MERINGKAS FILM BAHASA INGGRIS DARI YOUTUBE YANG
BERHUBUNGAN DENGAN
PSIKOLOGI SOSIAL
The Ron Clark Story
Siti Hanipah
(22310410010)
Dosen Pengampun : Dr. DRA. Arundanti Shinta,
MA
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
|
Topik |
Seorang guru yang sangat menginspirasi
peserta didiknya. Dan beliau mengajar murid-murid nakal sehingga
murid-muridnya menjadi lebih baik. |
|
Sumber |
|
|
Ringkasan |
Ron Clark adalah seorang guru yang sangat menginspirasi murid-muridnya. Ron clark atau mr. clark semula menjadi guru selama empat tahun di snowden elementary schol di aurora, North California pada tahun 1994. Ia membuat sekolah dasar tersebut menjasi sekolah yang mendapatkan nilai kelulusan memuaskan. Singkat cerita, akhirnya ia memutuskan pindah ke New York. Sesampainya Mr. Clark di New York, ia segera mencari sekolah Sd untuk mengajar disana. Dalam usahanya menjadi guru SD di New York, ia sempat ditolak, namun akhirnya ia menemukan sekolah, yaitu “Inner Harlem Elementary School”. Ia diterima di sekolah Harlem.
Setelah resmi diterima di SD Harlem, Mr. Clark diajak Mr. Turner,
kepala sekolah SD Harleem, untuk berkeliling sekolah dan ditunjukan kelas
yang akan Mr. Clark ajar. Sebelum mengajar ke kelas tersebut Mr. Clark
mndatangi rumah masing masing peserta didiknya, saat mengunjungi Mr. Clark
menemukan berbagai kondisi dan latar belakang yang sangat berbeda. Ketika Mr, clark masuk pertama kali ke kelas, dia melihat kondisi peserta didiknya yang begitu heterogen. Mereka begitu acuh dan sama sekali tidak menghargai keberadaan guru di dalam kelas. Di dalam kelas anak-anak ini seperti yang dibilang kepala sekolah adalah "anak-anak yang bandel tidak punya etika dan taidak sopan". Semuanya tidak peduli pada guru di depan mereka dan ada yang tetap duduk di atas meja. Bahkan anak yang bernama Shamica sengaja menjatuhkan bukunya di lantai, yang anehnya mendapatkan dukungan dari teman-temannya. Untungnya Mr. Clark masih sabar dia kembali menyuruh anak-anak ini duduk. Mr. Clark mulai memberikan aturan dikelasnya. Namun Shamica tetap melemparkan bukunya dan melanjutkan berbicara dengan temannya. Hari pertama menjadi hari yang
menjengkelkan untuk Mr. Clark. Kelas ditinggal berantakan bahkan mobilnya
dicoret-coret oleh entah siapa pelakunya. Tapi Ron atau yang bisa di sebut
Mr. Clark tidak membalas dengan
keburukan. Dia malah mengubah suasana kelas menjadi lebih bersih dan
berwarna. Kelas yang Ron ajar memang punya perbedaan yang sangat mencolok dibandingkan kelas unggulan. Ron menyadari hal itu. Di lain hari Ron mulai memberikan tiga
aturan dasar kepada muridnya. Dia berkata aturan pertama bahwa di kelas itu
mereka adalah keluarga. Aturan kedua, mereka saling menghormati satu sama
lain dan aturan ketiga mereka harus berbaris ketika masuk kelas. Ucapan Ron jika mereka adalah keluarga bukanlah omong kosong dia mencoba melakukan pendekatan dengan anak muridnya. Sedang asyik berbicara dengan seorang murid yang bernama Badrich, Ron mendengar bahwa Julio dan teman-temannya berjudi di bawah tangga. Ternyata sudah jadi kebiasaan anak murid di kelas itu untuk bertaruh. Hanya berapa hari, guru yang mengajar di kelas mereka akan keluar. Namun Ron berusaha tidak mau kalah dengan anak-anak ini. Ketika jam istirahat dia mengunci ruang
kelasnya. Dia tidak mau membukakan pintu kecuali mereka setuju untuk berbaris. Menuju makan siang mereka seperti biasa.
Shamica tidak mau patuh dengan aturan tersebut. "Tapi kita adalah keluarga,Jika satu tidak mau berbaris maka kalian semua akan kelaparan, kata Ron.Akhirnya mereka keluar kelas dengan berbaris rapi mengikuti aturan Ron. Sampai keesokan harinya ketika dia memasuki kelas keadaan serba berantakan seperti kapal pecah. Tulisan kebencian ditulis dengan ukuran yang besar dan terlihat jelas di dinding. Ron menyerah. Dia membersihkan lagi ruangan
kelasnya dan tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dia menekankan sekali lagi
pada anak muridnya bahwa mereka harus mengikuti aturan yang udah dibuat. Mereka
bertingkah seperti ini memang seakan punya misi untuk membuat guru yang
mengajar mereka tidak tahan sampai akhirnya pergi dengan sendirinya Di suatu ketika ron menanyakan tugas apa sudah dikerjakan? Dan mereka tidak ada yang mengerjakan. Ron pun tidak tahan lagi. Dia memutar kursi Shimica dan menggebrak meja anak itu. Kejadian yang membuat seisi kelas hening.Seketika kemudian Ron memutuskan pergi dan berkata: "Oke, kalian menang,"Seisi kelaspun langsung ribut merayakan keberhasilan mereka untuk mengusir Sang Guru baru. Untuk menghilangkan stressnya, Ron mengajak
Marisa jalan-jalan keliling kota New York. Marissa pun menyuruh Ron untuk
menceritakan apa yang terjadi. Ron akhirnya menceritakan semuanya. Marisa
menyemangati Ron untuk tidak menyerah terhadap apa yang dialami. "Anak-anak New York sebenarnya harus
dipahami dan mungkin kau bisa jadi orang baik yang bisa mengubah
mereka," kata Marisa Dan
dengan usaha yang benar benar maksimah Mr. Clark berhasil mengubah mereka
menjadi lebih baik. |
|
Masalah |
Murid murid yang sangat bandel dan susah
diatur, dan selalu melanggar perintah atau aturan guru. |
|
Opini |
Film ini sangat bagus sekali, menginspirasi
untuk kita kita, dan bisa diambil pelajaran dalam film ini salah satunya guru
harus bisa memotivasi muridnya untuk selalu harus belajar, guru harus bisa mendekatkan
secara individual dengan muridnya agar kita bisa memahami muridnya dan
mengubahnya dengan baik, dan guru harus kreatif, solutif, dan inovatif. |






0 komentar:
Posting Komentar