Senin, 18 Mei 2026

Essai 1 Meringkas Jurnal Sampah

DAMPAK SAMPAH TERHADAP LINGKUNGAN DAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT KOTA JAMBI 

Penulis 

Lisa Sugiarty 

NIM 

24310410230

Kelas 

B ( kelas Karyawan ) 

Tugas 

Psikologi Lingkungan 

Dosen Pengampu 

Ibu Dr. Arundati Shinta M. A

Keyword : Masyarakat, Sampah, Lingkungan 

ABSTRACT

Masalah sampah perkotaan di lndonesia sudah menjadi masalah yang sangat serius. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan pola hidup konsumtif tentu diikuti meningkatnya produksi sampah. Di kota-kota besar sampah menimbulkan berbagai masalah yang rumit untuk diselesaikan (Damanik, 2020). Sampah dapat berdampak buruk bagi kehidupan manusia, diantaranya adalah sebagai sumber penyakit, seperti diare, tifus dan penyakit-penyakit infeksi, dan lain-lain, maka dari itu perlu dilakukannya penanganan sampah yang tepat (Adiprasetyo, 2019). Sampah  merupakan masalah lingkungan global yang memberikan dampak merusak, memicu berbagai krisis mulai dari pencemaran lingkungan hingga masalah kesehatan serius. Dengan pemahaman mendalam, diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam solusi pencegahan yang efektif.

Masalah sampah terus menjadi perhatian utama di berbagai negara, termasuk Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi, jumlah sampah yang masyarakat hasilkan setiap hari semakin meningkat. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Sebuah studi menemukan hanya 9% dari 6,3 miliar metrik ton sampah plastik yang telah didaur ulang. Tentu saja hal itu dapat merusak lingkungan alam dan merugikan manusia.

Dilansir dari Data Indonesia.id, Indonesia menempati posisi kelima sebagai negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar di dunia setelah Filipina, India, Malaysia, dan China. Tercatat jumlah sampah plastik dari Indonesia ke lautan mencapai 56.333 metrik ton setiap tahun.

Bank Dunia memperkirakan bahwa pada 2050, seluruh manusia di bumi akan menghasilkan 3,88 miliar ton sampah setiap tahun, meningkat 73% dari tahun 2020.

Kesadaran masyarakat terhadap sampah dan kebersihan lingkungan hidup masi sangat minim, karena masih banyak masyarakat yang belum memahami betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan hidup. Oleh karena itu, sampah saat ini adalah suatu masalah yang belum diatasi secara menyeluruh. Permasalahan sampah juga berdampak tidak baik bagi lingkungan hidup sehingga akan menimbulkan bahaya pada kesehatan makhluk hidup, kalau tidak diurus dengan sebaik-baiknya. Tingkat kesadaran masyarakat dan kepeduliannya terhadap sampah adalah salah satu penyebab dari manusia yang masih sering membuang sampah sembarangan pada tempatnya. Untuk mengatasi permasalahan sampah, pemerintah harus berusaha supaya dapat memberikan solusi yang tepat kepada masyarakat, dan juga berusaha merubah pandangan masyarakat yang masih menganggap bahwa sampah /adalah barang sisa yang tidak bisa berguna lagi, menjadi sampah yang ada bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian, sehingga terbentuklah kehidupan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Kita harus tahu manfaat tentang menjaga kebersihan lingkungan hidup, karena menjaga kebersihan lingkungan sangatlah berguna untuk kita semua karena dapat menciptakan kehidupan yang baik dan sehat.

Masalah sampah terus menjadi perhatian utama di berbagai negara, termasuk Indonesia dan khusus untuk propinsi jambi di tempat saya berdomisil. Seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi, jumlah sampah yang masyarakat hasilkan setiap hari semakin meningkat. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Dalam penyelesaian tumpukan sampah dikota jambi tidak begitu ditanggapi dengan serius oleh pemerintah jambi. Diman-mana terjadi penumpukan sampah dan pengangkutan yang lambat membuat menimbulkan bau yang tidak sedap menjadikan udara yang tidak bersih. Fasilitas sampah yang tidak diberikan dengan layak sehingga sampah yang dibuang pun menjadi tumpukan di pinggir jalan sehingga mengganggu pengguna jalan. 

Kita sangat mengerti bahwa rasa peduli masyarakat yang rendah akan mengelola sampah menjadi bermanfaat itu sangat sedikit. Masyarakat lebih memilih membuang sampah menjadi satu tanpa memisahkan sampah plastik, sampah kering mau pun sampah basah. Sehinggaj hal itu sangat menggangu, akan tetapi dibalik kondisi yang kotor dan jijik serta bau tidak sedap, ada sebagian orang menggais rezeki dari hal itu. Mereka dengan suka rela melakukan tugas untuk membersihkan sampah. Antara pemulung dan tenaga harian lepas dari dinas kebersihan kota jambi yang membersihkannya. Jika hari hujan akan terjadi penumpukan sampah yang begitu banyak seperti gunung es. Mereka terkendala dengan truk pengangkut yang masih sedikit serta proses pemindahan sampah yang masih dilakukan secara manual membuat proses pembersihan itu lambat. 

References

Aulia, Alvionita risqi. Pengaruh kesadaran lingkungan terhadap perilaku masyarakat dalam mengurangi sampah plastik di kelurahan pondok labu.

Budiharjo. Pengaruh kesadaran masyarakat terhadap partisipasi penanganan kebersihan lingkungan di kelurahan menteng jakarta pusat, vol. vol,1 No. 2 (2017 ), p. 189.

0 komentar:

Posting Komentar