Sabtu, 16 Mei 2026

ESSAY 4: KOMITMEN PRO LINGKUNGAN HIDUP

 ESSAY 4: KOMITMEN PRO LINGKUNGAN HIDUP

Nama  : Wulan Rahmawati

NIM : 24310410236

Kelas   : B

Mata Kuliah : Psikologi Lingkungan

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.

Tugas  : Essay 4 Video komitmen tentang sampah

Langkah Kecil untuk Bumi yang Lebih Hijau

Kadang kita tidak sadar bahwa kebiasaan kecil yang kita lakukan sehari-hari mempunyai dampak yang sangat besar untuk bumi yang kita tinggali. Jika kita lihat saat ini di kota kita tercinta banyak tumpukan sampah di mana-mana. Kita sebenarnya tahu apa yang menjadi masalahnya dan apa dampaknya bagi kehidupan kita. Jika kita terus lakukan kebiasaan buruk seperti membuang sampah sembarangan, kita terus-terusan menggunakan plastik sekali pakai maka sudah pasti masalah akan timbul. Banjir dimana-mana ketika musim hujan datang hingga lingkungan kotor yang menjadi sumber penyakit pertanda bumi tidak baik-baik saja.

Video Pro Lingkungan: https://youtube.com/shorts/TamokOGfcGk

Saat ini saya berkomitmen untuk mulai berubah dari hal kecil secara konsisten. Salah satu yang bisa lakukan adalah dengan mengganti penggunaan botol plastik sekali pakai dengan membawa botol minum atau tumbler sendiri yang bisa dipakai berulang kali. Selain itu juga saya berkomitmen untuk selalu membawa tas belanja sendiri dari rumah agar tidak perlu lagi menggunakan kantong plastik saat belanja. Meskipun terlihat sepele jika terus konsisten melakukan hal kecil ini maka kita bisa mengurangi tumpukan sampah plastik.

Sebagai generasi muda saya punya tanggung jawab besar untuk selalu menjaga dan peduli terhadap lingkungan. Saya percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Jika bukan kita yang mulai lalu siapa lagi dan jika tidak sekarang maka kapan lagi kita akan bertindak. Mari kita bersama menjaga bumi agar tetap hijau dan sehat.

Selanjutnya saya juga berkomitmen untuk memulai perubahan dari lingkungan rumah saya sendiri. Saya akan mulai lebih disiplin dalam memilah sampah antara sampah organik yang bisa membusuk dengan sampah anorganik seperti plastik dan kertas. Selain itu saya akan lebih bijak dalam mengelola sisa makanan atau sampah dapur agar tidak terbuang percuma begitu saja. Saya akan mencoba mengolah sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos untuk tanaman di rumah. Saya percaya dengan menjaga kebersihan di lingkungan rumah bisa membangun fondasi yang kuat untuk gaya hidup pro lingkungan hidup yang berkelanjutan. Saya juga bisa menjadi contoh dan mengajak tetangga rumah untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan khususnya sampah dan hidup pro lingkungan hidup.

0 komentar:

Posting Komentar