Penerapan Perilaku 3R dalam Kehidupan Sehari-hari untuk Mengurangi Timbulan Sampah
Yufika Dwi Rezeki
25310440003
Kelas Psikologi Lingkungan – B
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta
M.A.
Fakultas Psikologi Universitas
Proklamasi 45
Yogyakarta
Permasalahan
sampah masih menjadi salah satu masalah lingkungan yang sering ditemui di
berbagai daerah. Penggunaan plastik sekali pakai yang terus meningkat
menyebabkan jumlah sampah semakin banyak setiap harinya. Selain itu, masih
banyak masyarakat yang belum terbiasa memilah sampah dan menjaga kebersihan
lingkungan. Menurut saya, masalah sampah tidak hanya disebabkan oleh kurangnya
fasilitas pengelolaan sampah, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat
dalam kehidupan sehari-hari.
Salah
satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi timbulan sampah adalah
menerapkan perilaku 3R, yaitu reduce, reuse, dan recycle. Konsep ini bertujuan
untuk mengurangi penggunaan barang penyebab sampah, menggunakan kembali barang
yang masih layak pakai, serta mendaur ulang sampah agar lebih bermanfaat.
Menurut Chowdhury (2014), penerapan konsep 3R dapat membantu mengurangi
timbulan sampah melalui perubahan perilaku masyarakat. Perilaku
3R cukup efektif diterapkan dalam berbagai kondisi sosial dan geografis karena
dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di lingkungan sekitar.
Bagan
Hierarki 3R
REDUCE
(Mengurangi
penggunaan barang penyebab sampah)
↓
REUSE
(Menggunakan
kembali barang yang masih layak pakai)
↓
RECYCLE
(Mendaur ulang sampah menjadi barang baru yang bermanfaat)
Penerapan
Reduce
Reduce berarti mengurangi penggunaan barang yang dapat menghasilkan sampah. Dalam kehidupan sehari-hari, saya mulai membawa tas belanja sendiri saat pergi ke minimarket agar mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai. Tas belanja ini bisa dilipat kecil sehingga mudah dibawa kemana-mana dan tidak memakan tempat.
Penerapan
Reuse
Reuse
berarti menggunakan kembali barang yang masih bisa dipakai agar tidak langsung
menjadi sampah. Saya pernah memanfaatkan bungkus deterjen bekas menjadi apron
sederhana yang masih dapat digunakan kembali. Saya membantu mengumpulkan sampah plastik dan ibu menjahitnya menjadi apron atau celemek.
Penerapan
Recycle
Recycle
merupakan proses mendaur ulang sampah menjadi barang baru yang lebih
bermanfaat. Saya pernah mengikuti kegiatan pembuatan eco enzyme dari limbah
organik seperti kulit buah di rumah ibu Shinta. Dari kegiatan tersebut, saya belajar bahwa sampah
organik yang biasanya dibuang ternyata masih dapat dimanfaatkan kembali.
Selain
itu, saya juga pernah mengunjungi TPST Randu Alas di Sleman, Yogyakarta. Di
tempat tersebut saya melihat proses pemilahan sampah organik dan anorganik
sebelum diolah kembali. Menurut saya, pengelolaan sampah seperti ini dapat
membantu mengurangi jumlah sampah yang menumpuk di lingkungan sekaligus
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan
lingkungan.
Menurut
saya, penerapan perilaku 3R juga perlu didukung oleh edukasi lingkungan sejak
dini agar masyarakat lebih terbiasa menjaga kebersihan dan memilah sampah.
Selain itu, lingkungan sosial juga memiliki pengaruh besar terhadap perilaku
seseorang dalam mengelola sampah. Jika masyarakat saling mengingatkan dan
memberi contoh yang baik, maka kesadaran menjaga lingkungan dapat meningkat
secara perlahan.
Kesimpulan
Perilaku
3R merupakan salah satu cara yang efektif untuk membantu mengurangi timbulan
sampah di lingkungan masyarakat. Reduce dapat dilakukan dengan mengurangi
penggunaan barang sekali pakai, reuse dilakukan dengan memanfaatkan kembali
barang yang masih layak pakai, sedangkan recycle dilakukan dengan mendaur ulang
sampah agar lebih bermanfaat.
Permasalahan
sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah saja, tetapi juga
membutuhkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan
sederhana seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum pribadi,
serta memanfaatkan kembali barang bekas dapat membantu mengurangi jumlah sampah
yang dihasilkan.
Jika
perilaku 3R diterapkan secara konsisten dan dimulai dari hal-hal kecil,
lingkungan dapat menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Daftar
Pustaka
Ali,
N.E.H., Talmizi, N.M., Wahab, S.N.A., Rijal, N.S., Rased, A.N.N.W.A., &
Saleh, A.A. (2021). Solid waste management hierarchy: An empirical
investigation. Conference: Changing Lives in Brilliant Ways International
Invention & Innovative Competition (InIIC).
Bahraini,
A. (2023). Apa itu 3R? Pengertian reduce, reuse, recycle dan contohnya.
Waste4Change.
Chowdhury,
A.H., Mohammad, N., Ul Haque, Md.R., & Hossain, T. (2014). Developing 3Rs
(reduce, reuse and recycle) strategy for waste management in the urban areas of
Bangladesh. IOSR Journal of Environmental Science, Toxicology and Food
Technology, 8(5), 09–18.

2.jpeg)





.jpeg)






0 komentar:
Posting Komentar