap Pengurangan Emisi Karbon. Jakarta: PPLHI.
Widodo, B., & Susanto, R. (2023). "Inovasi Pengolahan Sampah Kaca dalam Perspektif Ekonomi Sirkular." Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 15(2), 45-60.
Rahman, A. (2022). "Pengembangan UMKM Berbasis Daur Ulang: Studi Kasus Pengolahan Sampah Kaca." Jurnal Ekonomi Kreatif, 8(1), 12-25.
United Nations. (2023). Sustainable Development Goals Report 2023. New York: United Nations Publications

Tidak ada komentar:
Posting Komentar