SAMPAH DAN KOMITEN PRO-LINGKUNGAN
HIDUP
“LANGKAH KECIL KITA BERDAMPAK NYATA
BAGI LINGKUNGAN”
25310430002
Psikologi Lingkungan/ Kelas Karyawan
(B)
Tugas: Essai 4 – KOMITMEN TENTANG SAMPAH
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta
M.A.
Bulan/ tahun terbit: Mei/ 2026
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS
PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
PENDAHULUAN
Sampah dan komitmen …
Sampah adalah sesuatu yang dianggap
negatif, sesuatu yang tidak menyenangkan, sesuatu yang menjadi sumber bau dan sumber
penyakit. Merubah persepsi tentang sampah bukanlah hal yang mudah, diperlukan
kesadaran dari dalam diri sendiri untuk merubah image sampah yang
bersifat negatif menjadi sesuatu yang berdaya guna dan bermanfaat (positif).
Menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), komitmen adalah perjanjian (keterikatan) untuk melakukan
sesuatu. Komitmen pribadi tentang sampah adalah perjanjian/ keterikatan seseorang
mengenai sampah dengan tujuan menjaga kebersihan lingkungan. Komitmen yang lakukan
dengan penuh kesadaran diharapkan nantinya akan bisa terus dilakukan secara
berkesinambungan (continue). Komitmen kecil yang dibangun dalam diri,
diharapkan nantinya akan terus dilakukan dengan skala lebih besar (bertumbuh)
di kemudian hari, baik di lingkungan rumah maupun di tempat publik.
Pada dasarnya kegiatan
pro-lingkungan membutuhkan kesadaran dari diri masing-masing, dan dibutuhkan pentingnya
mengubah persepsi mengenai sampah dan pengelolaan sampah. Pada kesempatan kali
ini saya membuat video singkat mengenai kegiatan pro-lingkungan yang saya
lakukan di lingkungan rumah dan juga di tempat publik. Pro-lingkungan di
lingkungan rumah memiliki tantangan yang berbeda dengan tempat publik. Di
lingkungan rumah hambatan yang saya hadapi selain minimnya fasilitas untuk
pengelolaan sampah, faktor keterbatasan waktu dan tenaga serta dukungan (support)
anggota keluarga lain sangat berpengaruh untuk keberhasilan tujuan/goa yang
kita canangkan, sementara di ruang publik tantangan pro-lingkungan lebih
kompleks karena meliputi banyak aspek. Walaupun banyak tantangan yang bisa
menjadi penghambat saya untuk melakukan tindakan pro-lingkungan, tidak
menyurutkan niat saya untuk tetap berkomitmen berperilaku pro-lingkungan.
KOMITMEN PRIBADI SAYA TERHADAP
KEGIATAN PRO-LINGKUNGAN DI LINGKUNGAN RUMAH DAN TEMPAT PUBLIK (UMUM)
§
Pertama:
Saya,
dengan penuh kesadaran akan melakukan tindakan pro-lingkungan yang dimulai dari
lingkungan rumah, seperti memilah sampah (berdasarkan jenisnya), mengurangi penggunaan
sampah plastik dalam lingkungan rumah, dan hemat energi.
§ Kedua:
Saya, dengan penuh kesadaran melakukan tindakan pro-lingkungan di tempat publik, seperti menggunakan tumbler sebagai pengganti botol plastik, menggunakan totebag saat berbelanja, tidak membuang sampah sembarangan di tempat umum tempat dan membuangnya di fasilitas umum yang telah disediakan.
Link Video : https://youtu.be/9dJDCBFU0TY
“Komitmen pro-lingkungan hidup yang
kita manifestasikan ke dalam langkah-langkah kecil kita akan berdampak nyata
bagi lingkungan ... Jika bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi? “
… SELAMAT BERPROSES …
Daftar Pustaka:
Budiasih,
K. S. (2013). Pemilahan Sampah sebagai Upaya Pengelolaan Sampah yang Baik.
Yogyakarta: UNY
Pemerintah
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan
Sampah.
Pusat Bahasa. (2026). Komitmen.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).







0 komentar:
Posting Komentar