PARTISIPASI LOMBA LARI DI
BANTUL DAN DI KULONPROGO DALAM RANGKA HUT KABUPATEN BANTUL DAN HUT KABUPATEN
KULONPROGO
Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundhati Shinta,MA

Roda Yoni Manggala, 22310410086
Fakultas Psikologi
Universitas Prokalamasi 45
Partisipasi dalam Lomba Lari: Meningkatkan Semangat dan Kebersamaan
Lomba lari merupakan salah satu jenis kompetisi yang tidak hanya menguji
ketahanan fisik tetapi juga semangat juang, kedisiplinan, dan kebersamaan. Pada
tahun 2024, saya berkesempatan untuk mengikuti dua lomba lari yang sangat
berarti, yaitu lomba lari dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
Kabupaten Bantul pada tanggal 28 Juli dan lomba lari dalam rangka HUT Kabupaten
Kulonprogo pada tanggal 8 November. Kedua lomba tersebut memberi pengalaman
yang berharga, tidak hanya dalam hal prestasi olahraga, tetapi juga dalam
membangun semangat kebersamaan dan mempererat hubungan antar warga daerah.
Lomba Lari dalam HUT Kabupaten Bantul (28 Juli)
Lomba lari pertama yang saya ikuti adalah dalam rangka peringatan HUT
Kabupaten Bantul pada tanggal 28 Juli. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian
dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan ulang tahun kabupaten bantul.
Kegiatan ini menarik banyak peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar,
mahasiswa, hingga masyarakat umum. Adanya lomba lari ini tidak hanya menjadi
ajang untuk menguji kemampuan fisik, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat
tali persaudaraan sesama penggemar olahraga lari.
Persiapan saya untuk mengikuti lomba ini cukup matang. saya melakukan
latihan fisik secara rutin untuk meningkatkan stamina dan kecepatan. Hari H
lomba, suasana sangat meriah dan penuh semangat. Ribuan peserta berkumpul di
titik start, siap untuk berlari menempuh jarak 5km dan rute yang telah
ditentukan. Meskipun sempat merasa sedikit gugup, antusiasme dan dukungan dari
teman-teman serta para penonton di sepanjang rute lomba memberikan energi
positif.
Pada saat lomba dimulai, saya berusaha untuk menjaga tempo lari dan fokus
pada jalur yang harus saya tempuh. Di tengah perjalanan, meskipun mulai
merasakan kelelahan, saya berusaha untuk tetap melanjutkan lari dengan semangat
tinggi. Terlebih lagi, ketika mendekati garis finish, sorakan dan tepuk tangan
dari penonton semakin memberi dorongan motivasi agar saya tidak menyerah.
Meskipun saya tidak meraih posisi teratas, pengalaman mengikuti lomba ini
sangat berharga, karena saya berhasil menyelesaikan lomba dengan baik dan
merasakan kepuasan atas usaha yang telah saya lakukan.
Lomba Lari dalam HUT Kabupaten Kulonprogo (8 November)
Setelah lomba lari pertama di Kabupaten Bantul, saya kembali mendapat
kesempatan untuk berpartisipasi dalam lomba lari yang diselenggarakan dalam
rangka HUT Kabupaten Kulonprogo pada tanggal 8 November di Alun-alun Wates
Kulonprogo. Lomba ini juga diikuti oleh banyak peserta dari berbagai usia dan
latar belakang. Lomba ini merupakan bagian dari upaya untuk mempromosikan
olahraga dan kebugaran bagi masyarakat Kabupaten Kulonprogo.
Berbeda dengan lomba lari pertama, lomba kali ini memiliki rute yang sedikit
lebih jauh yaitu sekitar 5,8 km. Saya harus berlari melalui jalanan yang agak
gelap karena lomba ini dilaksanakan pada malam hari, yang tentu saja menambah
tingkat kesulitan dalam menyelesaikan lomba. Namun, pengalaman lomba sebelumnya
di Bantul memberi saya kepercayaan diri lebih. Saya kembali mempersiapkan diri
dengan latihan fisik yang lebih intensif dan menjaga pola makan serta istirahat
yang cukup.
Pada hari lomba, suasana kembali sangat meriah dan penuh semangat. Di
sepanjang rute, saya melihat banyak warga yang memberikan dukungan, baik berupa
sorakan maupun pemberian air minum ditambah ada tari tradisional yang dilakukan
di rute lari kami menambah energi poisitf saya dan dukungan masyarakat disepanjang
rute sangat berarti bagi saya, karena selain menjaga semangat, juga memberikan
rasa kebersamaan yang kuat antar peserta dan masyarakat setempat. Saya merasa
bangga dapat berpartisipasi dalam acara ini, tidak hanya untuk menguji
kemampuan diri sendiri, tetapi juga untuk mendukung gerakan olahraga yang
bermanfaat bagi kesehatan.
Meskipun kondisi fisik saya sempat mengalami kelelahan, saya kembali
berhasil menyelesaikan lomba dengan penuh perjuangan. Kali ini, meskipun saya
tidak berhasil mencapai posisi terdepan, saya merasa sangat puas karena bisa
menghadapi tantangan yang lebih berat dengan semangat yang tinggi. Pengalaman
ini mengajarkan saya pentingnya ketekunan dan kerja keras, serta bagaimana
merayakan setiap pencapaian kecil yang telah saya raih.
Refleksi dan Makna Partisipasi dalam Lomba Lari
Melalui partisipasi saya dalam lomba lari di kedua kabupaten tersebut, saya
belajar banyak hal. Selain meningkatkan kesehatan fisik, lomba lari ini juga
mengajarkan saya tentang semangat juang, disiplin, dan rasa kebersamaan. Setiap
kali berlari, saya menyadari bahwa setiap langkah yang saya ambil adalah
langkah menuju tujuan, bukan hanya dalam lomba, tetapi juga dalam hidup saya.
Saya juga belajar untuk lebih menghargai usaha dan pencapaian pribadi, meskipun
tidak selalu berada di posisi pertama.
Kegiatan ini juga memperkenalkan saya pada kekuatan komunitas. Di sepanjang
lomba, saya merasa didukung oleh banyak orang yang tidak saya kenal, yang
memberikan semangat dan motivasi. Dukungan tersebut membuat saya merasa bagian
dari sebuah komunitas yang lebih besar, yang saling membantu dan menghargai.
Hal ini sangat berharga, karena selain menjalin hubungan sosial, juga
menciptakan rasa kebersamaan yang kuat antar sesama peserta dan masyarakat.
Dengan mengikuti lomba lari di HUT Kabupaten Bantul dan Kulonprogo, saya
menyadari bahwa olahraga bukan hanya soal kompetisi dan kemenangan, tetapi juga
tentang proses dan pengalaman yang kita dapatkan sepanjang perjalanan.
Lomba-lomba ini memberikan saya banyak pembelajaran yang tidak bisa saya
dapatkan di tempat lain, dan saya berharap dapat terus berpartisipasi dalam
lomba-lomba serupa di masa depan, baik sebagai peserta maupun sebagai bentuk
dukungan bagi perkembangan olahraga di daerah saya.
Dokumentasi kegiatan lomba di
atas
1.
Hut Kabupaten Bantul


2. Hut Kabupaten Kulonprogo









0 komentar:
Posting Komentar