Jumat, 08 Mei 2026

ESSAI 4 - KOMITMEN TENTANG SAMPAH

 

SAMPAH DAN KOMITEN PRO-LINGKUNGAN HIDUP
“LANGKAH KECIL KITA BERDAMPAK NYATA BAGI LINGKUNGAN”


 KUS WITA WARDANI

25310430002
Psikologi Lingkungan/ Kelas Karyawan (B)
Tugas: Essai 4 – KOMITMEN TENTANG SAMPAH
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A.
Bulan/ tahun terbit: Mei/ 2026
 
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA



PENDAHULUAN

Sampah dan komitmen …

Sampah adalah sesuatu yang dianggap negatif, sesuatu yang tidak menyenangkan, sesuatu yang menjadi sumber bau dan sumber penyakit. Merubah persepsi tentang sampah bukanlah hal yang mudah, diperlukan kesadaran dari dalam diri sendiri untuk merubah image sampah yang bersifat negatif menjadi sesuatu yang berdaya guna dan bermanfaat (positif).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), komitmen adalah perjanjian (keterikatan) untuk melakukan sesuatu. Komitmen pribadi tentang sampah adalah perjanjian/ keterikatan seseorang mengenai sampah dengan tujuan menjaga kebersihan lingkungan. Komitmen yang lakukan dengan penuh kesadaran diharapkan nantinya akan bisa terus dilakukan secara berkesinambungan (continue). Komitmen kecil yang dibangun dalam diri, diharapkan nantinya akan terus dilakukan dengan skala lebih besar (bertumbuh) di kemudian hari, baik di lingkungan rumah maupun di tempat publik.

Pada dasarnya kegiatan pro-lingkungan membutuhkan kesadaran dari diri masing-masing, dan dibutuhkan pentingnya mengubah persepsi mengenai sampah dan pengelolaan sampah. Pada kesempatan kali ini saya membuat video singkat mengenai kegiatan pro-lingkungan yang saya lakukan di lingkungan rumah dan juga di tempat publik. Pro-lingkungan di lingkungan rumah memiliki tantangan yang berbeda dengan tempat publik. Di lingkungan rumah hambatan yang saya hadapi selain minimnya fasilitas untuk pengelolaan sampah, faktor keterbatasan waktu dan tenaga serta dukungan (support) anggota keluarga lain sangat berpengaruh untuk keberhasilan tujuan/goa yang kita canangkan, sementara di ruang publik tantangan pro-lingkungan lebih kompleks karena meliputi banyak aspek. Walaupun banyak tantangan yang bisa menjadi penghambat saya untuk melakukan tindakan pro-lingkungan, tidak menyurutkan niat saya untuk tetap berkomitmen berperilaku pro-lingkungan.

  

KOMITMEN PRIBADI SAYA TERHADAP KEGIATAN PRO-LINGKUNGAN DI LINGKUNGAN RUMAH DAN TEMPAT PUBLIK (UMUM)

§  Pertama:

Saya, dengan penuh kesadaran akan melakukan tindakan pro-lingkungan yang dimulai dari lingkungan rumah, seperti memilah sampah (berdasarkan jenisnya), mengurangi penggunaan sampah plastik dalam lingkungan rumah, dan hemat energi.

§  Kedua:

     Saya, dengan penuh kesadaran melakukan tindakan pro-lingkungan di tempat publik, seperti menggunakan tumbler sebagai pengganti botol plastik, menggunakan totebag saat berbelanja, tidak membuang sampah sembarangan di tempat umum tempat dan membuangnya di fasilitas umum yang telah disediakan. 


Link Videohttps://youtu.be/9dJDCBFU0TY

Komitmen pro-lingkungan hidup yang kita manifestasikan ke dalam langkah-langkah kecil kita akan berdampak nyata bagi lingkungan ... Jika bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi?

… SELAMAT BERPROSES …


Daftar Pustaka:

Budiasih, K. S. (2013). Pemilahan Sampah sebagai Upaya Pengelolaan Sampah yang Baik. Yogyakarta: UNY

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Pusat Bahasa. (2026). Komitmen. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).





0 komentar:

Posting Komentar