Jumat, 20 Desember 2024

EPRES PSIKOLOGI INOVASI – PELAYANAN MASYARAKAT_CHELSEA OKTAVIA ANJANI _22310410027/SP

 EPRES PSIKOLOGI INOVASI – PELAYANAN MASYARAKAT

 

PSIKOLOGI INOVASI

PELAYANAN MASARAKAT (LANSIA)

DOSEN PENGAMPU: Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.



CHELSEA OKTAVIA ANJANI

22310410027/SP

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

DESEMBER 2024

 

Pelayanan masyarakat untuk lansia merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup individu berusia lanjut. Dengan meningkatnya populasi lansia di Indonesia, yang diperkirakan akan terus bertambah, kebutuhan akan layanan kesehatan dan sosial bagi kelompok ini menjadi sangat mendesak. Lansia sering kali menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah kesehatan, keterbatasan akses terhadap layanan, dan kebutuhan sosial yang tidak terpenuhi. Pelayanan masyarakat bagi lanjut usia (lansia) merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka melalui berbagai program yang bersifat holistik. Seiring dengan meningkatnya populasi lansia di Indonesia, perhatian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan mereka menjadi semakin penting. Salah satu pendekatan yang dapat diambil adalah melalui kegiatan seni dan kreatif, seperti melukis pot, yang menawarkan berbagai manfaat psikologis dan fisik bagi lansia.

 

Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pelayanan masyarakat bagi lansia yang saya lakukan adalah melukis pot. Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki manfaat terapeutik. Melukis pot dapat membantu lansia dalam beberapa hal:

·      Stimulasi Kreativitas: Kegiatan melukis dapat merangsang kreativitas dan imajinasi lansia, yang penting untuk menjaga kesehatan mental.

·      Interaksi Sosial: Kegiatan ini dapat dilakukan secara kelompok, sehingga mendorong interaksi sosial antar lansia dan mengurangi perasaan kesepian.

·      Peningkatan Keterampilan Motorik: Melukis pot juga dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik halus lansia, yang sering kali menurun seiring bertambahnya usia.

Tujuan dari kegiatan melukis pot ini adalah untuk:

·      Memberikan wadah ekspresi bagi lansia.

·      Meningkatkan kualitas hidup melalui aktivitas kreatif.

·      Mendorong partisipasi sosial dan interaksi antar individu.

 

Saya melakukan kegiatan pelayanan masyarakat (lansia) di Yayasan Wredha Mulya Yogyakarta yang beralamat di Jl. Sendowo B G, RT.13/RW.56, Sendowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan saya lakukan pada hari Rabu, 18 Desember 2024 pada pukul 10.00 WIB. Lansia disana sangat antusias dengan kegiatan yang diadakan.



Gambar 1. Hasil Karya Lansia Melukis Pot

Melukis Pot sebagai Kegiatan Terapi Seni Melukis pot adalah salah satu bentuk terapi seni yang dapat membantu lansia mengekspresikan diri, mengurangi stres, dan meningkatkan keterampilan motorik halus. Kegiatan ini tidak hanya memberikan sarana ekspresi kreatif tetapi juga berfungsi sebagai aktivitas sosial yang mendorong interaksi dan rasa kebersamaan di antara para lansia. Melalui kegiatan melukis pot, lansia dapat merasakan pencapaian dan kebanggaan terhadap karya mereka, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan. Dalam konteks psikologi inovasi, melukis pot dapat membantu lansia dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi. Melalui kegiatan melukis, lansia diajak untuk berpikir kreatif, mencoba teknik baru, dan menghasilkan karya yang unik. Hal ini dapat meningkatkan keterampilan berpikir divergen, yang merupakan aspek penting dari kreativitas dan inovasi.

 

 


 

DAFTAR PUSTAKA

Anggraeni, D. (2016). Terapi Seni untuk Lansia: Studi Kasus di Panti Jompo. Jurnal Psikologi, 35(2), 123-134.

Kementerian Sosial RI, 2018. Program Pemberdayaan Lansia di Indonesia. Jakarta: Kementerian Sosial RI.

Nugroho, 2008. Kesejahteraan Lanjut Usia: Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Jakarta: Kencana.


0 komentar:

Posting Komentar