DAMPAK POLUSI UDARA TERHADAP KEHIDUPAN MAKHLUK HIDUP
Psikologi
LIngkungan Tugas Essay Pengganti Materi Pertemuan 2
Dosen
Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta, M.A.
Celyn
Intang Aulia
21310410169
Fakultas
Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Pertumbuhan
aktivitas ekonomi dan urbanisasi yang cukup tinggi di kota berpotensi bedar
dalam peningkatan penggunaan konsumsi energi, seperti pada kebutuhan bahan
bakar, tungku-tungku industri dan transportasi. Hal ini menyebabkan timbulnya
pencemaran udara atau polusi udara yang berdampak pada kesehatan. Polusi udara
memiliki dampak serius pada kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Polusi
udara merujuk pada keberadaan zat-zat atau partikel yang mencemari udara di
lingkungan. Polusi udara dapat disebabkan oleh berbagai sumber, termasuk
industri, transportasi, pembakaran bahan bakar fosil, pembakaran sampah,
aktivitas pertanian, dan polutan udara alami.
Tidak
hanya manusia, hewan juga dapat terpengaruh oleh polusi udara. Hewan-hewan yang
menghirup udara rentan terkena penyakit akibat polusi udara. Kualitas udara
yang buruk dapat menyebabkan masalah pernapasan, iritasi mata, dan masalah
kesehatan lainnya pada hewan. Hewan peliharaan dapat lebih terpengaruh oleh
kualitas udara yang buruk daripada manusia karena mereka tidak tahu bagaimana
membatasi waktu di luar ruangan.
Ada
beberapa tada yang perlu diwaspadai oleh pemilik hewan peliharaan yang
mengindikasi terkena dampak polusi udara, sepeerti batuk, kesulitas bernapas,
sesak napas, bersin, pilek, iritasi pada mata, lesu, penurunan tingkat
aktivitas, muntah, dan diare. Apabila hewan peliharaan sudah terdapat gejala
tersebut maka dapat dipanggilkan dokter hewan. Selalu memberikan vitamin pada
hewan agar imunnya selalu terjaga dan tidak mudah sakit.
Untuk
menghindari polusi udara dan melindungi diri sendiri, makhluk hidup serta
keseharan lingkungan sekitar dapat mengambil langkah berikut ini :
- Menggunakan transportasi
umum, jalan kaki, bersepada, dan berbagai kendaraan untuk mengurangi emisi
kendaran.
- Menggunakan peralatan
listrik yang efisien dan hemat energy di rumah atau di tempat kerja.
- Menggunakan sumber energy
terbarukan seperti tenaga surya.
- Hindari membakar sampah
secara terbuka dan pilih metode pengolahan sampah yang ramah lingkungan seperti
daur ulang, pengomposan, atau pengolahan limbah secar aman
- Mengajak orang lain untuk
untuk ikut serta gerakan melawan polusi udara.
- Meningkatkan kesadaran
tentang pentingnya udara bersih







0 komentar:
Posting Komentar