Senin, 20 April 2026

Essai 1 - Meringkas Jurnal Pengelolaan Sampah

RESUME JURNAL Dengan JUDUL:

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA

Moch Aziiz Suharyadi

24310410211

Kelas karyawan B/ Pisikologi Lingkungan

Tugas Essai 1 – meringkas jurnal sampah

Dosen pengampu :  Dr. Arundati Shinta M.A.

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

 

Topik

Pengelolaan sampah rumah tangga ditinjau dari pengetahuan dan sikap (perilaku masyarakat terhadap sampah).

Sumber Jurnal

Munthe, S. A., & Sinaga, L. R. V. (2022). Pengelolaan sampah rumah tangga ditinjau dari pengetahuan dan sikap ibu rumah tangga. Jurnal Prima Medika Sains, 4(2), 83–88.

DOI : https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jpms/article/view/3269/2136

Permasalahan

sampah merupakan isu lingkungan yang semakin kompleks, terutama di kawasan perkotaan yang mengalami pertumbuhan penduduk dan konsumsi yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan peningkatan jumlah sampah rumah tangga yang signifikan. Meskipun berbagai kebijakan dan teknologi pengelolaan sampah telah diterapkan, keberhasilannya masih sangat bergantung pada perilaku masyarakat sebagai penghasil utama sampah.

Penelitian

ini menyoroti bahwa perilaku pengelolaan sampah lebih dipengaruhi oleh faktor internal individu, khususnya pengetahuan dan sikap. Ibu rumah tangga dipilih sebagai subjek penelitian karena memiliki peran penting dalam aktivitas domestik yang berkaitan langsung dengan produksi dan pengelolaan sampah. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait pemilahan dan pengelolaan sampah secara mandiri.

Tujuan penelitian

Untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 99 responden ibu rumah tangga. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam pengelolaan sampah. Analisis dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel.

Hasil penelitian

menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah dan sikap yang cenderung negatif terhadap pengelolaan sampah. Hal ini berdampak pada perilaku yang kurang baik, seperti tidak melakukan pemilahan sampah atau pengelolaan yang sesuai. Secara statistik, ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku, serta antara sikap dan perilaku dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Artinya, semakin baik pengetahuan dan sikap seseorang, maka semakin baik pula perilaku pengelolaan sampah yang ditunjukkan.

Dalam pembahasannya, penelitian ini menekankan bahwa perubahan perilaku merupakan kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan sampah. Edukasi, penyuluhan, dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi strategi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap lingkungan. Tanpa adanya perubahan perilaku, teknologi dan kebijakan yang ada tidak akan berjalan optimal.

Diskusi

penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga persoalan psikologis dan sosial. Oleh karena itu, pendekatan berbasis perilaku menjadi solusi yang lebih efektif dalam menciptakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

0 komentar:

Posting Komentar