"Mengubah
Limbah Lilin dan Minyak Jelantah Menjadi Manfaat: Inovasi Aroma Terapi
DIY"
PSIKOLOGI INOVASI
E3-BERPRILAKU INOVATIF
DOSEN PENGAMPU: Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.
Sari
Rizka Yani
Nim : 22310410001
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
DESEMBER/2024
Permasalahan lingkungan saat ini menjadi salah satu isu yang
memerlukan perhatian serius. Salah satu penyumbang limbah adalah lilin bekas dan
minyak jelantah yang seringkali dibuang begitu saja setelah digunakan. Limbah
lilin ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengindikasikan
kurangnya kesadaran terhadap keberlanjutan. Dalam konteks psikologi inovasi,
tantangan ini menawarkan peluang untuk menciptakan solusi kreatif yang tidak
hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan manfaat tambahan, seperti
menghasilkan lilin aromaterapi yang menenangkan.
Dalam
psikologi inovasi, permasalahan seperti ini sering berkaitan dengan kurangnya
mindset kreatif dan ketidakmampuan individu untuk melihat peluang di balik
masalah. Hal ini menunjukkan pentingnya mengembangkan keterampilan berpikir
inovatif yang mampu mengubah masalah menjadi solusi bernilai. Selain itu,
perubahan kecil seperti mengolah limbah lilin dapat menjadi langkah awal untuk
membangun kebiasaan keberlanjutan dalam masyarakat.
Langkah-langkah pembuatan lilin aromaterapi
Mengubah
lilin bekas menjadi lilin aromaterapi adalah salah satu cara praktis untuk
berkontribusi pada lingkungan sekaligus menciptakan produk yang bermanfaat. Bahan-bahan
yang diperlukan dab langkah-langkahnya:
Persiapan
bahan dan alat
o Lilin bekas (potong kecil-kecil
untuk mempermudah pelelehan).
o Minyak esensial (lavender, lemon,
peppermint, atau aroma lain sesuai selera).
o Pewarna lilin (opsional).
o Sumbu lilin baru.
o Wadah tahan panas untuk cetakan.
o Panci kecil untuk double boiler.
Langkah-langkah
o Gunakan metode double boiler untuk
melelehkan lilin secara perlahan. Letakkan potongan lilin dalam wadah tahan
panas, lalu panaskan di atas air mendidih hingga lilin mencair sepenuhnya.
o Setelah lilin meleleh, tambahkan
pewarna jika diinginkan. Kemudian, teteskan minyak esensial (10-15 tetes) dan
aduk perlahan agar aroma tercampur merata.
o Tempelkan sumbu lilin di dasar wadah
dengan lem panas atau lilin cair. Pegang sumbu dengan tusuk sate atau sumpit
agar tetap tegak.
o Tuangkan lilin cair ke dalam wadah
secara perlahan. Biarkan lilin mengeras selama beberapa jam hingga padat
sepenuhnya.
o Setelah lilin mengeras, potong sumbu
yang terlalu panjang dan lilin aromaterapi siap digunakan.
Melalui
langkah sederhana ini, kita tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga
menciptakan produk yang membawa manfaat psikologis seperti relaksasi dan
kenyamanan. Dalam jangka panjang, inisiatif seperti ini dapat memotivasi
individu untuk terus menciptakan solusi inovatif dalam menjaga lingkungan.
Dengan demikian, inovasi kecil seperti lilin aromaterapi ini bisa menjadi
pemicu perubahan besar yang berdampak positif bagi manusia dan lingkungan.
Daftar
Pustaka
Fahlevi, D. R. (2019). Lilin Aromaterapi: Jenis,
Manfaat dan Cara Membuat. Jakarta: Puspa Swara.
Busalim, F., Rimantho, D., & Syafitri, A. (2023). Pembuatan
lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah di Pesantren Quran Wanita Al
Hikmah Bogor. JANATA, 3(1), 30-37.
Link penjualan : https://www.instagram.com/share/p/BAHSCPy8e3






0 komentar:
Posting Komentar