ESSAY 2 : PLOGGING DI DUA LOKASI BERBEDA
YOSY TEGAR SEPTIAN
NIM: 24310410242
PSIKOLOGI LINGKUNGAN (B)
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta M.A.
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
Plogging adalah aktivitas olahraga populer yang menggabungkan jogging (lari santai) atau jalan cepat dengan memungut sampah di sepanjang rute yang dilalui. Istilah ini berasal dari Bahasa Swedia "plocka upp" (mengambil) dan "jogga" (jogging).
Kali ini saya melakukan plogging di wilayah tempat tinggal saya di daerah Condongcatur terdapat 2 tempat kegiatan yaitu di lokasi pertama saya melaksanakan di jl. Cempaka Condong catur, pada hari Rabu tanggal 29 April 2026 pukul 05.00 – 06.00 wib, dan lokasi kedua saya melaksanakan di jl. Anggrek, Condong catur, pada hari Kamis tanggal 30 April 2026 pukul 16.00 – 17.00 wib. Pengalaman ini merupakan pengalaman pertama bagi saya, memberikan ilmu yang sangat luarbiasa dengan mengedepankan kebersihan lingkungan sekaligus mensehatkan badan.
Rute yang saya lalui pertama merupakan jalan yang ramai dan padat penduduk. Sepanjang perjalanan, terlihat cukup sedikit sampah yang tersebar di pinggir jalan, didominasi oleh botol plastik serta beberapa kantong plastik. Kondisi ini menunjukkan masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperlihatkan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik di kawasan tersebut. Rute ini memiliki jarak sekitar 1km, sampah yang saya dapatkan tidak begitu banyak.
Selanjutnya Rute ke-2 yang saya lalui juga merupakan jalan yang ramai dan padat penduduk seperti rute 1. Sepanjang perjalanan, terlihat cukup banyak sampah yang tersebar di pinggir jalan, didominasi oleh plastik dan sampah dedaunan yang tidak di sapu atau mungkin karena itu sore hari ya. Saya memperhatikan dilingkungan sekitar tersebut jarang sekali ada tempat sampah di depan rumah, Kondisi ini menunjukkan masih kurangnya kesadaran masyarakat ataupun RT RW tersebut dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperlihatkan kurang pentingnya pengelolaan sampah.
Diwaktu yang sama saya membawa hasil plogging sampah yang sudah di pilah ini ke tempat Pengelolaan Sampah Mandiri KASTURI, yang bertempat di Karangasem, Gempol, Condong Catur, Ngaglik, Sleman, DIY. Saya memilih tempat ini karena dekat dengan saya tinggal. KASTURI merupakan bank sampah / kelompok pengelolaan sampah mandiri berbasis masyarakat. Program ini dibentuk untuk menangani sampah rumah tangga dengan pendekatan partisipatif warga. KASTURI menerapkan prinsip 3R yaitu Reduce, Reuse, Recycle. Keberadaan Bank Sampah ini berdampah baik terhadap masyarakat meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat.
KESIMPULAN :
Dengan melihat dari 2 tempat tersebut wilayah tersebut perlu adanya penyediaan tempat sampah secara pribadi di rumah masing masing ataupun secara kelompok masyarakat agar masyarakat memiliki tanggung jawab yang bijak dalam pengelolaan sampah. Selanjutnya kegiatan Plogging ini perlu di tingkatkan di masyarakat agar dapat bermanfaat dan sekaligus menjadi kampanye tentang kebersihan lingkungan terutama di sepanjang jalan.






0 komentar:
Posting Komentar