Jumat, 20 Desember 2024

ESSAI PRESTASI PELAYANAN MASYARAKAT “PENGALAMAN MASYARAKAT DALAM MENANGANI KASUS BUNUH DIRI” PRASETYA ARI WIDODO_22310410009

“PENGALAMAN MASYARAKAT DALAM MENANGANI KASUS BUNUH DIRI”

PSIKOLOGI INOVASI

ESSAI PRESTASI PELAYANAN MASYARAKAT

DOSEN PENGAMPU: Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.

PRASETYA ARI WIDODO

22310410009

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

DESEMBER/2024

 

Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu tanggal 20 November 2024 di alas Bibis. Pada saat sore hari saya mendapat kabar yang mengejutkan, seorang warga tetangga desa saya dikabarkan tewas gantung diri di area alas Bibis dekat rumahnya. Kabar ini pun cepat tersebar, dan suasana di sekitar menjadi sangat tegang apalagi situasi sudah menjelang petang. Saya kemudian mencari kebenarannya apakah berita tersebut benar atau tidak. Setelah saya telusuri lokasi ternyata memang benar terjadi kejadian tersebut. Saya merasa sangat terkejut dan sedih, apalagi keluarga korban yang tampak sangat terpukul.

Segera setelah itu, beberapa warga sudah menghubungi BPBD dan Kepolisian untuk meminta bantuan. Saya tahu bahwa ini adalah situasi yang sangat berat, dan sebagai warga tetangga desa merasa perlu membantu meskipun kami tidak tahu pasti apa yang harus dilakukan.

Pada saat saya melihat anggota BPBD dan polisi datang mereka tampak agak kesulitan mencari akses ke lokasi dikarenakan aksesnya memang sulit dijangkau kendaraan. Akhirnya saya dan beberapa warga memberikan petunjuk jalan lewat jalur alternatif melewati bukit bibis. Setelah sampai dekat lokasi akhirnya petugas menuju ke lokasi kejadian dengan berjalan kaki kemudian  kami memberikan mereka ruang untuk bekerja. Beberapa dari kami diminta untuk menjaga ketertiban dan mengarahkan warga yang ingin melihat agar tidak mengganggu proses evakuasi. Kami juga membantu mengangkat beberapa alat yang dibutuhkan, seperti tangga dan alat pemotong untuk membuka tali yang digunakan korban.

Walaupun kami tidak ikut serta dalam evakuasi jenazah, kami merasa penting untuk mendukung tim yang bekerja. Kami tetap waspada dan memastikan semuanya berjalan lancar, serta memberi ruang kepada keluarga korban yang sedang berduka. Kami tahu bahwa situasi ini sangat emosional, jadi kami berusaha untuk menjaga agar keluarga tetap tenang dan tidak merasa terlalu terbebani.

Proses evakuasi berjalan dengan hati-hati karena cuaca pada saat itu hujan ringan dan perlu banyak penerangan. Tim Evakuasi sudah profesional dan memastikan jenazah korban ditangani dengan baik. Selama itu, kami berusaha memberi dukungan moral kepada keluarga yang sedang berduka dan membantu mereka merasa sedikit lebih tenang. Setelah tubuh korban sudah dilakukan evakuasi, petugas kemudian menyerahkan jenazah korban kepada keluarga korban dengan disaksikan oleh pihak lurah dan dukuh setempat. Dan kini, pihak keluarga korban sudah menerima kejadian itu sebagai musibah.

Pengalaman ini mengajarkan saya banyak hal, terutama tentang pentingnya saling membantu dalam situasi sulit. Meskipun kami hanya bisa membantu dengan cara yang sederhana, dukungan moral yang diberikan kepada keluarga korban sangat berarti. Kejadian ini mengingatkan kami untuk selalu peduli terhadap sesama, apalagi dalam keadaan yang penuh kesedihan seperti ini.

 

Sumber Referensi

https://jogja.polri.go.id/bantul/tribrata-news/online/detail/seorang-pria-warga-bantul-ditemukan-tewas-gantung-diri-di-alas-bibis.html

0 komentar:

Posting Komentar