|
Topik
|
Pengelolaan Sampah, Manajemen
Bank Sampah, Desa Gudang Tengah. |
|
Sumber
|
Ariefahnoor,D.,Hasanah,N.,&Surya,A.(2020). Pengelolaan Sampah Desa Gudang Tengah Melalui Manajemen Bank Sampah. Jurnal Kacapuri, 3 (1). |
|
Permasalahan
|
Belum
sadarnya masyarakat di Desa Gudang Tengah tentang arti kebersihan lingkungan
dan adanya dampak ekonomi langsung apabila mampu mengolah sampah di Pasar
Desa Gudang Tengah dan juga belum adanya bank sampah di Desa Gudang Tengah.
|
|
Tujuan Penelitian
|
Untuk mengetahui mengapa
selama ini masyarakat Desa Gudang Tengah belum sadar tentang arti kebersihan
lingkungan dan adanya dampak ekonomi langsung apabila mampu mengolah sampah di
Pasar Desa Gudang Tengah dan mengapa selama ini belum ada bank sampah di Desa
Gudang Tengah.
|
|
Isi
|
Bank sampah dalam
melaksanakan kegiatan operasionalnya terdapat beberapa tahap, mulai dari
pengumpulan, pemilahan hingga pencatatan. Proses tersebut meliputi: 1.
Pemilahan sampah rumah tangga oleh nasabah bank sampah; 2. Penyetoran sampah
ke bank sampah oleh nasabah bank sampah; 3. Penimbangan, sampah yang sudah
ditimbang kemudian ditimbang sesuai dengan kesepakatan minimal; 4.
Pencatatan, pencatatan bobot bank sampah setelah penimbangan; 5. Hasil sampah
dilaporkan kedalam buku tabungan nasabah bank sampah; 6. Sampah dimanfaatkan
untuk dibuat produk kreasi sampah. Kendala-kendala dalam
pengelolaan sampah Desa Gudang Tengah melalui Manajemen Bank Sampah Yang
menjadi kendala-kendala dalam Penerapan Bank Sampah di Desa Gudang Tengah
(dalam diskusi dan wawancara) yaitu : 1. Belum sadarnya masyarakat arti
kebersihan lingkungan dan adanya dampak ekonomi langsung apabila mampu
mengolah sampah Pasar Desa Gudang Tengah. 2. Belum adanya Bank Sampah, baru
proses pembentukan struktur organisasi Bank Sampah, diharapkan bisa
bersinergi bersama-sama dengan diterapkannya Konsep 3 R dan Teknologi
Lingkungan. 3. Belum memahami konsep manajemen Bank Sampah. Strategi
pengelolaan sampah Desa Gudang Tengah melalui manajemen Bank Sampah.
|
|
Metode
|
Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Metode
deskriptif-kualittatif analisis dilakukan dengan cara mendeskripsikan, dengan
maksud untuk menemukan unsur-unsurnya kemudian dianalisis bahkan juga
diperbandingkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode deskriptif adalah
sebuah cara atau teknik yang dilakukan untuk memaparkan suatu permasalahan
sehingga dapat dengan jelas dianalisis dan ditarik kesimpulan.
|
|
Hasil
|
Masyarakat sangat antusias dan menginginkan pengelolaan sampah pasar yang baik berwawasan lingkungan melalui konsep 3 R dan teknologi lingkungan yang diterapkan agar lingkungan pasar menjadi bersih dan nyaman serta mendatangkan nilai ekonomis. Masyarakat akan segera membentuk Bank Sampah Desa Gudang Tengah untuk mengurus segala sesuatu berkenaan sampah desa termasuk didalamnya sampah pasar dan sampah rumah tangga. Dengan konsep Manajemen Bank Sampah dapat diterapkan dengan baik, menyadarkan masyarakat bahwa sampah bisa mendatangkan nilai ekonomis dengan menukarkan sampah plastik dengan rupiah per kg melalui Bank Sampah.
|
|
Diskusi
|
Perlu kedepannya
diberikan pelatihan manajemen organisasi bank sampah untuk meningkatkan
produksi (pengumpulan jenis sampah yang bernilai ekonomis) dan penjualan
(pengempul sampah yang memberikan daftar harga sampah) yang efektif serta
menguntungkan bagi masyarakat.
|
Rabu, 22 April 2026
Home »
» ESSAI 1: MERINGKAS JURNAL PENGELOLAAN SAMPAH
ESSAI 1: MERINGKAS JURNAL PENGELOLAAN SAMPAH
Pengelolaan Sampah Desa Gudang Tengah Melalui Manajemen Bank Sampah
Reni Prabandari
24310410221
Kelas Psikologi Lingkungan-B
Tugas Essai I
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.
Fakultas Psikologi Universtas Proklamasi 45 Yogyakarta







0 komentar:
Posting Komentar