Senin, 04 Mei 2026

ESSAI IV- Membuat Komitmen ttg sampah

 Membuat komitmen tentang sampah

Menjaga Lingkungan Mulai Hal Kecil di Lingkungan Kos

Kinanthi Kembang Asmoro

24310410224

Kelas Psikologi Lingkungan B

Tugas Essai IV

Dosen pengampu Dr. Arundati Shinta, M.A.

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45

Yogyakarta

link youtube: https://youtube.com/shorts/uBgEASEawoM?si=6z9lvQ2I4cQFG0fD

Lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga oleh setiap orang. Namun, pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitarnya. Sampah sering dibuang sembarangan, menumpuk di selokan, bahkan mencemari area tempat tinggal. Sebagai mahasiswa yang tinggal di lingkungan kos, saya menyadari bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukanlah hal yang mudah. Kondisi lingkungan kos yang terkadang kurang mendukung membuat sebagian orang memilih untuk bersikap cuek terhadap sampah. Walaupun demikian, saya tetap ingin memiliki komitmen untuk terus berperilaku pro-lingkungan hidup dimulai dari kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut saya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan ataupun pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat. Lingkungan yang bersih dapat menciptakan suasana yang nyaman, sehat, dan indah dipandang. Sebaliknya, jika sampah dibiarkan menumpuk, maka dapat menyebabkan berbagai masalah seperti bau tidak sedap, banjir, dan munculnya berbagai penyakit. Oleh karena itu, saya berusaha membiasakan diri untuk selalu membuang sampah pada tempatnya serta mengurangi penggunaan barang sekali pakai yang dapat menambah jumlah sampah plastik.

Sebagai anak kos, saya sering menemukan kondisi lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya. Masih ada orang yang membuang sampah sembarangan atau mencampurkan sampah organik dan anorganik menjadi satu. Selain itu, fasilitas tempat sampah yang terbatas juga membuat lingkungan sekitar terlihat kurang bersih. Walaupun begitu, saya tidak ingin mengikuti kebiasaan buruk tersebut. Saya tetap berusaha menjaga kebersihan kamar dan lingkungan sekitar kos agar tetap nyaman untuk ditempati.


Komitmen yang saya lakukan dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah plastik dan sampah makanan, serta mengurangi penggunaan kantong plastik. Saya juga mulai menggunakan botol minum sendiri agar tidak terlalu sering membeli minuman kemasan. Selain itu, ketika melihat lingkungan sekitar kos kotor, saya berusaha membersihkannya meskipun hanya dengan memungut sampah yang berserakan. Walaupun terlihat sederhana, saya percaya bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Saya juga menyadari bahwa menjaga lingkungan membutuhkan kesadaran dan konsistensi. Terkadang rasa malas muncul, terutama ketika melihat orang lain tidak peduli terhadap kebersihan. Namun, saya mencoba mengingat bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Jika saya terus memberikan contoh yang baik, maka mungkin orang lain juga akan ikut sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Selain menjaga kebersihan diri sendiri, saya juga ingin mengajak teman-teman di sekitar kos untuk lebih peduli terhadap sampah. Misalnya dengan saling mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan atau melakukan kerja bakti bersama. Menurut saya, lingkungan yang bersih akan tercipta jika semua orang memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian yang sama.

Melalui esai ini, saya ingin menunjukkan komitmen untuk terus berperilaku pro-lingkungan hidup meskipun berada di lingkungan yang kurang mendukung. Saya percaya bahwa menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan dari hal-hal kecil. Dengan menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik, kita turut menjaga kesehatan serta masa depan bumi agar tetap bersih dan nyaman bagi generasi mendatang.

0 komentar:

Posting Komentar