Selasa, 26 Desember 2023

Essay 4 psikologi lingkungan Yoni R. Tamim (22310420092)

Nama : Yoni R. Tamim
Nim : 22310410092
Prodi : psikologi
Dosen pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta MA

eksperimen pembuatan kompos


Sampah merupakan masalah yang masih sulit terselesaikan di berbagai tempat. Masi banyak sampah organik belum termanfaatkan dengan baik. Warga masih mengolah sampah dengan cara dibakar atau dibiarkan saja. Padahal sampah organik bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Oleh karenanya diadakan suatu program mengenai edukasi pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos.

Pada dasarnya seluruh bahan organik lambat laun akan lapuk dan terurai dengan sendirinya. Hasil pelapukan bahan organik ini yang umum dikenal masyarakat sebagai kompos.  Kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik yang dikenal luas di masyarakat. Kompos berasal dari hasil pelapukan dari bahan organik, baik secara sengaja maupun tidak disengaja.  Bila didefinisikan secara lengkap, maka kompos adalah sisa-sisa bahan organik yang telah mengalami pelapukan, bentuknya berubah (menjadi seperti tanah), tidak berbau, dan mengandung unsur yang dibutuhkan tanaman. Kompos juga merupakan salah satu jenis pupuk organik yang berasal dari penguraian/dekomposisi bahan organik yg dilakukan oleh mikro-organisme aktif (bakteri/jamur/mikroba).

Proses pembuatan pupuk kompos membutuhkan waktu fermentasi selama kurang lebih 1 bulan. Dengan menggunakan bantuan mikroorganisme yang biasa disebut EM4. Dengan perbandingan tertentu EM4 dicampur dengan gula dan air yang nantinya akan menjadi larutan bioaktivator. Tahapan pertama, daun kering yang sudah dikumpulkan dipotong kecil-kecil. Kemudian tempatkan potongan daun tersebut kedalam komposter. Komposter bisa berupa ember bekas, drum ataupun terpal. Selanjutnya lapisan demi lapisan potongan daun kering dituangkan larutan bioaktivator. Tutup komposter rapat-rapat, tunggu hingga menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos telah siap digunakan apabila memiliki bau seperti tanah dan warnanya coklat kehitaman.

Cara membuat kompos dengan memanfaatkan sampah rumah tangga adalah sebagai berikut :
1. Cacah sampah organik rumah tangga hingga  berukuran kecil  (semakin kecil, semakin cepat pengomposan berlangsung)
2. Tambahkan kompos jadi/tanah/pupuk kandang/serbuk gergaji sebagai inokulan
3. Larutkan aktivator dengan air. Tuangkan larutan aktivator/starter kompos (contoh : EM4) ke bahan kompos. Aduk rata.
4. Masukkan dalam wadah pengomposan, da tutup rapat.
5. Aduk seminggu sekali agar aerasi (aliran udara) dalam wadah berlangsung baik.

Pupuk kompos yang dihasilkan bisa digunakan menyuburkan tanah untuk berbagai jenis tanaman. Dengan adanya kegiatan edukasi pemanfaatan sampah daun kering ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan sampah. Selain itu dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa sampah bisa diubah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti pupuk.

0 komentar:

Posting Komentar