ESSAY 1: MERINGKAS JURNAL SAMPAH
Nama
: Wulan Rahmawati
NIM
: 24310410236
Kelas
: B
Mata
Kuliah : Psikologi Lingkungan
Dosen
Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.
Tugas : Essay 1 Meringkas Jurnal Sampah
|
Topik |
Faktor-Faktor
yang Mempengaruhi Perilaku Masyarakat dalam Membuang Sampah
Sembarangan. |
|
Sumber Jurnal |
Zaskia, I., Ikbal, M., & Lukman. (2025). Faktor yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam membuang sampah sembarangan di Kelurahan Rappang. Jurnal Publikasi Manajemen Informatika, 4(3), 266–277. https://doi.org/10.55606/jupumi.v4i3.4164 |
|
Permasalahan |
Permasalahan
yang dibahas adalah rendahnya perilaku masyarakat dalam membuang sampah pada
tempatnya. Permasalahan itu dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran masyarakat
yang dapat memperburuk kualitas lingkungan. Selain itu penanganan pemerintah khususnya di wilayah pedesaan juga masih bisa dikatakan belum maksimal sehingga menimbulkan
masalah kebersihan dan pencemaran di Kelurahan Rappang. Permasalahan lain yang terjadi dalam penelitian ini yaitu minimnya fasilitas TPS dan lemahnya tanggung jawab individu sehingga juga menjadi penyebab penumpukan sampah. |
|
Tujuan |
Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi
perilaku masyarakat dalam membuang sampah sembarangan di kelurahan Rappang kabupaten Sidenreng Rappang. |
|
Isi |
- Pada
penelitian ini membahas tentang perilaku membuang sampah sembarangan yang
dipengaruhi oleh faktor predisposing, enabling, dan reinforcing. - Adanya
kajian teoritis yang mencakup teori perilaku seperti Theory of Planned
Behavior dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku menurut Notoatmodjo. - Terdapat
hasil deskriptif menunjukkan faktor predisposing seperti pengetahuan, sikap, dan
keyakinan berada pada kategori sangat baik dengan persentase 83,8%.
Selanjutnya faktor enabling yaitu fasilitas, infrastruktur, dan jarak TPS 59,3%
dan faktor reinforcing yaitu adanya dukungan sosial, tekanan lingkungan, dan kebijakan 60,8% berada pada kategori cukup baik. - Terdapat
pembahasan dampak sampah yang tidak dikelola dengan baik terhadap kerusakan
ekologis dan resiko kesehatan serius serta adanya kesenjangan antara
pengetahuan dan tindakan nyata atas kesadaran masyarakat dalam mengelola
sampah. |
|
Metode |
Pada
metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis
faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku membuang sampah sembarangan di
Kelurahan Rappang. Sampel yang digunakan 86 responden dari 585 kepala
keluarga, dipilih menggunakan random sampling dan rumus Slovin. Data
dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan studi pustaka, lalu dianalisis
menggunakan SPSS dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda,
uji F, uji t, dan koefisien determinasi (R²). |
|
Hasil |
Hasil
penelitian menunjukkan: - Konstanta bernilai positif 9,147, yang bisa diartikan jika variabel independen (X₁, X₂, dan X₃) bernilai nol, perilaku masyarakat tetap sebesar 9,147. - Faktor Predisposisi (X₁) memiliki koefisien regresi 0,330 dan signifikansi 0,069 (< α = 0,10), menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perilaku membuang sampah sembarangan. Peningkatan pengetahuan, sikap, dan kepercayaan akan memperbaiki perilaku tersebut. - Faktor
Pemungkin (X₂) menunjukkan koefisien regresi 0,253 dengan signifikansi 0,040
(<0,10), mengindikasikan fasilitas memadai mendorong perilaku membuang
sampah yang benar. - Faktor
Penguat (X₃) memiliki koefisien regresi negatif -0,045 dan signifikansi
0,714, menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan terhadap perilaku
masyarakat. Dukungan sosial dan himbaun belum efektif untuk perubahan
perilaku. - Hasil
regresi menunjukkan indikasi R² sebesar 0,118, menjelaskan 11,8% variasi
perilaku masyarakat oleh faktor Predisposisi, Pemungkin, dan Penguat,
sementara 88,2% dipengaruhi faktor lain. |
|
Diskusi |
Penelitian
ini menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap dan keyakinan akan lebih menentukan
perilaku masyarakat dibanding dukungan sosial dan kebijakan yang ada.
Selanjutnya masih diperlukan edukasi untuk masyarakat, tidak hanya penyuluhan
saja tetapi juga tindakan nyata. Kemudian diperlukan adanya tambahan
fasilitas tempat sampah yang memadai dan pengawasan lingkungan agar
meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah
sembarangan. |







0 komentar:
Posting Komentar