BANK SAMPAH SEBAGAI ALTERNATIF
STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI TASIKMALAYA
Psikologi Lingkungan Essay 1
Meringkas Jurnal
Dosen pengampu : Dr.,
Dra. Arundati Shinta MA
Nama : Risky Candra Heryana
NIM : 21310410155
Kelas : Psikologi SP
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
|
Topik |
Pengelolaan
Bank Sampah |
|
Sumber |
Donna
Asteria dan Heru Heruman.
(2016). Bank Sampah sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis
Masyarakat di Tasikmalaya. Jurnal Manusia dan lingkungan,
Vol. 23, No. 1 (136-141) |
|
Permasalahan |
Perubahan
paradigma masyarakat mengenai sampah perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam konteks ini, permasalahan utama adalah bagaimana mengubah paradigma
masyarakat terkait pengelolaan sampah, serta bagaimana meningkatkan kesadaran
dan keterampilan warga dalam pengelolaan sampah dengan menerapkan
prinsip-prinsip 4R (reduce, reuse, recycle, replant) sebagai solusi untuk
mengatasi masalah sampah. |
|
Tujuan
Penelitian |
Pengenalan
tentang perubahan paradigma masyarakat terkait pengelolaan sampah secara
berkelanjutan. Konsep bank sampah yang berbasis partisipasi warga perempuan
dan prinsip 4R. Implementasi bank sampah Pucuk Resik (BSPR) di Kampung
Karangresik. |
|
Isi
|
Pengenalan
tentang perubahan paradigma masyarakat terkait pengelolaan sampah secara
berkelanjutan. Konsep
bank sampah yang berbasis partisipasi warga perempuan dan prinsip 4R. Implementasi
bank sampah Pucuk Resik (BSPR) di Kampung Karangresik. Kegiatan
pemberdayaan warga melalui penyuluhan, edukasi, pelatihan, dan dialog
partisipatif. Dukungan
kemitraan dan kerja sama kelembagaan antara pengelola bank sampah dan
stakeholder terkait. Manfaat
yang diberikan oleh BSPR kepada warga, baik dalam hal ekonomi maupun
lingkungan. |
|
Metode |
Penelitian
ini menggunakan metode partisipasi emansipatoris, yang melibatkan interaksi,
komunikasi, serta dialog dengan warga di komunitas. Selain itu, metode ini
juga mencakup penyuluhan, edukasi, dan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran
dan keterampilan warga. Dukungan kemitraan dan kerja sama kelembagaan juga
digunakan untuk memastikan keberlanjutan bank sampah. |
|
Hasil |
Hasil
dari penelitian ini adalah terwujudnya Bank Sampah Pucuk Resik (BSPR) di
Kampung Karangresik yang memberikan manfaat kepada warga. Manfaat ini
mencakup berkurangnya timbulan sampah, lingkungan yang lebih bersih, hijau,
nyaman, dan sehat. Selain itu, warga juga mendapatkan manfaat ekonomi melalui
tabungan sampah yang dapat digunakan untuk membayar listrik dan membeli
sembako. Pengelolaan sampah yang terintegrasi juga memicu kreativitas dan
inovasi masyarakat, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka. |
|
Diskusi |
Dalam
diskusi, penelitian ini membahas implikasi hasil penelitian, tantangan yang
dihadapi, dan potensi pengembangan lebih lanjut dalam upaya mengubah
paradigma masyarakat terkait pengelolaan sampah. Selain itu, diskusi juga
akan mencakup dampak positif dari bank sampah dalam mengatasi masalah sampah
dan memberikan manfaat kepada masyarakat |







0 komentar:
Posting Komentar