Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Klinik Psikologi

Senin, 17 Juni 2024

Laporan Pelaksanaan Kegiatan Edukasi Kesehatan Mental

 Laporan Pelaksanaan Kegiatan Edukasi Kesehatan Mental 

Dosen Pengampu :

Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi., MA.

Disusun oleh :

Bagus Wijaya ( 22310410149)

Ellenia Ika Apriliani (22310410174)

Elvira Febrian (22310410187)

Rafiqoh Novembria (22310410181)

Rizky Liana Dewi (22310410171)


Program Studi Psikologi

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45

Yogyakarta

2024


Kesehatan mental merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Kesehatan mental merupakan komponen mendasar untuk membentuk hubungan sosial, menjaga produktivitas, keseimbangan hidup sehari hari serta hubungan seimbang dengan lingkungan. Namun masyarakat masih menganggap kesehatan mental bukan sesuatu yang penting, banyak juga stigma negatif akan kesehatan mental ini. Untuk menghilangkan stigma negatif terhadap adanya gangguan kesehatan mental, keterbukaan masyarakat mengenai gangguan kesehatan mental ini sangat diperlukan. Maka dari itu sangat dibutuhkan edukasi masyarakat bahwa menjaga kesehatan mental ini merupakan hal yang sama pentingnya seperti saat kita menjaga kesehatan fisik.

Seperti halnya yang telah kami lakukan pada tanggal 11 juni 2024 kami memberikan edukasi kesehatan mental pada siswa dan siswi di SMP dan SMA di SLB D/SLB-D1 Surakarta, pada kegiatan tersebut kami memilih topik materi self esteem. Namun selain memberikan edukasi kesehatan mental ini kami juga melakukan kegiatan lain seperti ice breaking penguin dance dan bernyanyi bersama untuk lebih membangun bonding dengan para siswa dan siswi. Kami juga melakukan sesi tanya jawab saat melakukan edukasi dan memberikan reward sebagai motivasi siswa agar lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya. Adapun tujuan dari kegiatan Edukasi Kesehatan Mental dengan Tema Self-Esteem di SLB-D/SLB-D1 YPAC SURAKARTA antara lain:

  • Untuk meningkatkan kualitas hidup siswa dengan lebih berfokus pada kelebihan dan potensi diri.

  • Mampu menerima diri serta mengembangkan rasa keberhargaan dirinya.

  • Meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa pentingnya memperkuat harga diri dan menjaga kesehatan mental.

  • Untuk membantu siswa dalam menciptakan dan mempertahankan ikatan sosial yang kuat.

  • Untuk membantu siswa dalam penerimaan diri.

  • Mampu menjadi pribadi yang percaya diri.

Edukasi kesehatan mental ini mempunyai peranan yang penting. Dengan meningkatkan self-esteem maka setiap individu dapat mempunyai pribadi yang lebih positif dan tangguh dalam setiap kondisi yang sedang dihadapi. Self esteem juga mempunyai hubungan yang sangat erat dengan penerimaan diri seseorang. Penerimaan diri adalah kemampuan individu untuk menerima dirinya sendiri yang ditandai dengan kepercayaan diri dan keberhargaan diri. Menerima diri berarti individu menerima segala kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Penerimaan diri penting guna mencapai kondisi mental yang sehat. Dengan penerimaan diri akan memudahkan remaja dalam melakukan penyesuaian sosial serta dapat menghargai dirinya sendiri dalam segala hal apapun. Penerimaan diri yang rendah berpotensi memunculkan depresi pada remaja penyandang cacat fisik.

Dengan kegiatan edukasi ini diharapkan siswa-siswi mampu meningkatkan kualitas kesehatan mental pada dirinya serta menerima dan mampu meningkatkan rasa keberhargaan pada dirinya. Kami juga sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya telah diberi kesempatan untuk bisa bertemu dan berinteraksi dengan para adik-adik siswa dan siswi di SLB-D/SLB-D1 YPAC SURAKARTA.


