Selasa, 19 September 2023

Essai Pengganti Materi Pertemuan 2 "DAMPAK POLUSI TERHADAP EKOSISTEM DI SEKITAR"

 

DAMPAK POLUSI TERHADAP EKOSISTEM DI SEKITAR

              Psikologi Lingkungan Tugas Essai Pengganti Materi Pertemuan 2           

    Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta MA


 

Nelsa Ayuantika

22310410070

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45

Yogyakarta


 


           

Negara dengan jumlah pabrik dan industri yang banyak cenderung memiliki tingkat polusi yang tinggi. Selain itu, dengan banyaknya kendaraan yang lalu lalang, meningkatkan kadar karbon dioksida di udara yang juga dapat memicu pencemaran udara. Namun masyarakat yang tinggal di negara berpendapatan rendah dan menengah paling sering mengalami gangguan kesehatan akibat polusi udara.

Apa yang dimaksud dengan polusi udara? Pencemaran udara merupakan suatu kondisi dimana keluarnya berbagai bentuk polutan yang dapat mengganggu, bahkan berbahaya bagi makhluk hidup. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan setidaknya ada 7 juta kematian akibat polusi udara.

Sumber pencemaran udara dapat berasal dari peristiwa alam maupun buatan. Peristiwa alam yang menjadi salah satu sumber pencemaran udara adalah bencana alam. Bencana alam seperti letusan gunung, banjir, dan kebakaran hutan dapat mempengaruhi kondisi udara di suatu wilayah, serta tingkat pencemarannya.

Sumber pencemaran udara lainnya adalah yang berasal dari perbuatan manusia. Misalnya saja kegiatan pabrik yang menghasilkan asap mengandung bahan kimia yang membubung ke luar angkasa. Selain itu, banyaknya kendaraan berbahan bakar fosil berkontribusi terhadap peningkatan jumlah karbon dioksida dan gas beracun lainnya ke udara.

Bencana alam seperti letusan gunung berapi juga dapat menyebabkan pencemaran udara. Ketika gunung berapi meletus, mereka melepaskan abu dan gas vulkanik ke atmosfer. Abu vulkanik bisa menghitamkan langit selama berbulan-bulan. Setelah letusan Gunung Krakatau di Indonesia pada tahun 1883, abu menggelapkan langit di seluruh dunia. Langit yang lebih suram mengakibatkan lebih sedikit tanaman yang dipanen mencapai Eropa dan Amerika Utara.

Kabut asap membuat sulit bernapas, terutama bagi anak-anak dan orang lanjut usia. Beberapa kota yang menderita kabut asap ekstrem mengeluarkan peringatan polusi udara. Pemerintah Hong Kong, misalnya, akan memperingatkan masyarakat untuk tidak meninggalkan rumah atau melakukan aktivitas fisik berat (seperti berlari atau berenang) ketika kabut asap sangat tebal di wilayah tersebut.

Ada 4 jenis polusi udara. Berikut jenis-jenisnya:

1.      Partikel Padat

Partikel padat merupakan polusi udara yang berasal dari kombinasi partikel padat dan cair, seperti karbon, debu mineral, dan nitrat. Partikel-partikel ini mempunyai ukuran yang bermacam-macam. Beberapa jenis partikel seperti debu atau asap karbon berukuran besar dan berwarna gelap sehingga mudah terlihat. Selain menimbulkan pencemaran dan pencemaran udara, partikel karbon dalam jumlah yang tinggi juga dapat menyebabkan pencemaran tanah .

2.      Nitrogen Dioksida

Nitrogen dioksida merupakan gas buang yang berasal dari berbagai jenis kendaraan, pembangkit listrik, termasuk asap pabrik juga menghasilkan gas yang mengandung nitrogen dioksida. Gas ini akan mempengaruhi paru-paru Anda dan dapat menyebabkan infeksi saluran pernafasan akut. Hal ini terjadi jika Anda terlalu lama menghirup udara kotor yang banyak mengandung nitrogen dioksida.

3.      Ozon

Ozon termasuk dalam salah satu jenis pencemaran udara karena bila ozon dalam jumlah banyak dapat mengganggu sistem pernafasan sehingga menimbulkan gejala asma. Hal ini bisa diperparah jika Anda memiliki riwayat gangguan paru-paru yang bisa menyebabkan seseorang kesulitan bernapas.

4.      Belerang Dioksida

Sulfur dioksida termasuk dalam salah satu jenis gas berbahaya yang tidak memiliki warna. Gas ini berasal dari kendaraan bermotor bermesin diesel. Jika terhirup, gas sulfur dioksida akan menyebabkan iritasi dan nyeri pada tenggorokan dan paru-paru. Anda akan mengalami gejala batuk dan nyeri dada. Penderita asma bisa mendapatkan efek samping yang lebih berbahaya bila menghirup gas sulfur dioksida.

 

Solusi Polusi Udara, Apa Saja?

Belum terlambat untuk mencegah polusi udara memperburuk kualitas hidup manusia. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi udara. Tindakan nyata untuk mengurangi polusi udara dapat dilakukan dengan cara:

1.      Mengurangi Penggunaan Batubara

Polusi dari pembakaran semua bahan bakar fosil berbahaya bagi atmosfer. Namun, pembakaran batu bara mempunyai dampak yang lebih besar terhadap polusi udara dibandingkan pembakaran minyak atau gas karena pembakaran batu bara melepaskan lebih banyak karbon dioksida, sulfur dioksida, dan polutan logam berat per unit energi. Namun, lebih dari sepertiga listrik yang dihasilkan di dunia berasal dari pembakaran batu bara. Pada tahun 2014, permintaan batubara dunia mulai mengalami penurunan.

Di Amerika Utara, pembangkit listrik tenaga batu bara digantikan oleh gas alam. Beberapa negara, seperti Jepang dan Korea Selatan, lebih mengandalkan energi nuklir. Selain itu, sumber listrik kini mulai diperoleh dari sumber yang bersih dan terbarukan seperti angin, matahari, dan air.

2.      Mengurangi Kendaraan Berbahan Bakar Fosil

Mobil dan kendaraan menghasilkan gas buang yang penuh dengan karbon dioksida, nitrogen dioksida, dan polutan lainnya. Dengan meningkatkan frekuensi menggunakan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki, dapat membantu mengurangi polusi udara. Selain itu, penggunaan mobil listrik yang tidak bergantung pada bahan bakar fosil dapat mengurangi jumlah polusi yang kita sumbangkan ke atmosfer.

3.      Hemat Listrik

Menghemat penggunaan listrik Anda baik di rumah, kantor, dan dimana saja. Lakukan hal yang tampaknya sepele ini: mematikan lampu di ruangan yang tidak terpakai. Gunakan peralatan listrik yang hemat energi. Dengan menghemat listrik, Anda tidak hanya menghemat isi kantong dari tagihan listrik, namun juga ikut menjaga kualitas udara di dunia.

Tanaman lidah mertua bisa Anda tanam di rumah untuk mengurangi polusi udara dan menciptakan suasana rumah yang segar. Itulah beberapa cara sederhana yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kualitas udara yang kita hirup. Semoga dengan menjaga udara bebas dari polusi dapat memberikan kehidupan dan kesehatan yang lebih baik.

 

 

 

 

 

0 komentar:

Posting Komentar