Komitmen Pro-Lingkungan Hidup di Desa Bangunjiwo
Nama : Banun Havifah Cahyo Khosiyono
NIM : 24310440002
Kelas : B
Mata Kuliah : Psikologi Lingkungan
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A.
Tugas : Esai 4 - Membuat Komitmen Tentang Sampah
Hidup di lingkungan perumahan sering kali menghadirkan keterbatasan dalam menjaga perilaku pro-lingkungan. Ruang sempit, fasilitas minim, dan lingkungan fisik yang kurang mendukung membuat pengelolaan sampah terasa sulit. Namun, komitmen sejati diuji justru dalam kondisi seperti ini. Saya bertekad untuk tetap konsisten berperilaku pro-lingkungan, baik di kos maupun di rumah Desa Bangunjiwo.
Di lingkungan rumah, saya berkomitmen untuk memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik saya olah menjadi kompos sederhana untuk tanaman pekarangan, sementara sampah anorganik saya kumpulkan dan serahkan ke bank sampah desa. Dengan langkah kecil ini, saya ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap Bumi.
Permasalahan yang saya hadapi adalah rendahnya kesadaran masyarakat sekitar. Banyak warga masih membuang sampah sembarangan, bahkan membakar sampah plastik yang berbahaya bagi kesehatan. Namun, saya percaya bahwa perilaku individu dapat menjadi teladan. Dengan konsistensi, saya berharap dapat menginspirasi tetangga dan teman kos untuk ikut peduli.
Sebagai mahasiswa Psikologi, saya memahami bahwa perilaku pro-lingkungan tidak hanya berdampak pada ekologi, tetapi juga pada psikologi. Mengelola sampah memberi rasa kontrol, mengurangi stres akibat lingkungan kotor, dan menumbuhkan kebanggaan diri. Komitmen ini saya teguhkan melalui orasi publik di YouTube, agar disaksikan banyak orang. Dengan publikasi esai di Klinik Psikologi dan video yang tidak akan dihapus, saya ingin memastikan bahwa komitmen ini bukan sekadar janji, melainkan tindakan nyata yang berkelanjutan.
Link Video: https://youtu.be/U8VmRVmnReA






0 komentar:
Posting Komentar