Perubahan Diri Melalui Olahraga Jalan Pagi Selama 10 Minggu
ESSAY
5 BERPERILAKU PERUBAHAN DIRI
DOSEN
PENGAMPU: Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.
Dwita
Astria Bagre
21310410014
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
NOVEMBER
– 2024
Dalam Kehidupan Sehari-hari Kita tidak akan jauh dari Sebuah
Aktivitas yang namanya Olahraga. Olahraga telah lama dikenal sebagai salah satu
cara untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental bagi kepribadian seseorang. Di
antara berbagai jenis olahraga, saya memilih jalan pagi dengan menempuh 7Km dalam
Seminggu untuk Jalan Pagi jika saya bangun tepat waktu untuk melakukan olahraga
tersebut. Sehingga waktu yang saya tentukan sesuai dengan hari dimana sayang
akan melakukan aktivitas olahraga.
Minggu Awal: Mengatasi
Rasa Malas dan Rasa Ngantuk dengan Melakukan Olahraga Jalan Pagi.
Pada minggu-minggu pertama, tantangan terbesar adalah melawan rasa
malas dan rasa ngantuk, karena harus jalan pagi itu saya menjadwalkan bahwa
harus melakukan di jam 05:30 Pagi, tapi selalu bangun di jam 06:00 bahkan jam
06:45, Sehingga saya masih merasa mengantuk dan tidak ingin untuk melakukan
olahraga tersebut. Tubuh yang belum terbiasa bergerak di pagi hari sering kali
terasa lemas apalagi udara pagi hari yang dingin. Namun di Minggu kedua dan
ketiga saya menggunakan alarm agar bangun tepat waktu dan bisa melakukan
olahraga tersebut, saya jalan menyusuri jalanan sehingga bisa memilih sunrise
di banyak tempat, apalagi di alam Papua yang begitu indah.
Secara fisik, tubuh saya mulai merasakan manfaatnya, ketika sudah
menjalankan beberapa Minggu jalan pagi, tubuh terasa sehat, proses Pencernaan
dan pernapasan sangat baik. Meski pada awalnya terasa sulit, menyelesaikan jalan
pagi begitu terasa enak namun lama kelamaan saya juga merasakan capek dan
lelah, setelah beberapa saat berjalan, sehingga saya juga tidak menyelesaikan jalan
pagi dengan perkiraan saya apakah bisa melebihi 7km atau Bahakan kurang dari
7km.
Minggu Tengah: Terbiasa
dan Komitmen
Kemudian saya
mencoba untuk tidak putus-putus dalam melakukan olahraga jalan pagi, namun
dalam beberapa Minggu saya jalan pagi tapi selalu cepat merasakan kecapean,
sehingga kadang berhenti untuk tidak melanjutkan olahraga, namun saya berusaha
untuk terbiasa melakukan olahraga jalan pagi,
dan saya berusaha untuk komitmen agar dapat menyelesaikan tugas kuliah
psikologi inovasi dari dosen saya agar saya dapat menyelesaikan tugas yang
diberikan, karena ketika kita melakukan sesuatu secara terus menerus maka kita
akan terbiasa dan bisa berkomitmen dalam olahraga jalan pagi, dimana selalu
memberikan kebugaran tubuh menjadi lebih baik dan sehat.
Minggu Akhir: Kegigihan
dan Kesiapan Mental
Pada minggu ke-5 hingga ke-8 saya sudah mulai merasa cukup karena
sudah mencapai target yang ada pada tugas yakni 8 Minggu berolahraga, namun
saya berusaha untuk terbiasa sehingga saya menambah 2 Minggu lagi dalam
melakukan olahraga tersebut yakni jalan pagi dan genap menjadi 10 Minggu karena
merasa kegigihan dan juga Kesiapan Mental bagi saya, dari segi emosional saya
juga merasakan bosan dan lelah, tapi di setiap moment saya mengabadikan foto
ketika jalan pagi, dan mendapatkan foto pemandangan yang sangat indah.
Perubahan pada diri saya sendiri melalui langkah-langkah kecil yang konsisten.
Rasa syukur atas kesehatan dan kemampuan untuk terus berlari juga semakin
meningkat, sehingga bisa menyeimbangkan jalan sehat saya dan juga sambil
berfoto-foto.
Sehingga proses yang saya alami dalam 10 Minggu ini adalah kesiapan
mental dan fisik yang sedang kita alami, merasa malas, merasa ngantuk, dan
merasa bosan dengan aktivitas olahraga yang kita lakukan namun semua memberikan
tekanan yang positif dengan mendapatkan tubuh yang sehat, bisa berproses dari
yang malas gerak akhirnya bisa bergerak, dan sering untuk rutin berolahraga.







0 komentar:
Posting Komentar