Heni Dwi Anggreani
25310440001
Kelas Psikologi Lingkungan
- B
Esai 8
Dosen Pengampu: Dr.
Arundati Shinta M.A.
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
ESAI
KE-8 Esai 8 – Melakukan upcycling sampah anorganik & merintis sbg
pengusaha ekonomi sirkuler : Mengubah Tutup Botol menjadi Bunga yang indah.
Melakukan upcycling sampah anorganik merupakan pengalaman yang sangat
berkesan dan memberikan pelajaran yang berharga bagi saya, terutama dalam meningkatkan
kepedulian terhadap lingkungan. Dalam kegiatan ini, saya memanfaatkan tutup
botol plastik bekas menjadi hiasan bunga. Setiap tutup botol disusun dan
dirangkai dengan teliti hingga menjadi satu tangkai bunga yang menarik. Dari
proses tersebut, saya menyadari bahwa mengolah sampah tidak sesulit yang saya
bayangkan. Dibutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan kreativitas agar barang yang
semula dianggap tidak berguna dapat berubah menjadi karya yang memiliki nilai.
Pengalaman ini mengubah cara pandang saya terhadap sampah plastik.
Sebelumnya, botol dan tutup botol bekas minuman sering kali langsung dibuang
setelah digunakan. Padahal, benda-benda tersebut masih dapat dimanfaatkan
kembali menjadi produk yang berguna. Dari situ saya belajar bagaimana
memanfaatkan kembali sampah anorganik dan pengalaman ini menunjukkan bahwa
perilaku peduli lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, yaitu
mengurangi sampah dengan memanfaatkan kembali barang bekas. Ketika seseorang
memiliki kesadaran bahwa tindakannya dapat memberikan manfaat bagi lingkungan,
maka perilaku ramah lingkungan akan lebih mudah terbentuk dan dilakukan secara
konsisten.
Setelah bunga selesai dibuat, saya mencoba memasarkan hasil karya tersebut
melalui Facebook dengan harga Rp10.000 per tangkai. Alhamdulillah, beberapa
bunga berhasil terjual sehingga saya memperoleh pendapatan sebesar Rp30.000
dari hasil upcycling tersebut. Pengalaman ini memberikan pemahaman bahwa
menjaga lingkungan juga dapat memberikan manfaat ekonomi. Namun, bagi saya,
nilai yang paling berharga bukanlah keuntungan yang diperoleh, melainkan
kesadaran bahwa sampah memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali sehingga
jumlah limbah yang dibuang ke lingkungan dapat berkurang. Hal ini sejalan
dengan prinsip ekonomi sirkular yang mendorong pemanfaatan kembali sumber daya
agar tidak langsung menjadi limbah.
Melalui kegiatan ini, saya belajar bahwa perubahan perilaku terhadap
lingkungan dapat dimulai dari diri sendiri. Langkah sederhana seperti
memanfaatkan tutup botol bekas menjadi kerajinan dapat menjadi bentuk
kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menginspirasi
orang lain untuk lebih bijak dalam mengelola sampah. Pengalaman ini membuat
saya semakin percaya bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu
diwujudkan melalui tindakan besar, tetapi dapat dimulai dari kreativitas dan kebiasaan
kecil yang dilakukan secara terus-menerus.
.jpg)






0 komentar:
Posting Komentar