Jumat, 20 Desember 2024

Essay 5 : Perubahan Diri_RIZAL EFENDI_22310410045

 MEMULAI KEMBALI KEBIASAAN POSITIF SETELAH VAKUM 3 TAHUN

PSIKOLOGI INOVASI

ESAI 5- LAKUKAN PERUBAHAN DIRI

DOSEN PENGAMPU: Dt., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.



RIZAL EFENDI

22310410045

Psikologi SJ

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

2024



Dalam hidup tentu kita diwajibkan banyak melakukan hal-hal positif. Salah satunya ialah merubah diri ke arah positif merupakan salah satu langkah meningkatkan kualtias pribadi. Dalam hal ini, hal positif yang saya lakukan ialah mengembalikan kebiasaan lama yaitu jogging. Dulu tepatnya saat masih duduk di bangku SMA dalam seminggu saya jogging 4-5 kali dalam seminggu. Ini berhubungan dengan cita-cita saya dulu yaitu menjadi tentara tentu harus menggenjot fisik. Karena cita-cita saya pupus sehingga kebiasaan itu lama-lama hilang. 3 tahun berlalu, saat ini saya ingin mengembalikan kebiasaan tersebut. Ini saya perlu lakukan karena saya merasa lebih sehat dan lebih bahagia waktu dulu ketimbang sekarang. Hal ini sangat mempengaruhi fisik dan psikologis saya kini mengembangkan ketahanan mental saya, karna dengang jogging saya mulai bisa mengatasi rasa malas. Selain mengembangkan ketahan mental kegiatan jogging ini juga menjadikan stress dan emosi saya terkendali karena dengan jogging membantu mengutangi tingkat kortiso/ hormone stress, akibatnya saya menjadi lebih mampu menghadapi tekanan.

Berikut catatan jogging 8 minggu yang telah dilakukan

Minggu

Jarak (Km)

Durasi (Menit)

1

2,06

11.43

2

1,94

13.28

3

2,33

13.10

4

2,93

17.40

5

3,05

18.27

6

3,06

18.02

7

3,22

19.23

8

3,56

19.43

 



Minggu ke-1 saya mampu berlari sejauh 2,06 Km dengan durasi 11.43 menit. Untuk hasil ini setelah 3 tahun tidak berlari sudah cukup membuat saya puas. Untuk awal juga supaya otot dan badan tidak terlalu sakit karena durasi off berlari selama 3 tahun. Kebiasaan ini juga butuh waktu supaya badan bisa menyesuaikan seperti saat dulu.

Minggu ke-2 saya hanya berlari sejauh 1,94 Km dengan durasi waktu 13.28 menit. Pada minggu ke-2 saya mengalami penurunan karena kondisi otot kaki yang tidak fit efek dari terlalu lama off berlari. Namun dengan kondisi kaki lumayan sakit hasil ini juga sudah membuat saya puas.

Minggu ke-3 dan ke-4 masing-masing saya berlari sejauh 2,33 Km dan 2,93 Km dengan durasi waktu 13.10 menit dan 17.40 menit. Pada minggu ke-3 dan ke-4 ini kaki saya sudah mulai terbiasa sehingga saya mampu lari lebih jauh dengan durasi yang lebih sedikit.

Minggu ke-5 dan ke-6 perbedaan jarak lari saya hanya 1 meter yaitu 3,05 Km dan 3,06 Km. Namun durasi yang saya butuhkan lebih sedikit di minggu ke-6 yaitu pada minggu ke-5 18,27 menit dan minggu ke-6 18.02 menit. Hasil ini sudah membuktikan peningkatan yang sangat terlihat dari jarak dan durasi yang saya hasilkan.

Minggu ke-7 dan ke-8 saya terus berlari lebih jauh lagi karena dulu saya mampu berlarii 3,6 Km hanya dengan durasi waktu 12 menit. Setiap minggu terus termotivasi dengan jarak dan durasi tempuh dulu walaupun masih belum seperti dulu namun saya tidak Lelah mengembalikan kebiasaan positif ini. Minggu ke-7 dan ke-8 jaraknya yaitu 3,22 km dan 3,56 km dengan durasi waktu 19.23 menit dan 19.43 menit.

Kesimpulan dari tulisan ini ialah jangan takut memulai Kembali kebiasaan lama apalagi hal itu adalah hal yang positif. Berlari atau jogging sudah cukup untuk kegiatan olahraga mingguan seperti diri kita ini yang sudah sibuk kuliah dan bekerja. Jogging selain menyehatkan badan juga mampu meningkatkan aspek lain seperti psikologis dan mental. Jika badan sehat, psikologi dan mental sehat maka kita akan hidup lebih baik dan bisa berinvestasi utuk hari tua supaya tidak mudah sakit.


0 komentar:

Posting Komentar