Jumat, 20 Desember 2024

Psi.Inovasi : E5 _ Perubahan Diri ( Ilma Putri Andriasih _ 22310410059)

PSIKOLOGI INOVASI

E-4 PARUBAHAN DIRI


OLAHRAGA TERATUR SELAMA 8 MINGGU EFEKTIF TURUNKAN BERAT BADAN”





DOSEN PENGAMPU: Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.

 

ILMA PUTRI ANDRIASIH 

22310410059


FAKULTAS PSIKOLOGI  
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA


Olahraga adalah aktivitas fisik yang direncanakan dan disengaja, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik serta memberikan hiburan baik bagi pemain maupun penonton. Kegiatan ini dapat bersifat kompetitif atau rekreatif, melibatkan keterampilan fisik dan mental, serta diatur oleh aturan tertentu. Olahraga juga berfungsi untuk menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memperbaiki kondisi fisik secara keseluruhan. Terdapat berbagai jenis olahraga, termasuk olahraga modern dan tradisional, yang dapat dilakukan secara individu atau dalam tim.


Berolahraga secara teratur membawa banyak perubahan positif bagi kesehatan fisik dan mental. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Meningkatkan Kesehatan Jantung: Olahraga membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi risiko penyakit jantung.
  • Mengontrol Berat Badan: Aktivitas fisik membakar kalori dan mencegah penumpukan lemak, sehingga membantu menjaga berat badan ideal.
  • Meningkatkan Rasa Percaya Diri: Melihat perubahan positif pada tubuh dapat meningkatkan citra diri dan kepercayaan diri.
  • Mengurangi Stres dan Depresi: Olahraga merangsang produksi endorfin, yang dapat memperbaiki suasana hati dan mengurangi kecemasan.
  • Meningkatkan Kualitas Tidur: Aktivitas fisik membantu tidur lebih nyenyak dengan mengurangi stres.


Selama delapan minggu terakhir, saya telah berkomitmen untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh melalui rutinitas olahraga yang teratur. Setiap minggu, saya berolahraga dua hingga tiga kali, memilih antara jogging dan bersepeda sebagai aktivitas utama.

  • Minggu Pertama hingga Ketiga di bulan September : Memulai perjalanan di minggu-minggu awal, saya merasa sedikit kesulitan menyesuaikan diri dengan rutinitas baru ini. Namun, semangat untuk meningkatkan kesehatan mendorong saya untuk terus melangkah. Saya mulai dengan jogging di sekitar kompleks perumahan, menikmati udara segar dan pemandangan yang indah. Biasanya saya memulai jogging di pagi hari mulai pukul 05.00 saat hari masih gelap dan berakhir 06.00 sudah termasuk pemanasan dan merenggangkan tubuh.Sekitar tempat olahraga saya sangat segar udaranya dan pemandangan yang sangat indah di pagi hari saya dapatkan. 




  • Minggu Keempat hingga Keenam di bulan September - Oktober : Meningkatkan Intensitas memasuki minggu keempat, saya mulai merasakan peningkatan stamina. Saya bisa jogging lebih lama dan lebih cepat dibandingkan minggu-minggu sebelumnya yang biasanya hanya 30 - 45 menit menjadi sekitar 1 jam. Bersepeda juga menjadi lebih menyenangkan,  saya mulai menjelajahi rute-rute baru yang lebih jauh.  





  • Minggu Ketujuh hingga Kedelapan di bulan Oktober : Merasakan manfaat  minggu ketujuh dan kedelapan, manfaat dari rutinitas olahraga ini mulai terasa nyata. Saya merasa lebih bertenaga dan mood saya juga meningkat. Selain itu, berat badan saya sedikit menurun dan tubuh terasa lebih kencang. Saya juga mulai menikmati prosesnya setiap langkah saat jogging dan setiap kayuhan saat bersepeda menjadi momen yang berharga bagi diri sendiri.


Iseng iseng pada minggu kedelapan pada tanggal 20 dan 22 oktober saya mencoba menggunakan aplikasi running untuk mengetahui secara detail seberapa lama saya berolahraga , saat itu saya sedang jogging pagi bersama teman saya di mandala krida dan mendapat grafik pada tanggal 20 saya berlari sejauh 5,05km dengan waktu 47.56menit dan pada tanggal 22 oktober saya berlari 5.11km dengan waktu tempuh 49.11 menit. Masih di rata rata 45km/jam. 




 



Hasil yang sangat terlihat dari olahraga ini saya mengalami perubahan berat badan, dari sebelum berolahraga berat saya 67.8kg lalu setelah 8 minggu berat saya 61.6kg, tidak terlalu banyak turun namun sudah cukup terlihat dalam kurun waktu yang belum terlalu lama. 


Hanya saja olahraga 8 minggu berturut - turut ini juga tidak semulus yang dibayangkan, perlu konsistensi melawan rasa malas, belum lagi jadwal pekerjaan yang terlalu padat hingga harus curi curi waktu berolahraga dan bekerja serta menyisihkan waktu untuk beristirahat. Belum lagi cuaca yang di akhir tahun pasti tidak menentu, kadang panas sekali kadang disertai dengan hujan, harus pandai pandai mengatur waktu olahraga agar badan tidak drop karena kelelahan atau karena sakit akibat cuaca. 


Perjalanan olahraga selama 8 minggu ini bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang mental dan emosional. Saya belajar pentingnya konsistensi, disiplin, dan dukungan sosial dalam mencapai tujuan kesehatan. 


Daftar pustaka: 

Santika, I. G. P. N. A. (2016). Pengukuran Tingkat Kadar Lemak Tubuh Melalui Jogging Selama 30 Menit Mahasiswa Putra Semester IV FPOK IKIP PGRI Bali Tahun 2016. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 2(1), 89-98.


Saputra, S. A. (2020, November). Menjaga imunitas dan kesehatan tubuh melalui olahraga yang efektif. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara III (pp. 33-42).


Yuliatin, E., & Noor, M. (2012). Bugar dengan olahraga. Pt Balai Pustaka (Persero).



0 komentar:

Posting Komentar