Selasa, 21 April 2026

Essay 1 - Meringkas Jurnal Pengelolaan Sampah

 Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Keluarga

Berliana Adinda Putri Wiyanto

24310410216

Psikologi Lingkungan (B)

Tugas essay 1

Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A.

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta



Topik

Pengelolaan sampah rumah tangga, kesehatan keluarga, sanitasi, studi literatur.

Sumber

Sari, D. P., & Rahmawati, I. (2023). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Dampaknya terhadap Kesehatan Keluarga. Public Health and Medical Studies, 2(3).

https://doi.org/10.47134/phms.v2i3.431

Permasalahan

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Sampah yang tidak dikelola dengan baik seringkali menumpuk dan menyebabkan pencemaran lingkungan, baik pada air, tanah, maupun udara. Kondisi ini juga memicu berkembangnya mikroorganisme patogen serta vektor penyakit seperti lalat, nyamuk, dan tikus. Akibatnya, risiko penyakit berbasis lingkungan menjadi meningkat.

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan kesehatan keluarga, serta mengidentifikasi peran pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Isi

Penelitian ini menjelaskan bahwa sampah rumah tangga terdiri dari sampah organik dan anorganik yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat mencemari lingkungan dan berdampak negatif terhadap kesehatan. Oleh karena itu, pengelolaan sampah perlu dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pemilahan, pengumpulan, pengolahan, dan pembuangan akhir. Selain itu, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi solusi penting dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan nilai guna limbah. Peran keluarga sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Metode

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah serta pengamatan terhadap perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Analisis data dilakukan dengan cara menginterpretasikan informasi untuk memahami hubungan antara variabel yang diteliti.

Hasil

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang buruk berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit seperti diare, demam berdarah, infeksi kulit, dan gangguan pernapasan. Sebaliknya, pengelolaan yang baik melalui pemilahan dan pengolahan sampah dapat mengurangi dampak negatif tersebut. Selain itu, masyarakat yang memiliki tingkat pengetahuan dan kesadaran yang tinggi cenderung memiliki perilaku yang lebih baik dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Diskusi

Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga aspek sosial dan perilaku. Rendahnya kesadaran masyarakat menjadi salah satu hambatan utama dalam pengelolaan sampah yang efektif. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang berkelanjutan, dukungan kebijakan, serta partisipasi aktif masyarakat. Dengan pengelolaan sampah yang baik, dapat tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.

0 komentar:

Posting Komentar