RESUME JURNAL Dengan
JUDUL:
PENGELOLAAN SAMPAH
RUMAH TANGGA
Moch Aziiz Suharyadi
24310410211
Kelas karyawan B/ Pisikologi
Lingkungan
Tugas Essai 1 –
meringkas jurnal sampah
Dosen pengampu : Dr.
Arundati Shinta M.A.
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
Topik
Pengelolaan sampah rumah tangga ditinjau dari pengetahuan
dan sikap (perilaku masyarakat terhadap sampah).
Sumber Jurnal
Permasalahan
sampah merupakan isu lingkungan yang semakin kompleks,
terutama di kawasan perkotaan yang mengalami pertumbuhan penduduk dan konsumsi
yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan peningkatan jumlah sampah rumah tangga
yang signifikan. Meskipun berbagai kebijakan dan teknologi pengelolaan sampah
telah diterapkan, keberhasilannya masih sangat bergantung pada perilaku
masyarakat sebagai penghasil utama sampah.
Penelitian
ini menyoroti bahwa perilaku pengelolaan sampah lebih
dipengaruhi oleh faktor internal individu, khususnya pengetahuan dan sikap. Ibu
rumah tangga dipilih sebagai subjek penelitian karena memiliki peran penting
dalam aktivitas domestik yang berkaitan langsung dengan produksi dan
pengelolaan sampah. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya
kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait pemilahan dan pengelolaan sampah
secara mandiri.
Tujuan penelitian
Untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap
dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 99 responden
ibu rumah tangga. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat
pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam pengelolaan sampah. Analisis dilakukan
secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk melihat
hubungan antar variabel.
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat
pengetahuan yang rendah dan sikap yang cenderung negatif terhadap pengelolaan
sampah. Hal ini berdampak pada perilaku yang kurang baik, seperti tidak
melakukan pemilahan sampah atau pengelolaan yang sesuai. Secara statistik,
ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku, serta
antara sikap dan perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Artinya,
semakin baik pengetahuan dan sikap seseorang, maka semakin baik pula perilaku pengelolaan
sampah yang ditunjukkan.
Dalam pembahasannya, penelitian ini menekankan bahwa
perubahan perilaku merupakan kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan
sampah. Edukasi, penyuluhan, dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi
strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif
terhadap lingkungan. Tanpa adanya perubahan perilaku, teknologi dan kebijakan
yang ada tidak akan berjalan optimal.
Diskusi
penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga persoalan psikologis dan sosial. Oleh karena itu, pendekatan berbasis perilaku menjadi solusi yang lebih efektif dalam menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.













