Interaksi Sosial Dosen dan Mahasiswa dalam Proses Perkuliahan di Jurusan PPKn FIS UNIMA
Essay 3
Psikologi Sosial
Ester Therecia Hermin Rumbewas
22310410103
Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta. MA
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
|
Topik |
Perilaku yang ditunjukan antara dosen dan mahasiswa |
|
Sumber |
https://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/progresif/article/download/11274/8043 |
|
Permasalahan |
Permasalahan yang ditemui di lapangan, secara khusus di Jurusan PPKn dalam proses perkuliahan masih ada mahasiswa yang mengeluhkan soal dosen yang tidak memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan mahasiswa sebagai peserta didik. |
|
Tujuan |
Penelitian ini bertujuan agar interaksi dosen dan mahasiswa dalam proses perkuliahan di jurusan PPKn berjalan dengan baik. |
|
Isi |
- Popenoe sebagaimana dikutip oleh Supardan (2011:140) mengatakan bahwa interaksi sosial adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbal balik antarpribadi, kelompok, maupun pribadi dengan kelompok. Interaksi sosial tersebut merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Oleh karena itu, sudah menjadi keharus jika dosen bisa menyediakan waktu untuk berinteraksi dengan mahasiswa. Karena lewat interkaksi tersebut akan terjadi hubungan timbal-balik antara dosen dan mahasiswa. Jika ada dosen yang tidak mau berinteraksi dengan dosen tentu saja transfer pengetahuan dari dosen ke mahasiswa tidak akan berjalan dengan baik. Hal ini jelas tidak sejalan dengan pengertian kompetensi sosial merupakan kemampuan guru/dosen untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara harmonis dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar (Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang “Guru dan Dosen”). - Komunikasi merupakan salah satu syarat terjadinya komunikasi. Arti terpenting komunikasi adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain (yang berwujud pembicaraan, gerak-gerak badaniah atau sikap), perasaan-perasaan apa yang ingin disampikan oleh orang tersebut. Orang yang bersangkutan kemudian memberikan reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang lain tersebut (Soekanto, 2012:60). Dengan adanya aksi dari dosen tentu saja akan menghasilkan reaksi dari mahasiswa. Kecenderungan manusia untuk berhubungan melahirkan komunikasi dua arah melalui bahasa yang mengandung tindakan dan perbuatan. Karena ada aksi dan reaksi, maka interaksi pun terjadi. Karena itu, interaksi akan berlangsung bila ada hubungan timbal balik antara dua orang atau lebih. - Dosen yang memiliki kepribadian terbuka akan dengan mudah menjalin hubugan interaksi dengan para mahasiswa dalam proses perkuliahan. Sebaliknya dosen yang memiliki kepribadian tertutup akan sulit untuk berinteraksi dengan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Sama halnya juga dengan mahasiswa yang memiliki kepribadian terbuka akan dengan mudah berinteraksi dengan dosen, tetapi yang kepribadiannya tertutup, seaktif apapun dosen dalam mengajar tidak akan mudah untuk menimbulkan aksi dari mahasiswa yang bersangkutan. |
|
Metode |
- Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan pendekatan kualitatif (qualitative approach). Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mengekplorasi dan mamahami makna yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang dianggap berasal dari masalah sosial atau kemanusiaan. - Teknik pengumpulan data yang akan digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini ialah: Observasi, Wawancara, Dokumentasi, dan studi literatur. |
|
Hasil |
- Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada dosen dan mahasiswa di jurusan PPKn FIS Unima ditemukan bahwa hubungan interaksi dosen dan mahasiswa berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa mahasiswa terungkap bahwa hubungan interaksi berjalan dengan baik. Mahasiswa tidak mengalami kesulitan ketika hendak berkomunikasi dengan dosen, khususnya dalam proses perkuliahaan. Namun demikian ada beberapa mahasiswa juga yang mengatakan ada sebagian dosen di jurusan PPKn yang sulit untuk berinteraksi dengan mahasiswa karena dosen yang bersangkutan memang jarang berada di kampus. - Berdasarkan hasil penelitian terungkap dengan jelas bahwa ada tiga faktor yang oleh mahasiswa dianggap sebagai faktor yang mempengaruhi hubungan interaksi antara doses dan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Tiga faktor tersebuat adalah: (1) kesiapan dosen dalam mengajar, (2) komunikasi dosen dengan mahasiswa, (3) kepribadian dosen dan mahasiswa. |
|
Diskusi |
- Kompetensi sosial adalah kemampuan dosen untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien dengan mahasiswa. Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu, dosen sebagai manusia perlu berinteraksi dengan mahasiswa. Interaksi sosial yang menjadi syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial ini merupakan hubungan sosial yang dinamis. - Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi interkasi social antara dosen mahasiswa dalam proses perkuliahan. |






0 komentar:
Posting Komentar