EKSPERIMEN ANORGANIK DI RUMAH DOSEN
TERAMPIL MELAKUKAN UPCYCLING DENGAN SAMPAH ANORGANIK
25310430002
Psikologi Lingkungan/ Kelas Karyawan
(B)
Tugas: Essai V Eksperimen anorganik
di rumah dosen
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta
M.A.
Bulan/ tahun terbit: Juni/ 2026
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS
PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
HARI/TANGGAL PELAKSANAAN KEGIATAN : Minggu/ 31 Mei 2026
TEMPAT PELAKSANAAN :
Kediaman Ibu Arundati Shinta M.A.
LOKASI :
Jalan Nglanjaran, Candi Winangun,
Sleman, Yogyakarta 55581
TUJUAN KEGIATAN:
Kegiatan eksperimen ini bertujuan agar kita bisa secara
nyata belajar untuk lebih terampil melakukan upcyling dengan sampah
anorganik (yaitu jenis sampah yang tidak berasal dari organisme hidup). Kegiatan
ini adalah salah satu cara memperlakukan sampah anorganik dengan mengubah
sampah/ limbah anorganik ke dalam bentuk lain yang lebih bermanfaat dan juga
bernilai jual (bernilai ekonomi).
PENDAHULUAN
Pada kegiatan eksperimen kali ini ada
dua hal yang menjadi point pembahasan utama, yaitu sampah anorganik dan
kegiatan upcyling. Sampai saat ini parmasalahan dalam penanganan
sampah anorganik masih jauh dari harapan, terdapat banyak sekali kendala/
tantangan yang dihadapi antara lain sampah anorganik ini membutuhkan waktu yang
cukup lama untuk terurai secara alami, dan bahkan juga ada yang tidak dapat
terurai. Selain kondisinya yang susah terurai, tantangan yang lain adalah penanganan limbah anorganik yang masih
belum sepenuhnya terintegrasi dalam rutinitas harian. Peranan pemulung,
pengepul dan juga keterlibatan berbagai industri untuk mengolah sampah tersebut
tetap tidak dapat mengatasi permasalahan yang ada.
Upcyling atau juga yang kita sebut dengan daur guna ulang, adalah metode/ cara untuk mengubah sampah anorganik menjadi produk baru yang bernilai guna/ yang lebih fungsional. Kegiatan ini selain diharapkan dapat mengurangi sampah anorganik yang menumpuk di tempat pembuangan akhir, kegiatan ini juga dapat melatih kreativitas dan menghasilkan barang yang memiliki nilai jual.
PELAKSANAAN KEGIATAN
Dalam
kegiatan kali ini, kami belajar membuat gantungan kunci, menghias piring, menggambar
papper bag dari kertas bekas/ kalender. Dalam eksperimen kali ini
partisipan tidak sebanyak eksperimen pertama, hanya beberapa mahasiwa yang hadir
dan dua orang dari ibu-ibu kelompok pecinta lingkungan dalam kegiatan kali ini.
Kelompok dibagi menjadi dua, yaitu kelompok membuat gantungan kunci dan
kelompok lainnya bertugas menghias piring dan menggambar papper bag. Langkah-langkah
dalam kegiatan menghias piring adalah menyiapkan bahan dan peralatan yang
diperlukan (seperti gunting piring, lem dan kain perca/ kain motif yang sudah
tidak terpakai), selanjutnya memberi lem pada lapisan luar piring dan
melekatkan pada kain perca yang sudah disediakan, pastikan lem rata agar kain
bisa menempel di permukaan piring dengan sempurna. Langkah selanjutnya adalah
memotong kain sesuai pola piring, kemudian piring dijemur di bawah terik
matahari untuk mempercepat proses pengeringan. Piring yang telah berhasil
dihias, tampak lebih menarik dan bernilai seni.
Selain
menghias piring, kegiatan lainnya adalah menggambar/ menghias tas papper bag dari
bahan kertas bekas/ kalender bekas menggunakan cat akrilik. Pada kegiatan kali
ini, terasa sangat menyenangkan dan sekaligus sebagai release stress,
kami dapat menggambar sesuai kreasi dan imajenasi kami masing-masing, kami juga
boleh memilih dan memadukan warna sesuai keinginan.
Kelompok lainnya, adalah kelompok yang bereksperimen untuk membuat gantungan kunci dari bahan bekas (tali masker), dan tali-tali sisa. Gantungan kunci yang kami buat ada 2 bentuk, langkah-langkah pembuatan gantungan kunci adalah sebagai berikut: tali tersebut dianyam dengan pola anyaman tertentu, diberi pengait kemudian diberi lem, selanjutnya masuk ke dalam proses finishing (proses penyisiran, proses spray, dan proses cutting). Dalam kesempatan kali ini, kami membawa hasil eksperimen berupa piring yang telah dihias, dan dua buah gantungan kunci.
Upcyling sampah anorganik adalah metode
yang diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah di tempat pembuangan akhir
sekaligus merupakan salah satu bentuk promosi kegiatan inovatif yang ramah
lingkungan. Kegiatan ini memberikan pandangan kepada saya, bahwa dengan sedikit ide
dan kreativitas kita dapat merubah sampah anorganik yang terlihat sia-sia menjadi
sesuatu yang lebih bermanfaat, bernilai seni dan bernilai ekonomi.












0 komentar:
Posting Komentar