Minggu, 03 Mei 2026

ESSAI 3: BEFORE - AFTER

  “Before-After: transformasi sebelum dan sesudah,
Hero” lingkungan dalam mengembalikan fungsi dan wajah tempat publik “

 

KUS WITA WARDANI
25310430002
Psikologi Lingkungan/ Kelas Karyawan (B)
Tugas: Essai 3 – BEFORE- AFTER
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A.
Bulan/ tahun terbit: Mei/ 2026
 
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA



PENDAHULUAN

Kegiatan before-after, yang berarti kegiatan sebelum dan sesudah kali ini menyusur tempat-tempat publik. Pada kesempatan kali ini, tempat publik yang akan menjadi objek aktivitas before-after yang saya lakukan adalah tempat publik pertama adalah Makam/Maqam Nyai/Ratu Cempa dan Nyai Agung Serang, untuk tempat publik kedua adalah Pantai Glagah.

Kegiatan ini dilakukan agar kita bisa secara nyata melakukan pembersihan sampah di tempat-tempat umum, sehingga kita secara tidak langsung menjadi model atau “hero” di masyarakat dalam bidang lingkungan. Diharapkan apa yang kita lakukan bisa menjadi stimulus individu lainnya untuk melakukan hal yang sama. Sehingga masyarakat tergerak dan berperilaku lebih perduli terhadap kebersihan lingkungan (khususnya saat mereka berada di tempat publik).

 

PELAKSANAAN BEFORE-AFTER

Before-after tempat publik 1

Foto 1 : Before- Prosess-After


Tempat publik 1:
Makam/Maqam Nyai/Ratu Cempa dan Nyai Agung Serang

Lokasi               : Candikarang (se-Candi lama), Sardonoharjo, Nganglik, Sleman, Yogyakarta

Hari/ Tanggal   : Sabtu, 2 Mei 2026

Pukul               : 15.00 wib-16.30 wib

Makam/Maqam Nyai/Ratu Cempa dan Nyai Agung Serang merupakan salah satu warisan budaya sekaligus kawasan religi yang berdaya guna secara sosial dan budaya. Pada tempat ini sampah yang saya jumpai adalah sampah daun-daun kering yang berserakan, tetapi disini saya tidak menemukan adanya sampah plastik. Sampah yang terkumpul saya buang ke tempat khusus yang sudah disediakan di kawasan tersebut.


Before-after tempat publik 2


Foto 2: Before-Process-After
Foto : Hasil pengumpulan sampah


Tempat publik 2: Pantai Glagah

Lokasi                : Glagah, Kec.Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Hari/Tanggal      : Minggu, 3 Mei 2026              

Pukul                  : 13.00 wib-15.00 wib


Pantai Glagah adalah salah satu tempat publik/ objek wisata yang terkenal di Kabupaten Kulon Progo. Pantai Glagah adalah pantai yang dikenal memiliki laguna dan dermaga panjang dengan tetrapod beton yang berfungsi sebagai pemecah ombak dengan hamparan pasir berwarna hitam. Tetapi cukup disayangkan keistimewaan Pantai Glagah sedikit terusik dengan banyaknya sampah di kawasan tersebut. Sampah yang saya temui di sepanjang pesisir pantai berupa plastik cup minuman, snack plastik, daun-daun kering, kardus bekas, mainan bekas, cup mie instant, tas plastik bekas pakai, potongan/pecahan kayu, botol minuman, kaleng minuman, baterai bekas, dan beberapa jenis sampah lainnya. Walaupun fasilitas seperti bak sampah sudah disediakan di beberapa titik, tetapi tetap saja sampah terlihat bertebaran di mana-mana, bahkan yang disayangkan tempat sampah yang disediakan malah tidak digunakan pengunjung sebagai mana fungsinya. Untuk kegiatan before-after kedua ini, sampah yang terkumpul mencapai 3 kg, sampah yang sudah terkumpul nantinya akan dipilah dan akan saya bawa ke bank sampah. 

PEMBAHASAN

Permasalahan sampah di tempat umum merupakan permasalahan yang kompleks, hampir di setiap daerah juga mengalami dilema yang sama. Hal-hal dasar seperti kurangnya fasilitas, kurangnya edukasi masyarakat mengenai pentingnya peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, dan memilah sampah berdasarkan jenisnya, perilaku konsumtif yang tinggi dari masyarakat, dan lemahnya sanksi hukum mengenai pembuangan sampah sembarangan merupakan faktor-faktor penyebab sulitnya penanganan sampah di tempat umum.

Kegiatan before-after ini merupakan salah satu langkah nyata dalam kegiatan pengurangan sampah di tempat umum. Kegiatan ini selain dapat membantu kebersihan lingkungan, mengembalikan fungsi dan wajah tempat publik, selain itu juga dapat memperkaya karir dalam Corporate Social Responsibility (CSR). Dimana Corporate Social Responsibility (CSR) adalah salah satu bentuk tanggung jawab sosial suatu perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat, mengembalikan ruang publik 


KESIMPULAN dan SARAN

    Tempat publik adalah sarana/ ruang umum yang bisa digunakan bersama-sama atau bisa diartikan sarana yang dibangun/ diselenggarakan baik oleh pemerintah, swasta, atau perorangan yang digunakan untuk kegiatan umum/ masyarakat. Sebaiknya timbul kesadaran dari masyarakat/ pengunjung untuk merawat tempat publik agar keberlangsungan fasilitas umum lebih terjaga.

Dibutuhkan peran dari pemerintah dan masyarakat, dimana pemerintah sebagai fasilitator dan regulator (pemberian saksi yang lebih tegas untuk masalah pembuangan sampah, memperbanyak fasilitas untuk tempat pembuangan dan pengelolaan sampah, memperbanyak ruang edukasi kepada masyarakat mengenai sampah dan pentingnya lingkungan yang bersih). Masyarakat umum sebagai pengguna (persepsi dan tindakan harus lebih pro lingkungan). Diharapkan adanya hubungan yang bersinergi dan kerjasama dari pemerintah dan masyarakat mengenai kebersihan tempat publik dapat mengurangi jumlah/volume sampah, mengembalikan fungsi dan wajah tempat publik sehingga tercipta lingkungan publik yang ideal.

 


 




1 komentar:

  1. wah semangat sekali mb nya ini ya, semoga bisa aktif dan rutin kegiatan nya dan tentunya bisa menjadi contoh untuk masyarakat dan warga sekitar, good job

    BalasHapus