Jumat, 20 Desember 2024

ESSAI 5 PERUBAHAN DIRI “MENGHADAPI TANTANGAN PERUBAHAN DIRI DALAM PROGRAM JOGGING 8 MINGGU” PRASETYA ARI WIDODO_22310410009

“MENGHADAPI TANTANGAN PERUBAHAN DIRI DALAM PROGRAM JOGGING 8 MINGGU”

PSIKOLOGI INOVASI

ESSAI 5 PERUBAHAN DIRI

DOSEN PENGAMPU: Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.

PRASETYA ARI WIDODO

22310410009 


FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

DESEMBER/2024


Selama 8 minggu terakhir, saya menjalani rutinitas olahraga jogging dengan tujuan untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus menguji kemampuan diri dalam beradaptasi dengan perubahan. Saya memulai kegiatannya dari tanggal 1 Oktober 2024 – 23 November 2024.  Setiap minggu, saya menargetkan nilai tambah yang terukur, baik dalam hal jarak, waktu, maupun performa secara keseluruhan. Perubahan yang saya alami selama 8 minggu ini tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga berhubungan erat dengan psikologi inovasi, di mana setiap tantangan yang saya hadapi mendorong saya untuk berpikir kreatif dan berinovasi dalam mengatasi hambatan.

Berikut ini adalah tabel laporan kemajuan dalam kegiatan jogging selama 8 minggu :

Pada minggu pertama, saya memulai jogging santai dengan jarak 4 km dalam waktu 60 menit. Meskipun awalannya lelah, saya merasa bangga bisa memulai kegiatan ini. Minggu kedua, saya menambah jarak menjadi 4.5 km dengan waktu 68 menit. Rasa percaya diri saya meningkat, karena tubuh saya mulai beradaptasi. Memasuki minggu ketiga, saya berfokus pada tempo jogging 5 km dalam waktu 73 menit. Saya mulai mengatur pernapasan dan teknik agar lebih efisien.

Minggu keempat, saya menambah jarak menjadi 5.5 km, dan dapat menyelesaikan dalam waktu 77 menit. Saya merasa tubuh saya semakin kuat, dan saya mulai berpikir lebih inovatif tentang cara menjaga stamina. Minggu kelima, saya fokus pada penyempurnaan teknik dengan jarak yang sama 5.5 km, kemudian saya dapat meneyelasikan lebih cepat 2 menit dari sebelumnya menjadi 75 menit. Minggu keenam, saya menambah jarak menjadi 6 km dengan waktu 81 menit, menguji daya tahan tubuh saya.

Pada minggu ketujuh, saya meningkatkan jarak jogging menjadi 6.5 km dan dapat diselesaikan dalam waktu 87 menit. Saya mulai menggabungkan ketahanan dan stamina dengan lebih baik. Akhirnya, pada minggu kedelapan, saya jogging dengan jarak yang sama dari sebelumnya yaitu 6.5 km saya dapat menyelesaikan dalam waktu 85 menit. Saya merasa lebih percaya diri dan lebih kreatif dalam mengatur strategi jogging. Setiap minggu membawa perubahan signifikan, baik fisik maupun mental, dan saya belajar bahwa inovasi dalam menghadapi tantangan adalah kunci untuk mencapai tujuan.

Tantangan utama dalam perubahan diri selama 8 minggu jogging antara lain:

1) Tantangan Fisik, menghadapi rasa lelah dan meningkatkan stamina serta ketahanan tubuh setiap minggu, terutama saat menambah jarak dan kecepatan.

2) Rasa Bosan, kebosanan karena rutinitas yang monoton, yang membuat saya merasa enggan untuk jogging. Solusinya adalah mencoba jalur baru dan variasi latihan.

3) Motivasi Mental, mengelola rasa malas dan tetap fokus pada tujuan meski hasil tidak selalu sesuai harapan. Saya belajar untuk menemukan cara agar tetap termotivasi, seperti menetapkan tujuan kecil setiap minggu.

4) Konsistensi, menjaga komitmen untuk meluangkan waktu jogging meski ada kesibukan atau rasa malas. Konsistensi ini menjadi kunci utama dalam mencapai perubahan.

Kesimpulan

Perubahan diri yang terjadi dalam program jogging selama 8 minggu ini, saya mengalami perubahan signifikan baik secara fisik maupun mental. Setiap minggu membawa nilai tambah yang terukur, dari peningkatan jarak hingga kecepatan. Melalui prinsip psikologi inovasi, saya belajar untuk terus beradaptasi, mencari cara-cara baru dalam mengatasi hambatan, dan mendorong diri untuk berkembang. Olahraga jogging tidak hanya meningkatkan kesehatan tubuh, tetapi juga membantu dalam pengelolaan stres, meningkatkan motivasi, dan memberikan rasa pencapaian diri.

Referensi :

Rahayu, I.T. (2016). Pengaruh Jogging Pagi Hari dan Malam Hari terhadap Kadar Asam Laktat pada Mahasiswa IKOR FIK UNNES.

Wulandari, S., & Nugroho, A. (2019). Pengaruh Olahraga Jogging terhadap Kebugaran Jasmani dan Kesehatan Mental. Jurnal Psikologi Olahraga, 7(2), 102-110.

0 komentar:

Posting Komentar