Kamis, 07 Mei 2026

ESSAY 2: PLOGGING

 ESSAY 2: PLOGGING

 

Nama : Wulan Rahmawati

NIM : 24310410236

Kelas : B

Mata Kuliah : Psikologi Lingkungan

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.

Tugas   : Essay 2 Plogging

 

Pada era saat ini masalah kepedulian lingkungan termasuk sampah masih menjadi topik hangat yang selalu diperbincangkan oleh semua kalangan. Adanya permasalahan ini banyak kalangan pecinta lingkungan mulai melakukan kegiatan plogging. Kegiatan ini selain merubah gaya hidup sehat karena selain melakukan olahraga ringan yaitu jogging disertai dengan sesuatu hal yang bermanfaat yaitu peduli lingkungan dengan mengumpulkan sampah yang kita temui di jalan.

 

Dahulu plogging dilakukan oleh orangtua atau lansia yang peduli terharap lingkungan. Tetapi era ini bergeser karena maraknya public figure di dunia digital mulai banyak melakukannya. Plogging merupakan gabungan kata dari "jogging" atau berlari santai dan "plocka upp" bahasa Swedia yang berarti "mengambil".  Makna dari kata Plogging merupakan aktivitas berlari santai sambil memungut sampah yang berserakan di sekitar.

 

Pengalaman plogging ini mulai saya lakukan setiap hari libur agar selain olahraga juga dapat menyalurkan jiwa peduli lingkungan. Kegiatan ini saya mulai pada hari sabtu dan minggu dimana mulai dari lingkungan sekitar rumah hingga mengitari jalanan di wilayah Yogyakarta. Fenomena yang terjadi di jalan memang masih banyak sampah berserakan. Entah kurangnya kepedulian masyarakat atau sampah ini dianggap barang kotor yang hanya ditinggal begitu saja.

Photo diambil di sebelah pom bensin SPBU Pertamina Singosaren, Ringroad Selatan dekat Giwangan.


Pada plogging pertama saya mulai dari taman Ketandan Banguntapan ke arah selatan sampai terminal Giwangan. Jarak yang saya tempuh kurang lebih 5,4 km dengan durasi 1 jam 18 menit berjalan kaki dan lari-lari kecil. Plogging pertama saya lakukan pada hari sabtu tgl 2 mei 2026 ketika libur kerja. Sampah yang saya dapatkan lumayan cukup banyak sebanyak 2 kantong plastik karena di area ringroad banyak sekali sampah berserakan khususnya botol minum dan kantong jajan. Sampah yang saya dapatkan dipilah kemudian setelah terkumpul saya mencari dan tempatkan di bank sampah atau tempat sampah umum terdekat di titik terminal Giwangan untuk membuang sampah.

Photo diambil di jalan Sultan Agung Jejeran Pleret

Pada kegiatan ini saya mulai dengan mengumpulkan sampah satu persatu ke dalam kantong yang dibawa. Plogging kedua saya lakukan pada hari Minggu tgl 3 mei 2026 dimana untuk rute plogging saya mulai dari jl. Pleret selatan lapangan Jambidan sampai finish di pak Pong jl. Sultan Agung, jarak yang ditempuh 3,5 km dengan durasi kurang lebih 1 jam. Sampah yang saya dapatkan lalu dikumpulkan dan saya tempatkan di tempat sampah umum di jl. Sultan Agung.

 

Dalam perjalanan ketika plogging kedua ini saya bertemu dengan beberapa komunitas lansia yang melakukan hal yang sama. Mereka semangat bersama – sama melakukan kegiatan ini selain menjaga kesehatan juga mereka prihatin atas maraknya issue sampah yang ada di Yogyakarta ini. Mereka memberikan semangat juga kepada saya dan anak muda agar selalu peduli terhadap lingkungan sekitar. 


Harapan kedepan banyak warga Indonesia untuk semua kalangan dapat memulai hidup sehat dan peduli lingkungan dengan melakukan plogging. Hal ini karena plogging bermanfaat untuk menjaga kesehatan fisik dan juga menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan dan kesehatan. Mulai dari hal kecil yang dapat berdampak besar bagi diri sendiri, lingkungan dan kehidupan. Tanamkan jiwa peduli lingkungan dan gaya hidup sehat mulai saat ini dan dari diri sendiri.


0 komentar:

Posting Komentar