Perubahan Lingkungan Sebelum dan Sesudah Pembersihan Sampah
di PASTY dan Lapangan Patmasuri
Pingkan
Winahyuningtyas
24310410234
Kelas
Psikologi Lingkungan – B
Tugas
Essai 3
Dosen
Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A.
Fakultas
Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Kegiatan
before after kebersihan lingkungan adalah kegiatan membersihkan suatu
tempat dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah pembersihan dilakukan.
Tujuannya untuk menunjukkan perubahan nyata dari tempat yang awalnya kotor,
penuh sampah, dan kurang rapi menjadi lebih bersih dan nyaman. Kegiatan seperti
ini biasanya dilakukan di tempat publik, seperti pasar, lapangan, sungai, pantai,
gunung, terminal dan sebagainya.
Tempat
publik yang ramai dikunjungi biasanya menghasilkan banyak sampah setiap hari.
Jika tidak dibersihkan, sampah dapat menimbulkan bau, mengganggu kenyamanan,
dan merusak keindahan lingkungan. Karena itu, saya melakukan kegiatan
membersihkan sampah di dua lokasi, yaitu Pasar Satwa dan Tanaman Hias
Yogyakarta (PASTY) dan Lapangan Patmasuri. Dari kegiatan ini, saya melihat
langsung perubahan kondisi lingkungan sebelum dan sesudah dibersihkan.
Lokasi
1: Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY)
a. Zona Tanaman Hias b.Pintu Masuk Zona Satwa
Kegiatan pertama dilakukan di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) pada hari Selasa, 21 April 2026 pukul 15.30 sampai 17.00 WIB yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam. PASTY berlokasi di Jalan Bantul Km 1, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Kawasan ini terbagi menjadi dua zona, yaitu zona satwa yang berada di sebelah timur jalan raya dan zona tanaman hias yang berada di sebelah barat jalan raya.
Ketika
memasuki pasar ini, suasana yang penuh warna dan kehidupan langsung terasa. Di
zona satwa terdapat berbagai hewan peliharaan seperti burung, kucing, anjing,
kelinci, hamster, ikan hias, reptil, dan lainnya. Sementara di zona tanaman
hias tersedia berbagai jenis tanaman, pot, pupuk, dan perlengkapan berkebun.
Sebagai
kawasan publik yang setiap hari dipadati oleh pedagang dan pengunjung,
aktivitas jual beli di PASTY menghasilkan berbagai jenis limbah, baik organik
maupun anorganik. Namun, tidak semua sampah tersebut dikelola dengan baik,
sehingga menimbulkan penumpukan yang membuat lingkungan pasar tampak kurang
bersih dan fasilitasnya kurang terawat. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi
ekonomi pedagang yang tidak stabil, sehingga pengelolaan sampah secara mandiri
menjadi kurang optimal.
Sebelum
dibersihkan kondisi lingkungan di beberapa area terlihat kurang terawat. Sampah
berserakan di sekitar jalan pasar, pintu masuk, kios dan area kandang. Dalam kegiatan
pembersihan yang saya ikuti, terlihat jelas bahwa sampah yang berserakan cukup
beragam.
Di
zona satwa, terdapat sisa makanan hewan, alas kandang bekas, kotoran hewan
terutama reptil,kelinci,burung serta plastik pembungkus dan botol minuman.
Sementara itu, di zona tanaman hias, sampah didominasi oleh daun kering,
ranting hasil pemangkasan, akar rusak, batang busuk, polybag, pot plastik,
kemasan pupuk dan pestisida, serta sisa media tanaman bekas yang sudah tidak
terpakai.
Saya
melakukan pembersihan dengan mengumpulkan sampah dan memilahnya berdasarkan
jenis. Sampah organik seperti daun kering dan sisa makanan dipisahkan nantinya untuk
dijadikan kompos, sedangkan sampah anorganik seperti plastik dan botol
dikumpulkan agar dapat didaur ulang atau dijual ke bank sampah.
Setelah
dibersihkan, kondisi lingkungan di PASTY terlihat jauh lebih rapi dan bersih.
Jalan menjadi lebih enak dilalui pengunjung, area kios terlihat lebih tertata. Tentunya
membuat pengunjung menjadi lebih nyaman.
