MERINGKAS JURNAL
Tugas : Esai 1 – Meringkas jurnal ttg pengelolaan sampah
Nama MK : Psikologi Lingkungan
Dosen Pengampu: Dr.
Arundati Shinta, M.A.
Kelas : Karyawan (online)
Titik Muti’ah (243010440004)
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
|
Topik |
Eco-Teens Initiative:
Pemberdayaan Remaja Melalui Pelatihan Pengelolaan Limbah Organik Untuk
Meningkatkan Kesedaran Lingkungan Berkelanjutan |
|
Sumber |
Muzdalifah
M. (2025), Jurnal PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Volume 3, No.
6, November 2025. Hal 2330-2339 |
|
Perma-
salahan |
· Isu degradasi
kualitas lingkungan sebagai akibat akitifitas manusia yang tidak berwawasan
lingkungan. Menurunnya kualitas air, udara, dan tanah yang tidak ramah lingkungan,
menimbulkan tingginya proporsi limbah organic berkontribusi pada pencemaran
dan emisi metana. · Remaja memiliki peran strategis dalam membangun
kesadaran lingkungan berkelanjutan sehingga perlu dibekali dengan edukasi dan
keterampilan yang relevan. |
|
Tujuan penelitian |
Untuk meningkatkan pengetahuan,
keterampilan, serta kesadaran lingkungan siswa melalui pelatihan dan praktik
pengelolaan limbah organik berbasis komposting. |
|
· Sampah
organik sisa makanan
menyumbang 41,27 % dari total produksi sampah. Tanpa penanganan akan
mengakibatkan pencemaran lingkungan dan memberikan dampak buruk bagi
kehidupan manusia.
·
Di 2024, dilaporan
beberapa kota di negara-negara Global South, sampah organic mencapai 70 %
dari total sampah perkotaan. Ditinjau dari proses kimiawi hal ini menjadi
kontributor utama emisi metana karena proses pembusukannya sangat cepat. Jika di
rata-ratakan per kapita setiap penduduk memproduksi 168 kg sampah per tahun. ·
Pengeloalaan limbah organik dikenal salah
satu pendekatan yang efektif, sederhana, dan berkelanjutan dengan proses
kompos/ komposting. Berkontribusi
positif pelestarian lingkungan, mengubah limbah organik menjadi kompos kaya
nutrisi, mengatasi krisis limbah global. |
|
|
Metode |
o Kegiatan pengabdian
kepada masyarakat menggunakan pendekatan partisipatif (participatory
approach). Subjek penelitian siswa SMPN o
Program mengadaptasi Engaging Youth in Environmental Change,
mengkombinasikan penyampaian materi, diskusi, dan praktik langsung agar
partisipasi siswa meningkat secara optimal. ·
Metode wawancara tidak berstruktur dan
dokumentasi, dengan tahapan 1) Identifikasi subjek dan Koordinasi dengan Pihak Sekolah 2) Pengumpulan
Data Awal 3) Pelatihan, Workshop,
Pendampingan Praktik (pelatihan dan lokakarya pembuatan
kompos). ·
Evaluasi
Pasca Pelatihan
dilakukan survei pengetahuan serta observasi perilaku siswa dalam mengelola
limbah organik pasca pelatihan. Analisis deskriptif menggambarkan perubahan
pengetahuan, keterampilan, dan tingkat keterlibatan siswa selama program
berlangsung. |
|
Hasil |
· Pelibatan
Aktif Siswa Pengelolaan Limbah Organik, tingginya partisipasi siswa
menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan rasa tanggung
jawab dan kepedulian terhadap isu
lingkungan. ·
Peran Mahasiswa Fasilitator dan Penggerak
Program, memberikan pengalaman langsung bagi remaja dalam menerapkan
prinsip-prinsip pembelajaran berbasis proyek service learning. ·
Implementasi Praktik Pengomposan di
Lingkungan Sekolah, metode
aerobik lubang tanah, dengan bahan utama berupa daun kering, rumput, serta
sisa makanan dari kantin. Keberhasilan proses ini dapat diterapkan secara
efektif dalam konteks sekolah dan sumber daya terbatas. ·
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan
Siswa, mengenai jenis-jenis limbah organik, manfaat kompos, serta
teknik pengolahannya, lebih selektif dalam memilah sampah dan terlibat aktif
dalam pengumpulan bahan kompos · Dampak Lingkungan dan Keberlanjutan Program,
yang dihasilkan digunakan untuk menyuburkan tanaman di halaman
sekolah, memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan sekolah dan menumbuhkan
budaya peduli lingkungan di kalangan siswa dan guru. |
|
Dikusi |
Kegiatan
ini memberikan solusi sederhana bagi permasalahan penumpukan limbah organik
di sekolah, juga menciptakan dampak berkelanjutan melalui terbentuknya kebiasaan
baru pengelolaan sampah. |













