Minggu, 22 Desember 2024

ESSAI 3 - Perilaku Inovatif - RODA YONI MANGGALA/22310410086 - SP

 

ESSAI 3 PSIKOLOGI INOVATIF : BERPERILAKU INOVATIF SECARA NYATA

RODA YONI MANGGALA-22310410086-SP

 

 

BERPERILAKU INOVATIF SECARA NYATA DENGAN MEMBUAT POT BUNGA DARI BOTOL PLASTIK BEKAS

DOSEN PENGAMPU : Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.

 

 

 

RODA YONI MANGGALA/22310410086

 

 

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

OKTOBER/2024

 

Dalam kehidupan sehari-hari, sampah plastik menjadi salah satu masalah yang cukup besar, terutama di negara-negara berkembang. Banyaknya botol plastik yang dibuang sembarangan mengancam kelestarian lingkungan dan ekosistem. Namun, di balik masalah tersebut, ada peluang untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat dengan memanfaatkan barang bekas, seperti botol air mineral. Saya, sebagai salah satu individu yang peduli terhadap lingkungan, memutuskan untuk mengubah botol plastik bekas menjadi pot tanaman yang menarik dan dapat digunakan kembali.

Kegiatan ini dimulai dengan kesadaran akan pentingnya mengurangi sampah plastik di sekitar kita. Setiap hari, kita sering melihat tumpukan botol plastik bekas yang terbuang begitu saja, padahal bahan tersebut masih memiliki nilai guna yang luar biasa jika diproses dengan kreatif. Ide untuk membuat pot dari botol air mineral muncul begitu saja ketika saya berpikir tentang bagaimana cara mendaur ulang botol plastik yang ada di sekitar rumah. Setelah itu, saya mulai mencari cara yang tepat untuk mengubahnya menjadi barang yang bermanfaat.

Proses pembuatan pot dari botol bekas ini cukup sederhana namun membutuhkan ketelitian. Pertama, saya mengumpulkan botol air mineral bekas yang sudah tidak terpakai. Kemudian, saya membersihkannya terlebih dahulu agar tidak ada kotoran atau sisa minuman yang tertinggal. Setelah itu, saya memotong bagian atas botol dengan hati-hati, membentuk pot sesuai ukuran yang diinginkan. Untuk memberikan sentuhan estetika, saya juga mengecat pot-pot tersebut dengan warna-warna cerah, agar terlihat menarik dan bisa dijadikan hiasan di rumah atau halaman. Beberapa pot bahkan saya hias dengan tali rami atau kain untuk memberi kesan alami.

Dengan pot-pot yang sudah siap, saya mulai memasarkan hasil karya saya di Facebook Marketplace. Saya memilih platform ini karena kemudahan akses dan jangkauan pasar yang cukup luas. Di Facebook Marketplace, saya memposting foto-foto pot yang sudah jadi beserta deskripsi singkat mengenai bahan yang digunakan dan manfaat dari penggunaan pot ini. Saya juga menekankan bahwa produk ini ramah lingkungan karena dibuat dari barang bekas yang sebelumnya hanya menjadi sampah plastik. Dalam iklan tersebut, saya menekankan pentingnya mendaur ulang dan mengurangi sampah plastik dengan cara yang kreatif.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan tetapi juga membuka peluang usaha baru. Saya merasa bangga bisa berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik sekaligus memberikan solusi bagi orang lain yang ingin memiliki pot tanaman yang unik dan ramah lingkungan. Ke depannya, saya berharap dapat mengembangkan usaha ini lebih besar lagi, memperkenalkan berbagai produk daur ulang lainnya, serta terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

Melalui pengalaman ini, saya semakin yakin bahwa dengan kreativitas dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, kita dapat mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Semoga lebih banyak orang yang terinspirasi untuk melakukan hal serupa, menciptakan peluang usaha dari barang bekas, dan ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan bumi.

 


Berikut foto hasil akhirnya

 

 

 

0 komentar:

Posting Komentar