ESSAI 3 PSIKOLOGI INOVATIF : BERPERILAKU
INOVATIF SECARA NYATA
RODA YONI MANGGALA-22310410086-SP
BERPERILAKU
INOVATIF SECARA NYATA DENGAN MEMBUAT POT BUNGA DARI BOTOL PLASTIK BEKAS
DOSEN
PENGAMPU : Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.

RODA
YONI MANGGALA/22310410086
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNIVERSITAS
PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
OKTOBER/2024
Dalam kehidupan sehari-hari, sampah
plastik menjadi salah satu masalah yang cukup besar, terutama di negara-negara
berkembang. Banyaknya botol plastik yang dibuang sembarangan mengancam
kelestarian lingkungan dan ekosistem. Namun, di balik masalah tersebut, ada
peluang untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat dengan memanfaatkan barang
bekas, seperti botol air mineral. Saya, sebagai salah satu individu yang peduli
terhadap lingkungan, memutuskan untuk mengubah botol plastik bekas menjadi pot
tanaman yang menarik dan dapat digunakan kembali.
Kegiatan ini dimulai dengan kesadaran
akan pentingnya mengurangi sampah plastik di sekitar kita. Setiap hari, kita
sering melihat tumpukan botol plastik bekas yang terbuang begitu saja, padahal
bahan tersebut masih memiliki nilai guna yang luar biasa jika diproses dengan
kreatif. Ide untuk membuat pot dari botol air mineral muncul begitu saja ketika
saya berpikir tentang bagaimana cara mendaur ulang botol plastik yang ada di
sekitar rumah. Setelah itu, saya mulai mencari cara yang tepat untuk
mengubahnya menjadi barang yang bermanfaat.
Proses pembuatan pot dari botol bekas
ini cukup sederhana namun membutuhkan ketelitian. Pertama, saya mengumpulkan
botol air mineral bekas yang sudah tidak terpakai. Kemudian, saya
membersihkannya terlebih dahulu agar tidak ada kotoran atau sisa minuman yang
tertinggal. Setelah itu, saya memotong bagian atas botol dengan hati-hati,
membentuk pot sesuai ukuran yang diinginkan. Untuk memberikan sentuhan
estetika, saya juga mengecat pot-pot tersebut dengan warna-warna cerah, agar
terlihat menarik dan bisa dijadikan hiasan di rumah atau halaman. Beberapa pot
bahkan saya hias dengan tali rami atau kain untuk memberi kesan alami.
Dengan pot-pot yang sudah siap, saya
mulai memasarkan hasil karya saya di Facebook Marketplace. Saya memilih
platform ini karena kemudahan akses dan jangkauan pasar yang cukup luas. Di
Facebook Marketplace, saya memposting foto-foto pot yang sudah jadi beserta
deskripsi singkat mengenai bahan yang digunakan dan manfaat dari penggunaan pot
ini. Saya juga menekankan bahwa produk ini ramah lingkungan karena dibuat dari
barang bekas yang sebelumnya hanya menjadi sampah plastik. Dalam iklan
tersebut, saya menekankan pentingnya mendaur ulang dan mengurangi sampah
plastik dengan cara yang kreatif.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan
manfaat bagi lingkungan tetapi juga membuka peluang usaha baru. Saya merasa
bangga bisa berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik sekaligus memberikan
solusi bagi orang lain yang ingin memiliki pot tanaman yang unik dan ramah
lingkungan. Ke depannya, saya berharap dapat mengembangkan usaha ini lebih
besar lagi, memperkenalkan berbagai produk daur ulang lainnya, serta terus
mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang
kreatif dan menyenangkan.
Melalui pengalaman ini, saya semakin
yakin bahwa dengan kreativitas dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan,
kita dapat mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Semoga lebih banyak
orang yang terinspirasi untuk melakukan hal serupa, menciptakan peluang usaha
dari barang bekas, dan ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan bumi.

Berikut
foto hasil akhirnya






0 komentar:
Posting Komentar