Sampah di Indonesia : Tantangan dan Solusi Menuju Perubahan Positif
Bintar Tri Atmaji
25310430003
Kelas Psikologi Lingkungan – B
Tugas Essai 1
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A
Topik :
Pengelolaan sampah di lingkungan menjadi permasalahan yang semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat di Indonesia. Untuk mengatasi tantangan tentang sampah diperlukan strategi komprehensif yang melibatkan semua unsur antara masyarakat dan stakeholder yang terkait untuk mencapai pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.
Sumber Jurnal :
Innovative : Journal Of Social Science Research
Volume 4 Nomor 4 Tahun 2024 Page 12235-12247
Website : https://j-innovative.org/ondex.php/innovative
Leny Julia Lingga1✉, Melta Yuana2, Nisa Aulia Sari3, Hanifa Nur Syahida4, Cristin Sitorus5 Shahron6
Universitas Islam Riau
Permasalahan :
Jurnal ini membahas tentang jenis sampah dan sumber sampah, dampak lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan oleh sampah, tantangan dalam pengelolaan sampah, upaya dan solusi pengelolaan sampah.
Tujuan penelitian :
Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan kontribusi dalam mendalami tantangan kritis yang dihadapi dalam pengelolaan sampah di Indonesia serta menyediakan wawasan bagi pengembangan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Isi :
Dalam jurnal ini menjelaskan bahwa kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah juga merupakan tantangan signifikan. Banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya memilah sampah dan membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan membuang sampah sembarangan masih sangat umum, baik di perkotaan maupun pedesaan. Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam program-program pengelolaan sampah seperti bank sampah dan program daur ulang menunjukkan bahwa edukasi dan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah masih belum optimal.
Selain itu penelitian ini menemukan tantangan lain yang tidak kalah penting adalah kebijakan dan regulasi yang belum optimal. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan berbagai regulasi terkait pengelolaan sampah, implementasi di lapangan sering kali terkendala oleh berbagai faktor. Salah satu faktor utama adalah kurangnya koordinasi antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas pengelolaan sampah.
Metode :
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang mendalam, dengan fokus pada perspektif pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia. Studi literatur ini dilakukan dengan melakukan pencarian dan pengumpulan data dari berbagai sumber yang meliputi buku, jurnal ilmiah, laporan pemerintah, artikel, dan situs web yang membahas tantangan dan solusi dalam pengelolaan sampah di negara ini.
Hasil :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah akan berdampak langsung pada kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat. Dengan memprioritaskan pengurangan, pemilahan, dan pengelolaan sampah yang efisien, kita dapat mengurangi pencemaran lingkungan, mencegah kerusakan ekosistem, serta meningkatkan kualitas udara dan air. Rekomendasi yang dapat diberikan termasuk peningkatan investasi dalam infrastruktur pengelolaan sampah, pengembangan program edukasi yang lebih luas tentang pengelolaan sampah yang baik, serta penguatan koordinasi antarstakeholder untuk implementasi kebijakan yang lebih efektif.
Diskusi :
Perlu ke depan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, LSM untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sampah terhadap lingkungan dan kesehatan. Mungkin dengan sosialisasi tingkat RT, RW atau dengan mengadakan kerja bakti. Ajarkan kepada masyarakat tentang jenis sampah, konsep 3 R, Bank Sampah, pembuatan sampah menjadi kompos.
Kesimpulan :
Partisipasi aktif masyarakat, didukung oleh edukasi yang efektif dan insentif seperti program bank sampah, juga menjadi faktor penting dalam mengubah perilaku terkait sampah. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan akademisi dibutuhkan untuk menyusun kebijakan dan regulasi yang efektif serta menerapkan teknologi yang ramah lingkungan.






0 komentar:
Posting Komentar