Lokasi
2 : Lapangan Patmasuri
a. Area food court (pinggir) b. Area dalam lapangan
Kegiatan
kedua dilakukan di Lapangan Patmasuri yang beralamat di Jalan KH. Ali Maksum
No. 9, Krapyak Kulon, Panggungharjo, Sewon, Yogyakarta. Kegiatan ini
dilaksanakan pada hari Minggu, 26 April 2026 pukul 07.00 sampai 09.00 WIB yang
berlangsung selama kurang lebih dua jam.
Lapangan
Patmasuri adalah Bekas RS Veteran Patmasuri. Dahulu, lokasi ini
merupakan area RSU Veteran Patmasuri, yang menjadi bagian dari sejarah
perjuangan kemerdekaan RI, khususnya dalam pelayanan kesehatan bagi para
veteran. Saat ini, lapangan ini dikembangkan oleh Kalurahan Panggungharjo
sebagai fasilitas umum yang mendukung pilar Desa Mandiri Budaya. Lokasi ini
strategis karena berada di selatan Panggung Krapyak (Kandang Menjangan), yang
merupakan titik awal sumbu filosofi Yogyakarta. Lapangan ini kini menjadi aset
desa yang digunakan untuk menunjang aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi warga
setempat.
Lapangan
Patmasuri merupakan tempat umum yang sering digunakan masyarakat untuk
olahraga, kegiatan pramuka, sepak bola, taekwondo, dan olahraga lainnya. Terdapat beberapa wahana seperti odong - odong dan rumah balon. Di
sekitar lapangan juga banyak pedagang yang berjualan, terutama pada sore hari.
Pengunjung yang datang pun dari berbagai usia dari kanak-kanak hingga dewasa.
Sebelum
dibersihkan, kondisi lapangan cukup memprihatinkan karena banyak sampah plastik
bekas makanan dan minuman yang berserakan. Selain itu, daun-daun kering
dibiarkan menumpuk di beberapa sudut. Padahal kawasan ini terutama area food court memiliki banyak
pepohonan rindang dan suasana yang sejuk.
Saya
berinisiatif meminjam sapu dari warga setempat untuk membersihkan area food
court yang masih tutup. Saya menyapu area lapangan dan mengumpulkan sampah.
Karena kurangnya persiapan, saat melakukan pembersihan saya tidak membawa
tempat sampah, seorang warga memberikan kantong bekas untuk menampung sampah
tersebut dan ikut membantu membersihkan lingkungan.
Setelah
dibersihkan, area lapangan terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan
masyarakat. Tempat yang sebelumnya dipenuhi sampah menjadi lebih sedap
dipandang dan tentunya nyaman digunakan untuk beraktivitas.
Dampak
dan Manfaat Kegiatan
Aksi
nyata yang dilakukan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan meningkatkan
kesadaran masyarakat. Kegiatan before after yang menunjukkan perubahan
nyata dari kondisi kotor menjadi bersih dapat menjadi contoh langsung bagi
warga sekitar. Aksi nyata yang dilakukan mampu mendorong masyarakat untuk lebih
peduli dan tidak membuang sampah sembarangan. Warga yang melihat kegiatan
tersebut dapat menyadari bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab
bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan saja.
Kegiatan
ini juga mempererat hubungan sosial antara masyarakat. Saat proses pembersihan
berlangsung, ada warga yang ikut membantu menyediakan kantong sampah dan turut
membersihkan area sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat
menumbuhkan semangat gotong royong dan kerja sama antarwarga.
Selain
itu, kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya fasilitas pendukung seperti
tempat sampah yang cukup, terpisah sesuai jenis sampah, serta edukasi rutin
kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah.
Kesimpulan
Kegiatan
before after pembersihan sampah di PASTY dan Lapangan Patmasuri
menunjukkan bahwa tindakan sederhana dapat membawa perubahan besar bagi
lingkungan. Tempat yang awalnya kotor, banyak sampah, dan kurang nyaman dapat
berubah menjadi bersih, rapi, sehat, dan nyaman digunakan setelah dilakukan
pembersihan.
Selain
memberikan manfaat kebersihan, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagi
warga setempat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Dengan melihat
hasil perubahan sebelum dan sesudah dibersihkan, masyarakat diharapkan sadar
pentingnya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan terutama di
tempat publik.
.jpeg)

.jpeg)







Alhamdulillah semoga membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar
BalasHapusSangat menginspirasi masyarakat akan menjaga lingkungan sekitar, tetap semangat dalam berkarya, the best
BalasHapusTerbaik dah pokoknya bisa dicontoh siapapun dimanapun
BalasHapusmantap
BalasHapus