Kamis, 06 Juni 2024

ESSAY 5 PARTISIPASI LOMBA - Sachuroh

 PSIKOLOGO INOVASI

ESSAY 5  PARTISIPASI LOMBA

Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta, M.A




                                                                             Sachuroh

21310410165

Program Studi Psikologi

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta


Lomba merupakan sebuah kegitan yang diadakan untuk mencari seorang pemenang dalam kegiatan ini. Salah satu lomba yang sering diikuti oleh mahasiswa adalah lomba puisi, pada kegiatan kali ini saya mengikuti lomba puisi yang bertema kesepian yang di selenggarakan oleh otakata.id yang dilaksanakan pada tanggal 24 April 2024. Lomba ini di selenggarakan secara online sehingga memudahkan para peserta di seluruh Indonesia untuk mengikuti lomba ini. Lomba ini di ikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dan terdapat beberapa peserta yang masuk ke dalam babak 100 besar, dan pada kegiatan lomba kali ini saya masuk ke dalam daftar 30 peserta terbaik. Saya berada di urutan ke dua puluh tiga dari seratus, saya sangat bersyukur karena dapat mengikuti lomba ini dan masuk dalam peserta terbaik. Lomba puisi ini sangat manarik menurut saya karena mempunyai banyak manfaat bagi para peserta yang mengikutinya. Waktu yang di berikan oleh panitia juga sangat fleksibel sehingga memudahkan bagi para peserta yang mempunyai banyak kesibukan seperti bekerja dan berkuliah. Pada saat mengirimkan karya lewat email saya merasa takut, saya merasa kurang percaya diri untuk mengikuti lomba ini, namun saya yakin saya mampu dan bisa, pada akhirnya saya memang tidak memang namun saya sudah ikut berpartisipasi dalam lomba ini dan menambah pengalaman bagi saya. Pada puisi ini saya menceritakan seorang  yang kesepian dan kesendirian. Yang dulu hidupnya penuh dengan keramaian suka cita namun sekarang harus bertahan hidup dalam kesendirian. Pada saat mengirimkan puisi ini saya tidak yakin akan menang karena deadline pengumpulan yang cepat serta bertabrakan dengan bulan puasa pula, sehingga saya mengerjakan puisi ini kurang maksimal, namun saya bersyukur pada hasil akhirya, setidaknya saya sudah ikut berpartisispasi dalam lomba ini.



Selanjutnya lomba kedua yang saya ikuti juga masih sama yaitu lomba puisi yang bertema tentang mimpi, yang di selenggarakan pada bulan April dengan deadline waktu pengumpulan karya tanggal 1 mei 2024, yang di lakukan secara online oleh alenia.pustaka dan di ikuti lebih dari seribu dua ratus peserta dari seluruh inonesia. Pada lomba puisi ini saya mengirimkan puisi yang berjudul harapan sang pemimpi, saya menceritakan tentang harapan-harapan serta Impian seorang manusia yang ingin sukses. Pada lomba kali ini saya memasuki babak 100 karya terbaik yang terletak di tiga puluh karya terbaik. Saya tidak berharap banyak namun hal yang terpenting adalah saya sudah berpartisipasi pada kegiatan lomba ini.











Essay 5 Partisipasi Lomba - WILDAN HANIF NURFAUZAN

THE GREATEST SHOWMAN

Psikologi inovasi Essay 5 Partisipasi Lomba 

Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta MA


WILDAN HANIF NURFAUZAN

NIM 21310410202

Fakultas Psikologi Universitas Prolamasi 45

Yogyakarta



Pada tanggal 7 April 2024, saya berkesempatan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dalam cabang olahraga Pencak Silat, sebuah momen yang sangat dinanti-nantikan. Perlombaan ini diadakan di Pemda Sleman, sebuah tempat yang dipenuhi dengan semangat persaingan dari para peserta yang berasal dari berbagai daerah di seluruh negeri. Sebagai seorang pencak silat, saya telah berlatih keras dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kompetisi yang sengit ini. Setiap latihan tidak hanya menjadi sebuah persiapan fisik, tetapi juga sebuah proses untuk mengasah teknik, keterampilan, dan mental yang diperlukan dalam dunia pencak silat.

Pada hari perlombaan, suasana di Pemda Sleman begitu membara dengan antusiasme para peserta dan penonton yang hadir. Saat pertandingan dimulai, saya merasakan adrenalin yang membara di dalam diri, tetapi saya juga berusaha untuk tetap tenang dan fokus pada setiap gerakan yang saya lakukan. Setiap ronde menjadi sebuah tantangan yang harus saya hadapi dengan penuh keberanian dan kepercayaan diri. Meskipun persaingan begitu ketat, saya tetap menjaga semangat sportivitas dan menghormati lawan-lawan saya.

Akhirnya, setelah melalui serangkaian pertandingan yang menegangkan, saya meraih posisi juara pertama dalam kejuaraan ini. Kemenangan ini tidak hanya menjadi bukti dari usaha keras dan dedikasi yang telah saya lakukan, tetapi juga sebuah penghargaan bagi semua orang yang telah mendukung dan memotivasi saya selama ini. Kejuaraan ini tidak hanya memberikan saya pengalaman yang berharga dalam dunia olahraga, tetapi juga menjadi momen yang menginspirasi untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan.






