MAT.KUL : Psikologi Lingkungan
DOSEN PENGAMPU : Dr. ARUNDATI SHINTA M.A.
NAMA : AYOM PURWANINGSIH
NIM : 24310410227
NIM : 24310410227FAKULTAS : PSIKOLOGI ( KELAS B)
Universitas Proklamasi 45
KREATIFITAS MENGIKUTI LOMBA MADING 3D DAN BUKET SNACK MINIMALIS YANG BERUJUNG MANFAAT MENAMBAH PENGHASILAN
Pendahuluan
Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Hotel Hyatt Regency Yogyakarta mengadakan lomba Mading Kartini dan lomba Membuat Buket Minimalis. Kebetulan sekali karena dari sejak usia Sekolah Dasar (SD) saya suka membuat dan mengikuti lomba Mading. Sewaktu di bangku SMA saya juga aktif dalam organisasi kepenulisan. Keaktifan di organisasi ini mengasah kemampuan dan membangun jiwa kepedulian saya mengenai lingkungan sekitar dengan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Pelaksanaan lomba Mading Kartini yang diadakan oleh Hotel Hyatt Regency Yogyakarta adalah pada hari Selasa, 21 April 2026. Dan pelaksanaan lomba Membuat Buket Minimalis adalah pada Hari Senin, 27 April 2026.
Isi
Tujuan utama lomba mading ini adalah untuk mengasah kreativitas dan kerjasama, meningkatkan budaya literasi atau minat baca-tulis, juga menjadi sarana edukatif agar generasi muda dapat meneladani dan menghayati semangat perjuangan R.A. Kartini. Dalam pelaksanaan lomba mading tersebut saya dan tim yang terdiri dari 6 orang juga menggunakan bahan dasar sampah dari kardus bekas dan kertas kado bekas sebagai isian hiasannya. Penggunaan sampah upcycling pada mading ini bertujuan untuk memberikan manfaat ekologis dan estetis yang sangat besar karena bisa mengurangi limbah, melestarikan alam, eksplorasi mading 3 dimensi, melatih pemecahan masalah, meningkatkan estetika yang unik dan meminimalkan pengeluaran.
Untuk lomba kedua yang saya ikuti adalah Lomba Membuat Buket Minimalis. Dengan persyaratan lomba yaitu menggunakan bahan baku seharga di bawah 100 ribu rupiah. Bahan baku yang saya gunakan juga tetap ada yang menggunakan upcycling sampah kardus, kertas, dan styrofoam. Seni kerajinan buket Snack sepertinya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Buket snack telah menjadi bisnis dan hadiah unik yang mulai viral di era milenial yang digandrungi oleh banyak kalangan.
Selama berproses dalam kegiatan ini terdapat banyak sekali pelajaran yang dapat saya peroleh, di antaranya adalah manajemen waktu dan bersosialisasi dengan pihak-pihak luar sebagai bentuk penerapan ilmu pengetahuan juga. Alhamdulillah dari kedua perlombaan yang saya ikuti tersebut saya beserta tim bisa mendapatkan juara. Untuk lomba mading, kami mendapatkan juara 1 dari jumlah peserta 7 tim. Dan untuk lomba membuat buket snack harga minimalis, kami mendapatkan juara 3 dari jumlah peserta 10 tim. Benar-benar membuat saya senang dan bangga atas pencapaian ini. Karena selain ilmu, teman baru, dan ketenangan jiwa serta raga saat mengolah mading dan bucket tersebut dapat benar-benar saya rasakan. Manfaat dan keuntungan yang dapat saya rasakan yaitu modal awal yang relatif kecil dan mudah dikelola, potensi keuntungan tinggi, tidak mudah basi, proses belajar cepat dan pasaran yang terbilang luas.
Rasa syukur saya panjatkan kepada Tuhan karena banyak juga manfaat yang saya terima setelah mengikuti lomba membuat buket snack tersebut. Sampai bulan ini syukur alhamdulillah saya jadi sering dapat orderan membuat buket baik itu snack, bunga, maupun uang. Paling banyak yaitu orderan buket snack. Berbisnis buket snack menawarkan modal awal yang sangat terjangkau, fleksibilitas tinggi karena bisa dikerjakan dari rumah, dan pasar yang luas. Hadiah ini sangat diminati untuk berbagai perayaan seperti wisuda, ulang tahun, hingga hari kasih sayang karena bentuknya yang kreatif, estetik, dan isiannya bisa dinikmati atau dimakan.
Kesimpulan
Saat ini, saya sedang menempuh pendidikan sarjana psikologi saya. Dan saya juga sangat senang mengikuti mata kuliah Psikologi Lingkungan, karena di mata kuliah tersebut saya bisa mendapatkan ilmu tentang bagaimana cara mengolah sampah dengan benar. Saya juga belajar lebih mendalam mengenai bidang saya untuk bisa lebih berguna dan dapat diaplikasikan di hari esok. Saya memiliki mimpi besar untuk menjadi seorang psikolog yang juga mempunyai usaha dalam pengolahan sampah. Dengan pengolahan sampah yang tepat, selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, saya sangat bersyukur juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk uang jajan saya dan anak-anak Karena cerdas dan beradab itu adalah bekal bagi kita untuk menjalani kehidupan di masa mendatang. Orang yang cerdas namun tidak beradab dapat merugikan orang lain. Sedangkan orang yang cerdas dan beradab dapat memberikan manfaat dengan mempertimbangkan kesejahteraan banyak pihak.





















