Sabtu, 21 Desember 2024

E5 PERUBAHAN DIRI MELALUI OLAH RAGA OLEH MUHAMMAD ZULFAN IMRON 24310420019

ESSAY 5 PSIKOLOGI INOVASI

PRILAKU PERUBAHAN DIRI

DOSEN PENGAMPU: Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.

Muhammad zulfan imron

24310420019

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

2024


Perkembangan diri adalah suatu proses yang kompleks yang mencakup perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, baik fisik, mental, maupun sosial. Menurut Supratiknya (2018), perkembangan diri melibatkan penyesuaian dan peningkatan kualitas hidup seseorang yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk lingkungan sosial, pengalaman, dan aktivitas fisik. Dalam konteks ini, aktivitas fisik yang terstruktur dapat menjadi salah satu alat yang efektif untuk mendorong perkembangan diri, tidak hanya dari segi kebugaran fisik, tetapi juga dalam meningkatkan ketahanan mental, disiplin, dan motivasi diri (Setiawan, 2020).

Push-up adalah salah satu latihan fisik yang sederhana namun efektif dalam melatih kekuatan otot tubuh bagian atas dan daya tahan fisik. Latihan ini memiliki potensi besar  untuk  memperlihatkan bagaimana seseorang dapat mengalami perkembangan diri melalui tantangan fisik yang dilakukan secara teratur. Sebagai kegiatan yang melibatkan kekuatan fisik dan ketahanan mental, push-up juga mempengaruhi aspek psikologis individu seperti ketekunan dan kepercayaan diri (Setiawan,

2020). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana  perkembangan repetisi  push-up  selama  delapan  minggu dapat mencerminkan perkembangan diri individu baik secara fisik maupun psikologis

Penelitian ini menggunakan data dari catatan repetisi push-up yang dilakukan oleh individu selama delapan minggu berturut-turut. Dalam konteks ini, data yang digunakan berupa jumlah repetisi push-up yang tercatat setiap minggunya, yang mencerminkan perkembangan fisik individu seiring waktu. Menurut Hasanah (2021), pengumpulan data repetisi dalam latihan fisik merupakan salah satu cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi tingkat kemajuan dalam pengembangan diri melalui aktivitas fisik.


Data yang tercatat adalah sebagai berikut:

No/Minggu

1

2

3

4

5

6

7

8

Repetisi

20

23

25

25

20

30

30

38

Setiap minggu, individu diminta untuk melakukan push-up sebanyak mungkin dalam satu set, dan jumlah repetisi yang tercatat menjadi indikator perkembangan fisik individu tersebut. Penggunaan data repetisi dalam  penelitian ini  merujuk  pada  penelitian  Sutrisno  (2019),  yang menyatakan bahwa aktivitas fisik yang terstruktur dapat digunakan untuk memantau dan mengukur perubahan dalam kekuatan otot dan ketahanan tubuh individu secara kuantitatif.

Dalam analisis ini, data repetisi akan dianalisis untuk melihat pola perkembangan fisik dan juga faktor psikologis yang mempengaruhi fluktuasi dalam jumlah repetisi yang dilakukan. Fluktuasi tersebut dapat mengindikasikan adanya perubahan dalam motivasi, ketekunan, dan adaptasi psikologis terhadap tantangan yang dihadapi selama latihan. Sebagai tambahan, referensi dari  Sutrisno (2019) menggarisbawah pentingnya aspek psikologis seperti ketahanan mental dalam menentukan hasil yang ingin dicapai dalam latihan fisik yang teratur

Perkembangan diri melalui latihan fisik, seperti repetisi push-up, tidak hanya mencerminkan kemajuan fisik tetapi juga menunjukkan dinamika psikologis yang mendalam. Meskipun ada fluktuasi dalam jumlah repetisi pada minggu-minggu tertentu, secara keseluruhan, data menunjukkan peningkatan signifikan dalam kekuatan fisik dan ketahanan mental individu. Proses ini menggarisbawahi pentingnya ketekunan, disiplin, dan motivasi dalam mencapai tujuan pengembangan diri. Selain itu, latihan fisik yang konsisten juga dapat meningkatkan kepercayaan diri individu, yang dapat berdampak positif pada aspek kehidupan lainnya.

Latihan fisik yang dilakukan secara rutin, sepertipush-up,  dapat menjadi alat yang efektif untuk memantau dan meningkatkan perkembangan diri. Dengan pendekatan yang terstruktur dan konsisten, individu tidak hanya dapat mencapai tujuan fisik  mereka tetapi juga mengembangkan kualitas psikologis yang penting dalam menghadapi tantangan hidup.

 

Hasanah, R. (2021). Peran Aktivitas Fisik dalam Pengembangan Diri dan

 

Kesehatan Mental. Jurnal Psikologi Indonesia, 45(2), 127-135. Setiawan, D. (2020). Pengaruh Latihan Fisik Terhadap Ketahanan Mental

dan Motivasi Diri. Penerbit Universitas Indonesia.

 

Sutrisno, E. (2019). Pengaruh Olahraga Terhadap Perkembangan Fisik dan Psikologis Individu. Jurnal Psikologi Terapan, 8(3), 215-223.

Supratiknya, W. (2018).  Psikologi Perkembangan: Teori  dan Aplikasi dalam Kehidupan Sehari-hari. Penerbit Salemba Empat.


0 komentar:

Posting Komentar