Jumat, 20 Desember 2024

ESSAI 3 – BERPERILAKU INOVATIF_ SHOFIA SALSABILA SUSWOYO_22310410062

 Sampah Bekas Online Shop Multifungsi

PSIKOLOGI INOVASI

ESSAI 3 – BERPERILAKU INOVATIF

DOSEN PENGAMPU : Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA.



 

SHOFIA SALSABILA SUSWOYO

22310410062

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

DESEMBER 2024

 

Sampah merupakan masalah lingkungan yang serius dan kompleks, dan sangat mepengaruhi Kesehatan manusia, hewan dan ekosistem. Produksi sampah yang tidak terkendali telah menjadi bencana bagi planet kita dibuktikan dengan banyaknya bencana alam seperti banjir, air laut/ Sungai beracun, polusi udara yang meningkat, dan masih banyak lainnya. Lalu bagaimana masalah sampah ini bisa muncul dan sangat buruk dampaknya bagi ekosistem bumi? Tentu dengan berbagai penyebab seperti gaya hidup konsumtif, pemborosan SDA, kurangnya pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah, kurangnya fasilitas pengelolaan sampah yang memadai, serta perkembangan industry dan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.  

Gaya hidup konsumtif dan pemborosan sumber daya alam merupakan salah satu penyebab utama produksi sampah yang tidak terkendali. Perkembangan teknologi dan e-commerce memudahkan individu untuk berbelanja secara online, namun juga meningkatkan produksi sampah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi sampah di Indonesia mencapai 67,8 juta ton pada tahun 2020.

Psikologi inovasi berperan penting tentunya dalam mengubah perilaku konsumtif menjadi kreatif dan ramah lingkungan. Teori motivasi instrinsik dan ekstrinsik (Nasution. F., dkk. (2023) menjelaskan bahwa motivasi internal dapat memicu kreativitas dan inovasi. Dalam konteks pengelolaan sampah, kreativitas dapat mempengaruhi individu untuk mengubah sampah menjadi barang yang berguna.

Saya pribadi pun menjadi salah satu konsumen online shop yang mungkin disetiap bulannya akan membeli barang via online. Saya pun sadar bahwa saya telah menghasilkan sampah baru dari apa yang saya beli via online tersebut. Maka saya berinisiatif untuk membuat sebuah barang multifungsi dari kardus bekas yang saya punya.

Bahan & alat yang dibutuhkan :

1.    Kardus bekas

2.    Tusuk sate

3.    Tali bekas

4.    Lem / lakban

5.    Gunting

6.    Pena

7.    Spidol

 

Langka membuat :

1.    Siapkan bahan dan alat

2.    Ambil kardus bekas, buat pola sesuai selera (boleh persegi panjang, persegi, segitiga, dsb). Lalu gunting pola sesuai yang diinginkan.

3.    Siapkan tusuk sate, ambil satu per satu dan masukkan tusuk sate kedalam rongga zig zag pada kardus dengan memberi jarak 1 rongga sampai kardus terlihat seperti pagar jarring.

4.    Lalu rekatkan lakban pada bagian bawah kardus yang sudah terdapat tusuk sate didalamnya, dan potong tusuk sate bagian atas sesuai selera (boleh lurus atau bergelombang).

5.    Ambil kembali kardus lainnya, buat pola lingkaran (untuk dasar keranjang), dan potong pola lalu rekatkan dengan bagian pertama.

6.    Ambil tali bekas lalu anyam tali pada tusuk sate bagian atas sampai membentuk garis pagar dan buat tali menjadi kaitan (untuk gantungan).

7.    Langkah terakhir, hias kardus dengan berbagai desain menggunakan spidol dsb.



 

Awal mula ide membuat keranjang serbaguna ini muncul karena teringat dengan adik saya yang punya banyak barang kecil dan sering bertebar kemana-mana. maka saya manfaatkan momen tersebut untuk membuat keranjang serbaguna ini dengan harapan agar orang-orang yang mungkin memiliki barang kecil dan susah mengorganisirnya bisa punya tempat khusus untuk barang-barangnya. Keranjang serbaguna ini dijual dengan harga Rp 25.000 per-pcs nya mengingat proses pembuatan keranjang yang cukup memakan waktu dan tenaga serta kreatifitas diri.

Inovasi pengelolaan sampah ini memiliki beberapa manfaat seperti, mengurangi produksi sampah, meningkatkan kesadaran lingkungan, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta membuat barang yang berguna dari sampah. Pengelolaan sampah memerlukan perhatian serius dari kita semua. Dengan mengubah perilaku konsumtif menjadi kreatif dan ramah lingkungan, kita dapat mengurangi dampak sampah dan menciptaka lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

 

Link penjualan : https://vt.tokopedia.com/t/ZS6L3jknN/

 

Daftar Pustaka

Badan Pusat Statistik (BPS). (2020). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia.

Nasution. F., Putri. N. A., Ahwani. S. (2023). Motivasi dalam pembelajaran dan pengajaran. Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 2(1), 181-185.

 


0 komentar:

Posting Komentar