 

Rabu, 05 Juni 2024

Memulihkan Jiwa dengan Zikir: Tinjauan Observasi di Pondok Tetirah Dzikir

Observasi ke Pondok Tetirah Dzikir 

📍Kuton, Tegaltirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 

Anggota kelompok : 

1. Putri Arumsari (22310410074)

2. Risa Jois Amara (22310410075)

3. Syahrul Risqi (22310410077)

4. Afni Ambar Sari (22310410124)

5. Muhammad Nurul Yulianto (23310420076)

Mata Kuliah : Psikologi Abnormalitas

Dosen Pengampu : FX. Wahyu Widiantoro S.Psi., MA


Kesehatan mental saat ini menjadi suatu hal yang sangat digaungkan dan menjadikan setiap orang aware akan hal ini. Dengan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental ini menjadikan banyak orang mulai peka akan kondisi mereka. Tidak jarang dari orang-orang yang mengalami kesehatan mental yang kemudian mendatangi ahli psikologis maupun mendatangi tempat rehabilitasi untuk bisa mengobati atau hanya sekedar menenangkan diri. Untuk mencari tahu mengenai tempat rehabilitasi, pada hari Rabu tanggal 29 Mei 2024, Kelompok kami yaitu Putri Arumsari, Risa Join Amara, Syahrul Risqi, Afni Ambar Wati, dan Muhammad Nurul Yulianto melaksanakan observasi di Panti Rehabilitasi Pondok Tetirah Dzikir yang lokasinya berada di Kuton, Tegaltirto, Kec. Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa.

Pondok ini merupakan sebuah pondok rehabilitasi yang mengkhususkan diri dalam menangani orang-orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), korban penyalahgunaan narkoba, dan masalah sosial lainnya seperti korban judi online serta kenakalan remaja. Dengan pendekatan spiritual yang kuat, pondok ini menawarkan harapan baru bagi mereka yang selama ini terpinggirkan oleh masyarakat.

Pondok Tetirah Dzikir hadir sebagai solusi alternatif bagi ODGJ dan individu dengan masalah sosial lainnya yang membutuhkan dukungan dan rehabilitasi. Dengan menggabungkan metode terapi dzikir seperti di pondok pesantren dengan terapi konvensional seperti konsultasi psikiater dan perawatan di rumah sakit, pondok ini berupaya memberikan perawatan holistik bagi para santrinya.

Pondok Tetirah Dzikir terletak di sebuah daerah yang tenang dan asri, jauh dari hiruk-pikuk kota. Lokasinya yang terpencil memberikan suasana yang kondusif bagi proses penyembuhan para santri. Bgitu memasuki area panti, pengunjung akan disambut dengan hamparan sawah yang membentang luas dan udara segar pedesaan. Bangunan utama panti terbuat dari kayu jati yang kokoh dengan beberapa bangunan pendukung di sekitarnya. Kebersihan dan kerapian sangat terjaga di seluruh area panti.

Pondok ini dikelola oleh sebuah yayasan sosial yang peduli dengan masalah kesehatan mental dan rehabilitasi. Yayasan ini bekerja sama dengan tenaga profesional seperti psikiater, psikolog, dan terapis dalam memberikan perawatan terbaik bagi para santri.

Pondok Tetirah Dzikir menerapkan metode rehabilitasi yang holistik, dengan menekankan pada aspek spiritual melalui kegiatan dzikir dan ibadah, serta aspek terapi konvensional jika diperlukan. Para santri dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif untuk mengisi waktu luang mereka, seperti pertanian, kerajinan tangan, dan olahraga. Bagi santri yang masih mengalami kekambuhan, mereka akan ditempatkan di ruang isolasi untuk menjaga keamanan mereka dan santri lainnya. Jika kekambuhan tidak dapat ditangani di pondok, santri akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Proses rehabilitasi dimulai sejak santri terdaftar di pondok ini. Setiap santri memiliki penanggung jawab dari keluarga mereka, yang berkomitmen untuk mendukung proses penyembuhan. Pondok ini hanya menerima santri laki-laki, dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif dan aman bagi proses penyembuhan.

Pondok Tetirah Dzikir merupakan contoh nyata dari upaya untuk memberikan perawatan yang komprehensif dan bermartabat bagi individu dengan gangguan jiwa dan masalah sosial lainnya. Dengan menggabungkan pendekatan spiritual dan terapi konvensional, pondok ini menawarkan harapan baru bagi mereka yang selama ini terpinggirkan oleh masyarakat. 

