Jumat, 05 Mei 2023

Essay 2 : Meringkas Film Youtube ALL THE BRIGHT PLACES

 ALL THE BRIGHT PLACES 2020

Essay 2 Psikologi Sosial

Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta, MA.


DEA AMANDA
22310410093
Psikologi SJ

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

JUDUL

All The Bright Places

KARYA

Beradaptasi dari novel karya Jennifer Niven dengan judul yang sama. 2020. Full Movie. 01:48:00

RINGKASAN

Menceritakan seorang anak laki-laki Bernama Theodore Finch bertemu anak perempuan bernama Violet Markey yang hendak melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan.

Sejak pertemuan itu Finch terus berusaha untuk menghilangkan kesedihan yang dialami Violet

Violet Markey memiliki rasa trauma kesedihan atas kematian kakak kandung akibat kecelakaan mobil ditempat saat Violet hendak bunuh diri di jembatan. Finch yang berusaha mengajaknya berkelana ke tempat-tempat indah yang tersembunyi di Indiana.

Finch dan Violet berkelana berbagai tempat sembari dengan alasan tugas sekolah geografi untuk menemukan keajaiban Indiana. Finch sendiri mengajaknya ketempat yang terang walaupun memiliki masa kelam tersendiri menjadi ruang aman bagi Violet untuk terbuka terhadap masalah yang dirasakannya. Dengan beberapa adegan ketika Finch dan Violet menari bersama disamping mobil dengan iringan musik klasik.

Tanpa disadari, Finch sendiri juga memiliki masalah pada jiwanya yang pelu disembuhkan. Finch yang selalu tersenyum dan mengeluarkan kata-kata manis untuk Violet ternyata memiliki tumpukan beban dipikirannya tanpa memberitahu siapapun.

Finch sendiri mengalami kesulitan mengontrol emosi yang disebut dengan Bipolar disorder. Dikarenakan masa kecil yang dialaminya dan merasa tidak ada yang mengakui keberadaannya di dalam keluarganya dan juga isu rasisme yang menilai bahwa yang berkulit hitam selalu dicap bertemperamen tinggi.

Diakhir film Violet mempresentasikan tugas sekolah yang dilakukan bersama Finch. Violet menjelaskan bahwa dirinya yang terkurung dan tertutup telah hidup Kembali berkat Finch.

“Dulu saya takut untuk hidup dan sekarang saya takut apa yang akan terjadi jika saya tidak hidup” kutipan akhir Violet dalam mempresentasi laporan tugas sekolahnya.

Dan di akhir film terdapat juga kutipan yaitu “Ada keindahan di tempat yang tak terduga, ada tempat tempat yang terang bahkan di masa kelam”

PERMASALAHAN

Film ini sebagai tamparan bagi kaum remaja yang sering membendung masalahnya sendiri, hingga berujung kerusakan pada mentalnya.

MENURUT SAYA

Film ini sangat bagus untuk diketahui bahwa Kesehatan mental tidak dapat diabaikan atau diremehkan begitu saja. Terutama dengan alasan apapun jangan membiarkan seseorang merasa sendiri atau mengacuhkan perasaan yang dialami seseorang. Yang disuguhkan dalam film ini terdapat alasan kenapa seseorang bisa terkena penyakit mental. Seperti Violet mengalami Depresi dan keinginan bunuh diri bisa disebut dengan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) akibat kecelakaan mobil yang ia alami bersama kakaknya dan harus kehilangan kakak kandungnya.  Tak sedikit dari mereka orang terdekat Violet mengatakan untuk lebih mengikhlaskan hal yang sudah terjadi tanpa mengetahui perasaan bersalah yang dimiliki Violet sendiri. Sehingga iapun menjadi orang yang tertutup dan mengurung diri.

Sedangkan Finch yang terabaikan oleh keluarganya dan mendapatkan kekerasan dari ayahnya pada saat kecil dan juga rasisme yang dialaminya karena berkulit hitam isu nya dicap sebagai bertemperanmen tinggi membuatnya menjadi seorang yang tertutup. Tokoh Finch seperti yang dilihat pada film terlihar selalu tersenyum pun dapat menyembunyikan luka jiwa yang dalam.

Pentingnya bagi seseorang yang sadar akan tanda seseorang mengalami Kesehatan mental sebagai pendukung. Sebagaimana bisa dilakukan seperti memberi perhatian, atau dengan memberi kata-kata motivasi dan lainnya yang mampu memberi energi positif bagi orang tersebut.


Lampiran :


0 komentar:

Posting Komentar