Selasa, 05 Mei 2026

ESSAY 3, MELAKUKAN BEFORE - AFTER

 ESSAY 3 

YOSY TEGAR SEPTIAN

NIM: 24310410242

PSIKOLOGI LINGKUNGAN (B)

Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta M.A.

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA


        Kebersihan adalah upaya menjaga diri dan lingkungan dari kotoran, sampah, dan hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan. Dalam perspektif psikologi, kebersihan berkaitan erat dengan cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku terhadap lingkungannya. Kebersihan bukan hanya soal fisik, tetapi juga berkaitan dengan kondisi mental, emosi, dan perilaku individu. Lingkungan yang bersih mendukung kesehatan mental yang lebih baik, sementara kebiasaan menjaga kebersihan mencerminkan kualitas kepribadian seseorang. 

        Pada kesempatan kali ini saya melakukan kegiatan positif dalam menjaga dan memelihara lingkungan. Beberapa titik tempat di wilayah saya yang saya pilih belum terlihat bersih secara nyata, saya ingin melakukan bersih-bersih tempat tersebut agar terlihat nyata kebersihannya. 

Tempat 1


Lokasi ini di pekarangan dekat rumah saya. Tempat ini dekat sekali dengan pemukiman warga, jadi jika saya membersihkan ini akan bermanfaat dengan lingkungan sekitar.  Pelaksanaanya pada hari Sabtu tanggal 2 Mei 2026, pukul 15.30- 16.30 WIB . Saya memilih tempat  ini karena tempat yang ramai terlihat oleh masyarakat, sehingga hati saya bergerak untuk membersihkannya. Situasi (before) terlihat lokasi serserakan dan terdapat genangan air yang menjadi sarang jentik jentik, perlu untuk di tata agar terlihat rapi dan nyaman. Situasi ( after) terlihat rapi dan juga bersih. Pemandangan jadi enak dilihat masyarakat lebih nyaman dengan suasana yang bersih seperti ini.


Tempat 2


Lokasi ini berada di jalan masuk gang kontrakan saya. Pelaksanaanya pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2026, pukul 15.00- 16.00 WIB . Saya memilih tempat ini karena saya sering melihat tempat ini kotor dan sebagai tumpukan sampah rumah tangga sementara sebelum akhirnya di ambil oleh petugas sampah. Jalan ini juga ramai dilewati masyarakat, sehingga hati saya bergerak untuk membersihkannya. Situasi (before) terlihat lokasi kotor banyak dedaunan yang tidak di sapu, dan ada tumpukan sampah sementara di depan rumah sesorang, perlu untuk dibersihkan agar terlihat rapi dan nyaman. Situasi (after) terlihat bersih jalan terasa lebih lebar. Masyarakat lebih nyaman ketika melewati jalan yang bersih seperti. Saat pelaksanaannya saya mengajak warga sekitar untuk ikut membersihkan sehingga pekerjaan lebih ringan dan cepat. 


KESIMPULAN

        Kegiatan ini mencerminkan sikap, kebiasaan, dan kepribadian seseorang, seperti disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya kewajiban fisik, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan mental dan membentuk perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. 


0 komentar:

Posting Komentar