Kamis, 30 Mei 2024

Esai 6 psikologi Inovasi : "Lakukan Perubahan Diri" Puji Astutik (21310410164)

 

 PERUBAHAN DIRI LEWAT OLAHRAGA JOGGING

YANG MURAH DAN MUDAH

Puji Astutik

NIM : 21310410164

Esai 6 : Lakukan Perubahan Diri

Psikologi Inovasi

Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta MA


Kebiasaan merupakan cara bertindak yang diperoleh melalui belajar secara berulang-ulang, yang pada akhirnya menjadi menetap dan bersifat otomatis (Djaali, 2015). Sekitar 7 tahun lalu ketika masih di Jakarta saya punya aktivitas cukup padat namun kebiasaan cukup baik . Saya mengisi hari libur di akhir pekan dengan aktivitas fisik berjalan kaki di sekitaran kost atau mengikuti kegiatan lain dari satu tempat ke tempat lain yang mengharuskan berjalan kaki setelah naik trans Jakarta atau bis kecil yang saya tumpangi sehingga otomatis terjadi aktivitas gerak tubuh. Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi sekarang, lima tahun tinggal di jogja dengan rutinitas cukup padat dari pagi hingga sore ditambah  jadwal kuliah membuat saya jarang melakukan aktivitas gerak ataupun berolahraga. Hari liburpun diisi dengan beristirahat atau mengerjakan tugas kuliah/pekerjaan. Capek dan kurang waktu yang menjadi tameng alasan saya.  

Kurangnya aktivitas gerak ini ternyata menimbulkan permasalahan. Pertama dari lonjakan berat badan yang sempat mencapai 60 kg dalam kurun 5 tahun terakhir, sekarang 57 kg. Padahal dahulu berat badan stabil di angka 47-49 kg. Kondisi fisik juga lebih mudah lelah, mudah mengantuk, dan kurang fokus. Saya menyadari bahwa aktivitas fisik ini ternyata berpengaruh pada kondisi fisik dan psikologis saya. Secara umum waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas fisik tidak hanya terkait dengan tubuh yang lebih sehat tetapi juga dengan pikiran yang lebih sehat (Hilman et al., 2008). Hal ini mendasari saya untuk berubah ke arah lebih baik. Perubahan bukanlah suatu hal yang bisa ditunggu namun merupakan kesempatan yang diambil lalu diniatkan dan diusahakan dengan komitmen kuat. Perubahan merupakan suatu kesempatan serta peluang untuk menuju ke arah yang lebih baik sehingga setiap individu harus memiliki kemampuan dan dapat mengantisipasi serta menghadapi perubahan itu sendiri (Mahdadela, 2017).

Bentuk perubahan atau inovasi diri yang saya lakukan adalah mulai membentuk kebiasaan perilaku jogging. Inovasi tidak hanya terbatas pada benda atau barang hasil produksi, tetapi juga mencakup sikap hidup, perilaku, atau gerakan-gerakan menuju proses perubahan di dalam segala bentuk tata kehidupan masyarakat (Pervaiz K. Ahmed and Charles D. Shepherd, 2010). Saya memilih jogging karena murah, mudah dan waktunya fleksibel.

Berikut adalah laporan dan rincian kegiatan jogging yang saya lakukan selama 8 minggu terakhir ini beserta suka dukanya. Jogging saya lakukan 1 x dalam seminggu.

Tabel 1: Laporan Kemajuan Kegiatan Jogging       

M

1

2

3

4

5

6

7

8

W

60

67

64

70

72

70

69

72

J

3

3,2

3,1

3,3

3,4

3,4

3,3

3,5

Catatan: M = Minggu ke-n, W = Waktu dalam menit, J = Jarak dalam Km.



Jogging 1 : Kamis, 4 April 2024 pukul 05.05-06.05 jarak 3 km. Rute dari kost di jl Kalimantan-Jl Nglempongsari. Saat jogging pertama ini sebenarnya cukup enggan karena momen puasa rasanya tidak ingin melakukan aktivitas fisik namun malam sebelumnya terpacu oleh semangat dari dosen kami, ibu Arundati Shinta bahwa puasa bukan merupakan penghalang. Saya jogging dengan banyak diselingi jalan karena masih belum begitu kuat untuk pernafasan.  Setelahnya di hari yang sama saya melakukan push up 5 kali.

Jogging 2 : Jum’at, 12 April 2024 pukul 04.50-05.57 jarak 3,2 km. Saya lakukan saat momen setelah lebaran di Ngawi. Rutenya dari rumah saya di dsn bayem taman sampai gereja Jawi Wetan di dsn mojorejo. Pada jogging kedua ini saya ditemani ibu saya. Selain sebagai penyemangat, beliau saya minta untuk mengambil dokumentasi kegiatan jogging yang saya lakukan. Lingkungan desa yang asri membuat jogging kian menyenangkan. Meski saat jogging saya memakai pakaian gamis namun saya tidak kesulitan saat berlari dan bersemangat mengikuti ibu saya yang larinya lebih cepat. Setelahnya saya push up sebanyak 8 kali.

Jogging 3 : Sabtu, 20 April 2024 pukul 05.15-06.19 jarak 3,1 km. Rute jl Kalimantan-Haus Jl Palagan. Pada jogging kali ini kondisi belum sepenuhnya fit setelah sakit kurang lebih 5 hari. Namun saya memaksa diri berolahraga karena saya sadar kegiatan perubahan ini perlu komitmen dan tentunya dengan harapan akan membuat kondisi badan menjadi lebih fit. Saya jogging dengan beberapa kali jeda untuk berjalan. Setelahnya di kost saya push up sebanyak 11 kali.

Jogging 4 : Sabtu, 27 April 2024 pukul 05.10-06.20 jarak 3,3 km. Rute jl Kalimantan-Indomart Jl Palagan. Pada jogging ini, benar-benar harus melawan rasa capek karena aktivitas pekerjaan dan kuliah pada pekan itu yang padat, namun mengingat bahwa kegiatan ini tidak boleh terputus. Jogging diselingi jeda berjalan kaki beberapa kali dan rasanya tentu saja cukup lelah. Setelah jogging saya push up sebanyak 14 kali.

Jogging 5 : Jum’at, 3 Mei 2024 pukul 05.00-06.12 jarak 3,4 km. Rute jl Kalimantan-Toko Prestasi Jl Palagan. Pada jogging kali ini, lebih merasa ringan karena sudah melakukannya beberapa kali. Rasanya tidak seberat saat awal-awal serta belum bisa full jogging masih diselingi berjalan. Setelah jogging push up sebanyak 17 kali.

Jogging 6 : Kamis, 9 Mei 2024 pukul 04.50-06.00 jarak 3,4 km. Rute jl Kalimantan-Toko Prestasi Jl Palagan. Jogging kali ini saya lakukan lebih pagi jadi kondisi jalanan masih sepi dan udara sangat segar. Jogging masih diselingi jeda berjalan. Di hari yang sama push up 20 kali.

Jogging 7 : Kamis, 16 Mei 2024 pukul 05.20-06.29 dengan jarak 3,3 km. Rute jl Kalimantan-Indomart Jl Palagan . Masih belum full jogging masih diselingi berjalan beberapa kali saat lelah. Setelahnya push up sebanyak 23 kali.

Jogging 8 : Kamis, 23 Mei 2024 pukul 05.10-06.22 dengan jarak 3,5 km. Rute jl Kalimantan-Jembatan dekat Superindo Palagan. Pada jogging kali ini rasanya semakin ringan bagi saya meski masih ada jeda berjalan. Bisa menikmati udara dan kondisi pagi yang tenang dan sejuk rasanya menyegarkan. Setelahnya di hari yang sama push up sebayak 26 kali.

Perubahan diri yang saya lakukan selama 8 minggu secara konsisten ini sangat berkaitan dengan psikologi inovasi. Dalam psikologi inovasi cara untuk inovatif adalah berani beresiko (berubah). Pada kegiatan jogging secara konsisten ini saya berani melawan rasa malas setiap pagi untuk perubahan diri lebih positif dibanding masa lampau. Dampak perubahan paling jelas adalah kesadaran saya untuk benar-benar ingin melanjutkan kegiatan ini minimal 1 x setiap minggunya. Saya juga merasa lebih bugar dengan kondisi mood, pikiran serta kualitas tidur yang lebih baik di hari saya jogging. Jogging bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh serta meredakan stress (Sari et al., 2020). 

 

Daftar Pustaka

Ahmed, Pervaiz K, & Shepherd, Charles D. (2010). Innovation Management. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Djaali. (2015). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara

Hilman CH, Erickson KI, Kramer AF. (2008). Be smart, exercise your heart: Exercise effects on brain and cognition. Nature Reviews Neurroscience, 9(1) : 58-65

Mahdadela. (2017). Perubahan Perilaku Masyarakat Dalam Kesejahteraan Sosial. Jurnal Sosiamedia, 1(1), 77-79.

Sari, A. S., Wibowo, A. T., & Gupita, E. C. (2020). Workout From Home Sebagai Aktivitas Mahasiswa Menjaga Kebugaran Jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani (Jpj), 1(2).